News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wajib Label Hemat Energi! Bahlil Atur Ulang Standar Dispenser Air Minum

Dispenser air minum diwajibkan punya label hemat energi! Bahlil atur standar kinerja energi minimum untuk meningkatkan efisiensi dan tekan konsumsi listrik. 
Sabtu, 15 Maret 2025 - 08:00 WIB
Warga mengambil air putih dari dispenser di Denpasar, Bali, Selasa (8/8/2023)
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, resmi menerbitkan aturan baru yang mengatur standar kinerja energi minimum untuk dispenser air minum

Melalui Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 87.K/EK.01/MEM.E/2025 yang ditetapkan pada 6 Maret 2025, dispenser air minum yang diproduksi di dalam negeri maupun yang diimpor diwajibkan mencantumkan label hemat energi sebagai bentuk upaya meningkatkan efisiensi energi dan menekan konsumsi listrik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kebijakan ini, pemerintah menetapkan standar kinerja energi minimum (SKEM) yang harus dipatuhi oleh produsen dan importir dispenser air minum. Label hemat energi ini diharapkan dapat membantu konsumen memilih produk yang lebih efisien dalam penggunaan listrik.

Untuk dispenser pemanas air minum, ditetapkan tingkat hemat energi sebesar 292 kWh per tahun. Sementara itu, dispenser dengan fitur pemanas dan pendingin air minum memiliki batas tingkat hemat energi sebesar 438 kWh per tahun.

“Ketentuan mengenai penerapan standar kinerja energi minimum ini akan berlaku dalam waktu 12 bulan sejak Kepmen ini ditetapkan,” tulis beleid tersebut.

Setiap dispenser air minum yang beredar di pasar, baik produksi dalam negeri maupun impor, wajib mencantumkan label hemat energi. Untuk produk impor, label ini harus sudah tertera di negara asal sebelum dipasarkan di Indonesia.

Label hemat energi pada kemasan harus dicetak dengan satu warna kontras untuk memudahkan konsumen dalam mengenali produk hemat energi. Pemerintah akan mengawasi implementasi aturan ini melalui website yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM.

“Produsen dan importir diwajibkan mendaftarkan produk mereka melalui website yang disediakan oleh Ditjen EBTKE. Jika tidak mencantumkan label hemat energi, maka produk tidak akan diizinkan beredar di pasar,” ujar Bahlil.

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan energi yang efisien. Dengan adanya label hemat energi, konsumen diharapkan bisa lebih selektif dalam memilih produk, sementara produsen akan terdorong untuk mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan dan hemat energi.

“Kebijakan ini adalah langkah strategis untuk menekan konsumsi listrik nasional sekaligus mendorong produsen untuk meningkatkan kualitas produk mereka. Efisiensi energi bukan hanya menguntungkan konsumen, tapi juga membantu menjaga ketahanan energi nasional,” tambah Bahlil.

Bahlil menegaskan bahwa produsen dan importir yang tidak mematuhi aturan ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengawasan dan evaluasi akan dilakukan secara rutin oleh Kementerian ESDM untuk memastikan kepatuhan terhadap kebijakan ini.

“Kalau ada yang coba-coba melanggar atau memalsukan label hemat energi, siap-siap saja kena sanksi. Kita serius memastikan kebijakan ini berjalan dengan baik,” tegas Bahlil.

Aturan tentang label hemat energi pada dispenser air minum ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat efisiensi energi di sektor rumah tangga dan industri. Sebelumnya, pemerintah juga telah menerapkan standar kinerja energi untuk berbagai peralatan elektronik seperti lampu, pendingin udara, dan mesin cuci.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kebijakan ini, diharapkan konsumsi listrik di tingkat rumah tangga bisa ditekan, sehingga ketergantungan pada energi fosil dapat berkurang dan mendorong transisi ke energi terbarukan.

“Kita ingin menciptakan budaya hemat energi di masyarakat. Konsumen jadi lebih pintar dalam memilih produk, produsen lebih kreatif dalam menciptakan produk efisien, dan pada akhirnya kita bisa mencapai target ketahanan energi nasional,” tutup Bahlil. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ratu Voli Korea, Pengganti Megawati Hangestri Ini Lebih Pilih Rival Red Sparks Sebagai Destinasi Selanjutnya

Gara-gara Ratu Voli Korea, Pengganti Megawati Hangestri Ini Lebih Pilih Rival Red Sparks Sebagai Destinasi Selanjutnya

Pemain muda asal Mongolia pengganti Megawati Hangestri di Red Sparks, Inkushi, resmi meninggalkan tim asal Kota Daejeon itu.
Peran Rafael Struick di Balik Keputusan Ivar Jenner Gabung Dewa United dan Tinggalkan FC Utrecht: Dia Bilang Liga di Sini Bagus

Peran Rafael Struick di Balik Keputusan Ivar Jenner Gabung Dewa United dan Tinggalkan FC Utrecht: Dia Bilang Liga di Sini Bagus

Ivar Jenner mengungkap peran penting Rafael Struick dalam keputusannya bergabung dengan Dewa United. Gelandang Timnas Indonesia itu pilih tinggalkan FC Utrecht.
Telan Pil Pahit di Laga Pembuka Final Four Proliga 2026, Bulent Karslioglu ungkap Biang Kerok Kekalahan Megawati Hangestri Cs

Telan Pil Pahit di Laga Pembuka Final Four Proliga 2026, Bulent Karslioglu ungkap Biang Kerok Kekalahan Megawati Hangestri Cs

Juara bertahan musim ini, Jakarta Pertamina Enduro, harus menelan pil pahit pada laga pembuka Final Four Proliga 2026.
Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders Bakal Langsung Cetak Rekor jika Resmi Tinggalkan Persib dan Gabung Liga Azerbaijan

Pemain Timnas Indonesia Eliano Reijnders Bakal Langsung Cetak Rekor jika Resmi Tinggalkan Persib dan Gabung Liga Azerbaijan

Pilar Persib Bandung, Eliano Reijnders, berpeluang menorehkan sejarah sebagai pemain Timnas Indonesia pertama yang tampil di kasta tertinggi Liga Azerbaijan.
Menarik Perhatian Warga, Fenomena Sun Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Madura

Menarik Perhatian Warga, Fenomena Sun Halo Matahari Muncul di Langit Pamekasan Madura

Fenomena bernama Sun Halo atau Halo Matahari muncul di langit Kabupaten Pamekasan, Madura.
Nova Arianto Kembali Blusukan, Berharap Bisa Temukan Bibit-bibit Baru Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Dunia

Nova Arianto Kembali Blusukan, Berharap Bisa Temukan Bibit-bibit Baru Timnas Indonesia U-20 untuk Piala Dunia

Nova Arianto intens blusukan pantau EPA demi menemukan talenta baru Timnas Indonesia U-20. Ia juga memantau pemain diaspora untuk memperkuat skuad menuju Piala Dunia 2027

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT