GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Nangis, Rieke Diah Pitaloka Tagih Hak Tanah Alm. Mat Solar: Kami Tidak Ikhlas, Pak!

Rieke Diah Pitaloka menangis saat tuntut pencairan ganti rugi Rp3,3 miliar lahan Mat Solar yang tertahan sejak 2019 desak PT Jasa Marga untuk selesaikan segera
Selasa, 18 Maret 2025 - 09:56 WIB
Rieke Diah Pitaloka.
Sumber :
  • dok. DPR

Jakarta, tvOnenews.com – Anggota Komisi VI DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan perjuangannya membela hak atas tanah milik almarhum Mat Solar yang hingga kini masih bersengketa. 

Dalam rapat dengar DPR RI bersama Direktur Utama PT Jasa Marga, Rieke dengan suara bergetar mengungkapkan ketidakadilan yang dialami keluarga Mat Solar akibat sengketa lahan yang berlarut-larut sejak tahun 2018.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalan ini bermula pada tahun 2018, saat lahan milik almarhum Mat Solar digunakan untuk proyek pembangunan jalan tol oleh PT Cinere Serpong Jaya. 

Lahan tersebut dibeli dari seseorang berinisial Haji I dan sudah memiliki Akta Jual Beli (AJB) serta bukti tanda terima dari BPN Tangerang. Namun, meski dokumen sudah lengkap, lahan itu tetap dianggap bersengketa dan berujung pada proses konsinyasi.

"Seharusnya tidak ada konsinyasi, Pak, karena AJB itu terbit sekitar bulan Mei atau Juni 2019. Namun, pada Desember, pihak Jasa Marga dalam hal ini PT Cinere Serpong Jaya, menyatakan konsinyasi untuk tanah seluas 1.300 meter dengan nilai Rp3,3 miliar yang dititipkan ke pengadilan melalui PU,” jelas Rieke dalam Rapat Dengar Komisi VI DPR RI bersama PT Jasa Marga, Senin (17/3/2025). 

Rieke menegaskan bahwa tindakan konsinyasi ini dilakukan secara terburu-buru tanpa verifikasi yang jelas. Akibatnya, hingga kini uang hasil pembebasan lahan tersebut masih tertahan di pengadilan tanpa kejelasan.

Tidak hanya itu, Rieke juga menyoroti ketidakjelasan soal uang hasil konsinyasi sebesar Rp3,3 miliar yang sudah lima tahun tertahan di pengadilan.

“Bayangkan, sejak 2019, uang itu disimpan di pengadilan. Apakah uangnya masih ada? Bagaimana hitungan bunganya? Oleh karena itu, mohon dukungan dari semua pihak juga. Tanggal 19 Maret 2025 akan ada sidang pemanggilan di PN Tangerang. Mohon pengawalannya, dan ada pihak dari PT Cinere Serpong Jaya,” pintanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan nada penuh emosi, Rieke menegaskan bahwa uang hasil pembebasan lahan tersebut merupakan hasil jerih payah almarhum Mat Solar sebagai seorang komedian dan pemain sinetron.

"Kami tidak ikhlas, Pak. Uang itu betul-betul hasil keringat sebagai pemain sinetron atau komedian. Itu adalah uang hasil jerih payah untuk hari tua dan untuk anak-anaknya. Saat ini, beliau sendiri sedang dalam keadaan stroke," ucap Rieke sambil menahan tangis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 

Trending

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT