GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Berteriak, Gabah Dibeli di Bawah HPP! Pimwil BULOG Kalsel Dicopot

Gabah yang dibeli di bawah HPP, membuat BULOG Kalsel dinilai lamban. Mentan Amran kecewa langsung mencopot Pimwil BULOG Kalsel untuk perbaikan sistem serapan.
Rabu, 19 Maret 2025 - 09:40 WIB
Petani Berteriak, Gabah Dibeli di Bawah HPP! Pimwil BULOG Kalsel Dicopot
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Tanah Laut, tvOnenews.com – Keluhan petani di Kalimantan Selatan akhirnya berbuntut panjang. Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Kalimantan Selatan resmi dicopot dari jabatannya, Selasa malam (18/3/2025), setelah pada selasa paginya, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman merasa kecewa atas kinerja BULOG yang dinilai pasif dalam menyerap gabah petani saat panen raya.

“Saya kecewa dengan BULOG hari ini. Petani menunggu kepastian harga di sawah, tapi BULOG malah menunggu di gudang. Ini nggak bisa dibiarkan! Harus ada perbaikan sistem. Kalau ada yang tidak mau bekerja untuk rakyat, lebih baik minggir!” tegas Mentan Amran saat menghadiri panen raya di Kabupaten Tanah Laut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keluhan petani di Tanah Laut semakin menjadi sorotan. Mereka mengungkapkan bahwa saat ini gabah mereka terpaksa dijual ke tengkulak dengan harga di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP), yaitu hanya Rp5.300 hingga Rp5.600 per kilogram. Hal ini terjadi karena BULOG di Kalimantan Selatan dinilai kurang responsif dan sulit dihubungi ketika petani membutuhkan kepastian penyerapan.

“Bulog di sini susah sekali dihubungi, mereka juga jarang turun ke lapangan. Padahal sekarang petani lagi panen raya, tapi nggak ada kepastian. Akhirnya, kami terpaksa jual ke tengkulak meskipun harganya jauh di bawah HPP,” keluh seorang petani di Tanah Laut.

Keluhan serupa juga datang dari petani lain di Tanah Laut dan sekitarnya. Ada petani yang mengaku memiliki 151 karung gabah, tetapi belum ada kepastian kapan BULOG akan membelinya, sehingga menyimpan gabah di rumahnya. Selain itu, banyak petani mengeluhkan bahwa BULOG masih memberikan persyaratan yang terlalu ketat, seperti mewajibkan gabah dalam kondisi benar-benar kering, sehingga makin menyulitkan petani. Bahkan, mereka juga mengeluhkan pembayaran dari BULOG yang sering terlambat hingga satu minggu, menyebabkan mereka kesulitan dalam perputaran modal.

Situasi ini membuat banyak petani akhirnya memilih menjual gabah mereka ke tengkulak meskipun dengan harga lebih rendah, daripada harus berhadapan dengan ketidakpastian dari BULOG. Hal ini menjadi pukulan bagi para petani yang seharusnya bisa mendapatkan harga lebih baik sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Sebagai respons tegas atas situasi ini, Mentan Amran memastikan bahwa pencopotan pimpinan BULOG Kalsel bukan sekadar hukuman, tetapi juga langkah serius untuk memperbaiki sistem serapan gabah ke depannya. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam ketika petani dirugikan akibat lambannya kinerja BULOG.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita tidak bisa membiarkan petani terus dirugikan. Harus ada perbaikan nyata, BULOG harus turun ke lapangan, bukan sekadar menunggu di gudang! Ke depan, kita akan terus pantau agar penyerapan gabah berjalan optimal,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi petani, memastikan harga gabah tetap stabil, serta menjamin bahwa tidak ada lagi petani yang merasa diabaikan saat panen raya. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal kesejahteraan petani dan memastikan kebijakan yang berpihak pada mereka benar-benar terlaksana di lapangan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Ramadhan, Harga Cabai di Pasar Pangkalan Balai “Makin Pedas”, Warga dan Pedagang Mengeluh

Jelang Ramadhan, Harga Cabai di Pasar Pangkalan Balai “Makin Pedas”, Warga dan Pedagang Mengeluh

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, mulai merangkak naik. Kenaikan pali
Jenazah Pilot dan Kopilot Smart Air Berhasil Dievakuasi ke Timika, 13 Penumpang Lainnya Sudah Kembali ke Rumah

Jenazah Pilot dan Kopilot Smart Air Berhasil Dievakuasi ke Timika, 13 Penumpang Lainnya Sudah Kembali ke Rumah

Jenazah pilot Smart Air Kapten Enggon dan Kopilot Kapten Baskoro berhasil dievakuasi ke Timika, Papua Tengah.
Pulang Lebih Cepat saat Tes Pramusim di Sepang, Fabio Quartararo Mengaku Khawatir dengan Performa Yamaha di MotoGP 2026

Pulang Lebih Cepat saat Tes Pramusim di Sepang, Fabio Quartararo Mengaku Khawatir dengan Performa Yamaha di MotoGP 2026

Rider tim MOnster Energy Yamaha asal Prancis, Fabio Quartararo, memilih kembali ke Eropa lebih cepat saat tes pramusim MotoGP 2026 di Sepang masih berlangsung.
Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Dapat Amunisi Baru, Wonderkid PSV Berdarah Bogor Mencuat di Era Kurniawan

Timnas Indonesia U-17 Berpeluang Dapat Amunisi Baru, Wonderkid PSV Berdarah Bogor Mencuat di Era Kurniawan

Angin segar untuk Kurniawan Dwi Yulianto, Timnas Indonesia U-17 berpotensi mendapat tambahan kekuatan baru, yaitu dari sosok wonderkid PSV U-16 berdarah Bogor.
MKMK Didesak Copot Adies Kadir dari Hakim MK, DPR: Salah Kamar!

MKMK Didesak Copot Adies Kadir dari Hakim MK, DPR: Salah Kamar!

Ia menilai pengaduan yang diajukan ke Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) tersebut tidak berada pada ranah yang tepat.
Inter Milan Dilanda Kabar Bahagia Bertubi-tubi Jelang Hadapi Juventus, Satu Pemain Lagi Pulih Sebelum Derby d’Italia

Inter Milan Dilanda Kabar Bahagia Bertubi-tubi Jelang Hadapi Juventus, Satu Pemain Lagi Pulih Sebelum Derby d’Italia

Inter Milan dilanda kabar bahagia bertubi-tubi menjelang laga kontra Juventus. Satu pemain lagi sudah kembali berlatih sebelum Derby d’Italia.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang Buang Bayi di Apartemen Bekasi Jalani Persalinan Mandiri Sambil Lihat Tutorial di YouTube, Bayi Dinyatakan Meninggal Dunia

Pelaku yang membuang bayi di salah satu apartemen di Bekasi ternyata menjalani persalinan mandiri. Dia menjalani persalinan mandiri sambil melihat tutorialnya di YouTube.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT