News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamenaker Naik Darah! Bonus Hari Raya Ojol Hanya Rp50 Ribu, Aplikator Dipanggil!

Wamenaker geram usai mendengar ojol hanya terima BHR Rp50 ribu. Kemnaker siap panggil aplikator. Ojol berharap keadilan, publik menanti tindakan yang tegas!
Selasa, 1 April 2025 - 19:45 WIB
ilustrasi ojol
Sumber :
  • viva.co.id

Jakarta, tvOnenews.com – Polemik soal Bonus Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online (ojol) makin memanas.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer geram setelah menerima laporan bahwa sebagian pengemudi ojol hanya mendapatkan BHR sebesar Rp50 ribu. Ia pun menegaskan bakal segera memanggil perusahaan aplikator untuk meminta penjelasan terkait hal ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika ditanya oleh awak media soal besaran BHR yang tak layak, Wamenaker tak bisa menyembunyikan emosinya. Bahkan, ia mengaku tensi darahnya naik setelah mendengar nominal yang diterima oleh sebagian pengemudi ojol.

"BHR? Jawabannya tahu? Lu mau gua kasar atau baik? Langsung naik darah nih gua soal BHR nih," ujar Wamenaker dengan nada tinggi saat ditemui di acara open house Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Selasa (1/4/2025).

Meski belum mengungkapkan kapan tepatnya pemanggilan aplikator akan dilakukan, ia memastikan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan segera bertindak.

Tak hanya Wamenaker, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli sebelumnya juga menegaskan bahwa pihaknya siap memanggil aplikator yang memberikan BHR tak layak bagi pengemudi ojol.

Menaker mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerbitkan surat edaran yang mengatur imbauan dan formula pemberian BHR bagi para pengemudi ojol. Oleh karena itu, jika ada aplikator yang tidak mengikuti aturan tersebut, maka mereka harus bersiap untuk dipanggil dan diperiksa oleh Kemnaker.

"Nggak apa-apa, kita terima kalau ada aduan. Kita tampung dulu. Kalau memang kita lihat ini sesuatu yang harus kita follow up, kita klarifikasi, nanti kita panggil aplikatornya," ujar Menaker.

Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI), Lily Pujiati, menyebut bahwa sekitar 800 pengemudi ojol di seluruh Indonesia tidak menerima BHR sesuai ketentuan. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen hanya menerima Rp50 ribu per pengemudi.

SPAI menduga bahwa perusahaan aplikator telah melanggar instruksi Presiden Prabowo Subianto dan surat edaran Kemnaker terkait pencairan BHR bagi pengemudi ojol. Oleh karena itu, mereka meminta Kemnaker segera bertindak agar para pengemudi ojol bisa mendapatkan hak mereka sesuai aturan.

"Mungkin memanggil untuk memberikan sanksi, memanggil mereka untuk benar-benar memberikan yang sudah diarahkan oleh Presiden (pemberian BHR)," ujar Lily.

Dengan adanya laporan dari berbagai pihak, Kemnaker kini berada di bawah sorotan publik. Para pengemudi ojol berharap pemanggilan aplikator ini bukan hanya formalitas, melainkan benar-benar menghasilkan solusi konkret agar mereka mendapatkan hak yang layak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini juga menjadi perhatian luas karena ojol merupakan bagian penting dari perekonomian digital di Indonesia. Jika perusahaan aplikator terus mengabaikan kesejahteraan mitra pengemudinya, bukan tidak mungkin akan ada gelombang aksi protes besar-besaran dalam waktu dekat.

Kini, publik menantikan langkah tegas dari Kemnaker. Akankah aplikator benar-benar bertanggung jawab? Atau justru akan ada alasan klasik lagi? (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Geram Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, PDIP Dorong PBB Amblil Tindakan Tegas ke Rezim Zionis Itu

Geram Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, PDIP Dorong PBB Amblil Tindakan Tegas ke Rezim Zionis Itu

Said Abdullah mendorong agar PBB mengambil langkah tegas atas tindakan Israel yang melakukan serangan ke pasukan UNIFIL hingga menggugurkan tiga prajurit TNI.
Hasil Final Four Proliga 2026: Sang Juara Bertahan Tunjukan Dominasi! JBP Hajar Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026: Sang Juara Bertahan Tunjukan Dominasi! JBP Hajar Jakarta Garuda Jaya Tiga Set Langsung

Hasil Final Four Proliga 2026 antara Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) menghadapi Jakarta Garuda Jaya yang menjadi laga pembuka hari ketiga seri Surabaya .
Geopolitik Memanas, DPR Dorong Percepatan Revisi UU P2SK untuk Tameng Ekonomi RI, Ada 3 Isu Krusial

Geopolitik Memanas, DPR Dorong Percepatan Revisi UU P2SK untuk Tameng Ekonomi RI, Ada 3 Isu Krusial

Anggota Komisi XI DPR RI, Andreas Eddy Susetyo, menegaskan bahwa penyusunan RUU P2SK dimaksudkan untuk memperkuat struktur sektor keuangan dalam negeri.
Tiga Atlet Indonesia Tolak Naturalisasi Turki, Ketum FPTI Bilang Begini...

Tiga Atlet Indonesia Tolak Naturalisasi Turki, Ketum FPTI Bilang Begini...

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid, mengungkapkan sejumlah atlet panjat tebing Indonesia sempat mendapatkan tawaran berpindah kewarganegaraan Turki.
Mauricio Souza Percaya Diri Persija Bawa Pulang 3 Poin dari Lampung, Meski Bhayangkara FC Lagi On Fire

Mauricio Souza Percaya Diri Persija Bawa Pulang 3 Poin dari Lampung, Meski Bhayangkara FC Lagi On Fire

Persija Jakarta siap curi tiga poin dari Bhayangkara FC di Lampung. Mauricio Souza tetap percaya diri meski lawan sedang dalam tren tak terkalahkan.
Awal Mula Dugaan Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, Orangtua Siswa Bongkar Penyebabnya

Awal Mula Dugaan Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, Orangtua Siswa Bongkar Penyebabnya

Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur diduga alami keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Trending

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum Polisi di Pacitan Diduga Aniaya Istri di Hadapan Mertua

Oknum polisi  Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Ngadirojo Polres Pacitan Polda Jatim dilaporkan istrinya sendiri, Bella ke Propam Polres Pacitan lantaran diduga melakukan KDRT.
Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Jawaban Menohok Jokowi saat Ditanya Terkait Restorative Justice Rismon Sianipar

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) lontarkan jawaban menohok saat ditanya terkait perkembangan terbaru soal permohonan keadilan restoratif atau restorative
Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Siap-siap Warga Jabar, Dedi Mulyadi Segera Ubah Wajah Transportasi Jadi Angkot Listrik, Ini Rencananya

Dedi Mulyadi siapkan program angkot listrik di Jawa Barat. Rencana transportasi umum modern ini diungkap saat bertemu sopir angkot berusia 76 tahun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT