GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Tetap Serap! Bulog “Geruduk” Gabah Petani demi Stok Nasional, Tak Kenal Ampun Meski Lebaran

Bulog pastikan serapan gabah tetap berjalan lancar walaupun libur Lebaran demi jaga stok beras nasional dan stabilitas harga sesuai arahan Presiden Prabowo.
Sabtu, 5 April 2025 - 12:33 WIB
Ilustrasi gabah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Sementara sebagian besar masyarakat bersiap mudik dan merayakan Lebaran 2025, Perum Bulog justru tengah berjibaku memastikan satu hal krusial tetap berjalan: penyerapan gabah petani. Tak ada kompromi. Tak ada istirahat. Stok pangan nasional menjadi taruhan, dan Bulog tak ingin ambil risiko.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog, Arwakhudin Widiarso, menegaskan bahwa proses penyerapan gabah dan beras tetap berlangsung meski berada di tengah suasana libur nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, operasi pengadaan gabah berjalan intensif, dengan pengawasan ketat dari kantor pusat hingga lini wilayah melalui sistem daring dan tatap muka.

"Direksi Bulog tetap bekerja di Kantor Pusat bersama para pimpinan wilayah dan cabang. Semua dimonitor, termasuk progres penyerapan dan kendala di lapangan," ujarnya di Jakarta, Sabtu (5/4).

Pemantauan ini tak main-main. Bahkan turut melibatkan unsur TNI seperti para Dandim, sebagai bentuk sinergi untuk memastikan stabilitas cadangan beras pemerintah (CBP) benar-benar terjaga selama masa panen raya.

Yang menjadi sorotan utama: pelaksanaan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen sebesar Rp6.500 per kilogram. Angka ini bukan sekadar target ekonomi, melainkan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Serapan gabah kering panen di harga Rp6.500 harus dilaksanakan, tak hanya oleh Bulog tapi juga mitra dan pelaku penggilingan. Tidak boleh ada yang main di bawah harga,” tegas Arwakhudin.

Sejauh ini, Bulog mencatat penyerapan mencapai 709 ribu ton setara beras. Angka ini dinilai strategis sebagai fondasi menuju target besar: menyerap minimal 2 juta ton setara beras hingga akhir April 2025. Target itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Menurut Zulhas, langkah masif ini penting untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga di tengah potensi gejolak pangan global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Februari, Maret, April, Bulog harus bisa menyerap secara bertahap hingga lebih dari 2 juta ton. Ini krusial untuk kestabilan harga," kata Zulhas dalam keterangannya.

Senada, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menyebut kebijakan HPP terbaru adalah bagian dari strategi meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus menjamin pasokan bagi masyarakat luas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT