GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Melemah, Neraca Bank Tetap Aman: Ini Penjelasan OJK

OJK: Pelemahan rupiah tak berdampak besar pada neraca bank. Posisi devisa neto kecil, kredit valas berbasis ekspor, stress test rutin cegah risiko.
Jumat, 11 April 2025 - 21:33 WIB
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barar
Sumber :
  • tvOnenews.com - Cepi Kurnia

Jakarta, tvOnenews.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat tidak memberikan dampak signifikan terhadap neraca perbankan nasional. 

Hal ini disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RKDB) Maret 2025 di Jakarta, Jumat (11/4).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Dian, eksposur langsung perbankan terhadap risiko nilai tukar tergolong kecil. Hal ini tercermin dari posisi devisa neto (PDN) perbankan yang hanya sebesar 1,55 persen per Februari 2025, jauh di bawah ambang batas yang ditetapkan OJK sebesar 20 persen.

Posisi Devisa Net Bank dalam Kondisi Long

"Posisi devisa neto bank juga berada dalam posisi long. Artinya, eksposur bank dalam bentuk valas justru dapat meningkatkan nilai aset saat terjadi depresiasi rupiah. Ini berdampak pada peningkatan profitabilitas bank," ujar Dian.

Kredit Valas Berbasis Ekspor

Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa sebagian besar kredit dalam bentuk valuta asing (valas) merupakan kredit untuk kegiatan ekspor yang penerimaannya juga dalam bentuk valas (naturally hedged). Oleh karena itu, fluktuasi nilai tukar tidak memberikan dampak besar terhadap kelangsungan kredit.

Ia juga menyebutkan bahwa pertumbuhan kredit valas mencapai 16,30 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) valas yang sebesar 7,09 persen (yoy). Loan to deposit ratio (LDR) valas pun naik menjadi 81,43 persen dari 74,98 persen tahun lalu.

Pengawasan Ketat dan Stress Test Rutin

Dalam situasi pasar yang bergejolak, OJK menerapkan pendekatan konsultatif dan intensif terhadap masing-masing bank. Pengawasan secara individual menjadi prioritas agar bank mampu merespons cepat jika terjadi tekanan dari pasar global maupun domestik.

"Kita selalu melakukan konsultasi dan memberikan arahan kepada bank. Selain itu, stress test kini menjadi agenda rutin yang dilakukan oleh industri perbankan dengan berbagai skenario," kata Dian.

Penyangga Modal Hadapi Risiko Nilai Tukar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dian menambahkan bahwa bank wajib membentuk buffer modal di atas persyaratan minimum. Tujuannya untuk merespons krisis atau tekanan ekonomi, termasuk risiko dari fluktuasi nilai tukar.

OJK memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga melalui manajemen risiko yang disiplin dan penguatan struktur permodalan bank. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klasemen Proliga 2026, Putri: Popsivo Taklukan Jakarta Electric PLN, Perebutan Tiket Babak Final Four Memanas!

Klasemen Proliga 2026, Putri: Popsivo Taklukan Jakarta Electric PLN, Perebutan Tiket Babak Final Four Memanas!

Klasemen Proliga 2026 sektor putri setelah pertandingan penutup di hari kedua seri Bojonegoro antara Jakarta Electric PLN vs Jakarta Popsivo Polwan berakhir.
Narapidana Terorisme di Lapas Banceuy Ikrar Setia NKRI, Kini Berpeluang Raih Beasiswa Kuliah

Narapidana Terorisme di Lapas Banceuy Ikrar Setia NKRI, Kini Berpeluang Raih Beasiswa Kuliah

Narapidana tindak pidana terorisme di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banceuy Bandung menyatakan Ikrar Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Kamis (12/2).
Dedi Mulyadi Kebut Perbaikan Jalan Sebelum Ramadhan, Perintahkan Lelang Dini Proyek Infrastruktur 2026

Dedi Mulyadi Kebut Perbaikan Jalan Sebelum Ramadhan, Perintahkan Lelang Dini Proyek Infrastruktur 2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta seluruh jajaran Pemprov Jabar segera melaksanakan lelang dini proyek infrastruktur tahun anggaran 2026. Langkah itu ...
Emil Audero dan Maarten Paes Dibuat Ciut dengan Kiper Keturunan Ini? Timnas Indonesia Berpotensi Dapat Tambahan Calon Bintang Dunia Berdarah Bali

Emil Audero dan Maarten Paes Dibuat Ciut dengan Kiper Keturunan Ini? Timnas Indonesia Berpotensi Dapat Tambahan Calon Bintang Dunia Berdarah Bali

Tony Kouwen, kiper keturunan Indonesia, tampil gemilang saat trial di Atletico Madrid. Bintang 16 tahun ini digadang bisa jadi pesaing Emil Audero dan Maarten Paes.
Tegas! Prabowo: Tidak Boleh Hukum Jadi Alat Kriminalisasi Lawan Politik di Pemerintahan Saya

Tegas! Prabowo: Tidak Boleh Hukum Jadi Alat Kriminalisasi Lawan Politik di Pemerintahan Saya

Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan arah pemerintahannya akan bertumpu pada kepastian hukum dan keadilan, sekaligus menolak praktik hukum sebagai alat politik.
Saksi Kasus Suap Ijon Proyek Nyumarno Terlibat Pengeroyokan, KPK Akan Koordinasi Dengan Polres Bekas

Saksi Kasus Suap Ijon Proyek Nyumarno Terlibat Pengeroyokan, KPK Akan Koordinasi Dengan Polres Bekas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi terkait penahanan Anggota DPRD Bekasi, Nyumarno.

Trending

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026 pada Jumat 13 Februari yang merupakan hari kedua seri ke-6 menghadirkan dua big match sektor putri di Bojonegoro, Jawa Timur.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

Langkah tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPR RI sekaligus upaya memperbarui basis data penerima bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT