GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Investasi Raksasa di Tengah Gangguan: Proyek Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Dihantam Premanisme, MPR Minta Pemerintah Bertindak

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno soroti gangguan premanisme dalam proyek pabrik mobil listrik BYD Rp11,7 triliun di Subang. Pemerintah diminta tegas.
Kamis, 24 April 2025 - 10:04 WIB
ilustrasi byd
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Proyek ambisius pembangunan pabrik mobil listrik BYD di Subang, Jawa Barat, tengah disorot publik. Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mengungkap adanya gangguan dari organisasi masyarakat (ormas) dan aksi premanisme terhadap proyek investasi asing tersebut.

Dalam kunjungannya ke pabrik BYD di Shenzhen, China pada 16 April 2025, Eddy menyampaikan bahwa dirinya menerima laporan terkait intimidasi dan gangguan premanisme yang menghambat kelancaran pembangunan sarana produksi BYD di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya mendengar bahwa sempat ada permasalahan terkait premanisme, ormas, yang mengganggu pembangunan sarana produksi BYD. Saya kira itu harus tegas. Pemerintah perlu tegas untuk kemudian menangani permasalahan ini," ujar Eddy dalam unggahan videonya yang dikutip di Instagram, Senin (21/4/2025).

Jaminan Keamanan Adalah Harga Mati bagi Investor

Eddy menekankan pentingnya jaminan keamanan sebagai faktor utama yang menentukan masuknya investasi asing ke Tanah Air. Ia berharap pemerintah segera bertindak dan memberi kepastian hukum agar kejadian serupa tidak terulang.

"Itu jaminan keamanan adalah hal yang paling mendasar bagi investasi untuk masuk ke Indonesia," tegasnya.

Pernyataan tersebut memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang menyatakan akan mendalami laporan ini dan segera berkoordinasi dengan pihak BYD untuk memastikan kelancaran proyek.

Proyek Strategis: BYD Siap Jadi Raksasa Otomotif ASEAN

Pabrik BYD di Indonesia digadang menjadi fasilitas otomotif terbesar di kawasan ASEAN. Berdiri di atas lahan 108 hektare di kawasan Subang Smartpolitan, pabrik ini tengah dalam proses pengembangan tambahan menjadi 126 hektare, dengan total investasi mencapai Rp 11,7 triliun.

Liu Xueliang, General Manager BYD Asia-Pacific, menyebut bahwa pembangunan pabrik ini ditargetkan selesai dalam waktu lebih singkat dibanding negara lain.

"Namun bila didukung pemerintah, kami yakin bisa menyelesaikan pembangunan pabrik dan memulai produksi komersial pada awal 2026," katanya dikutip pada hari Kamis (24/4/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampak Besar Bagi Ekonomi dan Lapangan Kerja

Pabrik ini diproyeksikan memiliki kapasitas produksi awal 150.000 unit mobil listrik per tahun, yang kemudian akan ditingkatkan. Selain itu, BYD juga berencana membuka fasilitas produksi baterai dan kendaraan jenis Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) premium.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

Trending

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Antisipasi Kejadian Serupa, Anjing Pitbull yang Serang Anak Sembilan Tahun di Bandung Dikarantina

Anjing pitbull yang menyerang anak perempuan berusia sembilan tahun di sebuah kompleks di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat dikarantina. 
Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

Terlibat Karhutla, PT MPK Dibekukan Izinnya Oleh Kemenhut

PT MPK dibekukan perizinan berusaha oleh Kemenhut. Selain itu, Kemenhut juga menjatuhkan sanksi Paksaan Pemerintah karena kebakaran yang luas dan berulang di areal perusahaan tersebut di Kalimantan Barat.
Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di Tengah Konflik, Iran Temukan Ladang Gas Baru

Di tengah konflik yang berkepanjangan dengan Amerika Serikat, Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad mengatakan pihaknya menemukan ladang gas baru dengan cadangan yang diperkirakan melebihi 200 miliar meter kubik (m3).
Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi, Iran Akan Tutup Selat Hormuz

Jika Amerika Serikat melanjutkan perang ekonominya terhadap Teheran, Iran akan memblokir pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Hal ini diktakan oleh Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei, Ahad.
Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

Di Tengah Konflik Dengan AS, Trump: Iran "Runtuh Total"

“IRAN RUNTUH TOTAL!!! Presiden DJT (Donald J. Trump),” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.
Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT