News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Investasi LG Batal, BKPM Segera Bertemu Huayou untuk  Bahas Proyek Baterai EV Indonesia Grand Package

Pemerintah akan segera bertemu Huayou untuk menyusun ulang struktur proyek dan memastikan keberlanjutan investasi di sektor strategis rantai pasok EV setelah hengkangnya LG.
Kamis, 24 April 2025 - 21:27 WIB
Ilustrasi - LG tidak jadi investasi proyek baterai EV di Indonesia.
Sumber :
  • Istock

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dikabarkan akan segera bertemu perusahaan China, Huayou, menyusul hengkangnya LG dari konsorsium proyek pengembangan ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) nasional.

Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyusun ulang struktur proyek dan memastikan keberlanjutan investasi di sektor strategis rantai pasok EV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM Nurul Ichwan menyampaikan, pertemuan dengan Huayou dijadwalkan akan berlangsung dalam waktu dekat untuk menyepakati mekanisme kerja sama baru.

"Kita juga ini baru mau ketemu insyaAllah kalau tidak di minggu ini, minggu depan, kita akan ketemu dengan pihak Huayou-nya, membahas terkait ini, mematangkan," katanya di Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Setelah keluarnya LG, pemerintah berencana merancang ulang skema proyek serta mendorong pelibatan mitra-mitra strategis lainnya dalam rantai produksi baterai EV di Indonesia.

Nurul menjelaskan bahwa proyek bernama Indonesia Grand Package sejauh ini telah terealisasi senilai 1,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp20,2 triliun.

Sisanya, sebesar 8,6 miliar dolar AS atau setara Rp145,2 triliun, akan diisi oleh Huayou melalui empat kerja sama joint venture.

Kerja sama tersebut akan mencakup seluruh rantai produksi baterai mulai dari sektor pertambangan nikel, pembuatan prekursor dan katoda, hingga anoda, sel baterai, battery pack, serta fasilitas daur ulang.

"Kita memfasilitasi pembentukan joint venture-nya. Pasti Huayou tidak akan sendirian, pasti akan bekerja sama nanti dengan partner-partner lainnya yang akan kita coba approach juga," ujar Nurul Ichwan.

Kemarin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani mengklarifikasi bahwa LG Energy Solution dan mitra Korea Selatan yang lain tidak mundur sepenuhnya.

Faktanya, kata Rosan, justru mereka yang diminta oleh pemerintah Indonesia untuk keluar karena proses negosiasi yang terlalu berlarut-larut.

Rosan membeberkan bahwa negosiasi dengan LG telah berlangsung sejak 2020 dan tak kunjung mencapai kesepakatan final.

“Dikatakan bahwa LG memutus (mundur dari investasi), sebetulnya lebih tepatnya dari kami yang memutus. Itu berdasarkan surat tanggal 31 Januari 2025 yang diterbitkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu malam (23/4/2025).

"Kenapa dikeluarkan surat itu? Karena, memang negosiasi ini sudah terlalu lama, sedangkan kami ingin semua ini berjalan dengan baik, dengan cepat karena negosiasinya sudah berlangsung lima tahun," tambahnya.

Surat tersebut dikeluarkan oleh Kementerian ESDM yang dipimpin oleh Bahlil Lahadalia karena pemerintah telah menerima ketertarikan serius dari investor asal China, Huayou, yang sudah menyatakan niat berinvestasi sejak 2024 dalam ekosistem baterai di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manuver pemerintah yang segera menggandeng Huayou, disebut sebagai upaya untuk menjaga kelangsungan proyek strategis nasional dalam sektor energi terbarukan.

Restrukturisasi konsorsium dan pendekatan terhadap mitra baru itu, harapannya Indonesia serega menjadi pemain utama dalam rantai pasok baterai EV dunia. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mendengar Rencana Peringatan Setahun Kematian Affan Kurniawan, Orang Tua Tak Ingin Foto Anaknya Dijadikan Konten

Mendengar Rencana Peringatan Setahun Kematian Affan Kurniawan, Orang Tua Tak Ingin Foto Anaknya Dijadikan Konten

Sudah setahun kepergian seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21) yang meninggal usai terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob jenis Barakuda.
Bakal Jadi Tahun Terakhir Sirkuit Zandvoort di Formula 1, Max Verstappen Pamer Hal Spesial untuk F1 GP Belanda 2026

Bakal Jadi Tahun Terakhir Sirkuit Zandvoort di Formula 1, Max Verstappen Pamer Hal Spesial untuk F1 GP Belanda 2026

Max Verstappen akan tampil dengan sesuatu yang spesial pada gelaran F1 GP Belanda 2026 pekan depan.
Pengamat Ungkap Plus Minus Usulan Presiden Prabowo atas Dwi Kewarganegaraan Khusus untuk Timnas Indonesia

Pengamat Ungkap Plus Minus Usulan Presiden Prabowo atas Dwi Kewarganegaraan Khusus untuk Timnas Indonesia

Usulan ini disampaikan Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI saat membacakan Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Perkuat Destinasi Ramah Muslim, Taiwan Bidik Wisatawan Indonesia Jelang Libur Akhir Tahun

Perkuat Destinasi Ramah Muslim, Taiwan Bidik Wisatawan Indonesia Jelang Libur Akhir Tahun

Selain menawarkan wisata alam, budaya, dan kuliner, Taiwan kini memperkuat citranya sebagai destinasi yang nyaman bagi wisatawan Muslim.
Jomblo Jangan Iri! Viral Bule Cantik Eropa ini Rela Terbang Jauh-jauh Demi Temui Pemuda Lombok yang Dicintainya

Jomblo Jangan Iri! Viral Bule Cantik Eropa ini Rela Terbang Jauh-jauh Demi Temui Pemuda Lombok yang Dicintainya

Sebuah video dan foto viral menunjukkan bule cantik atau WNA asal Eropa rela menempuh perjalanan jauh hanya ingin bertemu pria pujaan hatinya di Lombok, NTB.
Polri Dinilai Mampu Ikut Berperan Realisasi Program Prioritas Pemerintah

Polri Dinilai Mampu Ikut Berperan Realisasi Program Prioritas Pemerintah

Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menorehkan sejumlah capaian yang ikut berperan aktif dalam program nasional pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Bursa Mobil Bekas Semakin Dekat dengan Konsumen, Dealer Gencar Ekspansi Hingga Bintaro

Kebutuhan masyarakat untuk memiliki mobil sebagai transportasi utama semakin tinggi. Namun, tidak sedikit orang yang memilih untuk mendapatkan mobil bekas.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT