News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pupuk Indonesia Gaungkan Kolaborasi Global untuk Wujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan

Pupuk Indonesia serukan kolaborasi global untuk ketahanan pangan melalui forum pupuk Asia di Bali. Simak strategi dan komitmen RI jadi pemain utama regional.
Selasa, 29 April 2025 - 17:43 WIB
Pupuk Indonesia Sudah Siapkan Stok Pupuk untuk Disalurkan ke Petani
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com — PT Pupuk Indonesia (Persero) menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk memperkuat ketahanan pangan nasional dan regional. Hal ini disampaikan Direktur Utama Rahmad Pribadi dalam forum industri pupuk terbesar di Asia yang digelar di Denpasar, Bali.

Rahmad menilai forum tersebut bukan sekadar ajang diskusi, melainkan wadah strategis untuk membangun jejaring industri, memperkuat kerja sama lintas negara, dan memantapkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai pasok pupuk regional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketahanan pangan nasional dan regional hanya bisa dicapai jika rantai pasok pupuk stabil dan kita memiliki visi bersama," tegas Rahmad dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (29/4).

Indonesia Produsen Pupuk Terbesar ke-6 Dunia

Saat ini, Pupuk Indonesia menempati posisi keenam produsen pupuk terbesar di dunia. Dengan kapasitas produksi tahunan sebesar 9,4 juta ton urea dan 4 juta ton NPK, perusahaan ini memainkan peran strategis tak hanya untuk memenuhi kebutuhan domestik, tapi juga sebagai pemasok utama kawasan Asia Pasifik, Timur Tengah, hingga Afrika Utara.

Rahmad menjelaskan bahwa Indonesia tidak bisa sepenuhnya bergantung pada sumber daya lokal, mengingat beberapa bahan baku pupuk utama seperti fosfat dan potash masih harus diimpor.

"Melalui forum seperti ini, kami menjalin kolaborasi internasional agar ketersediaan bahan baku tetap terjaga sebagai bagian dari strategi swasembada pangan," ujarnya.

Strategi Jaga Feedstock dan Stabilitas Pasokan

Pupuk Indonesia kini tengah memperkuat feedstock security melalui perluasan kemitraan strategis serta pembangunan fasilitas produksi di dalam negeri. Upaya ini mencakup peningkatan efisiensi energi, modernisasi pabrik, serta pengembangan kawasan industri pupuk baru.

Dua proyek besar yang tengah dikebut antara lain revitalisasi Pabrik Pusri IIIB di Palembang dan revamping pabrik Amonia PKT II di Kalimantan Timur. Langkah tersebut bertujuan untuk menyesuaikan kapasitas produksi dengan peningkatan permintaan pupuk nasional yang seiring pertumbuhan sektor pangan.

PSN Fakfak dan Distribusi di Timur Indonesia

Salah satu langkah konkret Pupuk Indonesia dalam memperluas distribusi pupuk adalah pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) pabrik pupuk di Fakfak, Papua Barat. Proyek ini ditujukan untuk memperkuat pasokan pupuk di wilayah timur Indonesia yang selama ini kerap mengalami tantangan logistik.

"Revitalisasi dan pembangunan pabrik baru bukan hanya efisiensi, tapi juga bentuk komitmen menjaga keterjangkauan pupuk di tengah meningkatnya kebutuhan pangan nasional," tutur Rahmad.

Arah Menuju Industri Pupuk yang Hijau dan Inklusif

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan visi menjadi perusahaan agrosolusi dan petrokimia terintegrasi kelas dunia, Pupuk Indonesia juga aktif mendorong transisi menuju industri pupuk yang lebih hijau dan tangguh. Hal ini termasuk adopsi teknologi ramah lingkungan serta pembukaan peluang kemitraan global.

Rahmad menegaskan bahwa seluruh inisiatif ini bertujuan menjadikan Indonesia sebagai hub strategis industri pupuk dan petrokimia untuk kawasan Asia hingga Afrika, sekaligus mendukung ketahanan pangan yang inklusif dan berkelanjutan. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini 10 Agustus 2026 Terpantau Stabil, Tetap di Angka Rp2.690.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini 10 Agustus 2026 terpantau stabil atau tetap di angka Rp2.690.000 per gram.
Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Lifter Indonesia Eko Yuli Irawan Bidik Sejarah di Asian Games 2026, Kejar Medali Keempat

Perjalanan panjang Eko Yuli Irawan di panggung Asian Games belum berakhir. Lifter senior Indonesia tersebut diproyeksikan kembali memperkuat Merah Putih pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga Pangan Hari Ini 10 Agustus 2026: Beras Kompak Naik, Cabai Rawit Merah Melejit

Harga sejumlah bahan pangan strategis kembali bergerak naik pada awal pekan, Senin, 10 Agustus 2026.
Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Garuda Calling! Bintang Abroad Eropa Segera Berkumpul, Ini Jadwal Pertandingan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mulai mengalihkan perhatian ke FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. Skuad Garuda kini punya peluang bangkit dengan kekuatan terbaik.
Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Jukir di Tambora Ditangkap, Paksa Pemotor Bayar Rp5 Ribu Pakai Karcis Kadaluwarsa Berujung Cekcok

Pelaku yang merupakan juru parkir memaksa dan membentak-bentak korban untuk membayar parkir Rp5 ribu. Pelaku dalam aksinya menggunakan karcis kadaluwarsa.
Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah Menguat ke Rp17.810 per Dolar AS, Dipengaruhi Cadangan Devisa Juli dan Ketegangan Iran-AS di Timur Tengah

Rupiah menguat ke Rp17.810 per dolar AS dipengaruhi cadangan devisa Juli dan ketegangan Iran-AS di Timur Tengah. 

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT