GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

APTI Desak Pemerintah Tinjau Lagi Cukai Rokok yang Terlalu Tinggi, Bisa Matikan Petani hingga Industri

APTI menilai Kenaikan cukai tanpa disertai kajian yang matang dikhawatirkan dapat memperparah ketimpangan antara pelaku usaha besar dan kecil, termasuk petani tembakau dan cengkeh.
Selasa, 13 Mei 2025 - 20:49 WIB
Potret pekerja di sektor sigaret kretek tangan (SKT) yang umumnya merupakan perempuan.
Sumber :
  • Direktorat Jenderal Bea dan Cukai

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) mendesak pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan cukai rokok yang dianggap terlalu tinggi.

APTI menilai kebijakan tersebut berdampak langsung terhadap kelangsungan industri tembakau nasional, khususnya terhadap nasib jutaan petani di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kebijakan cukai rokok yang meningkat secara agresif disebut berpotensi menggerus pendapatan negara sekaligus melemahkan ekosistem industri kretek, yang selama ini menyokong sektor riil dan menjadi penopang ekonomi rakyat.

Kenaikan cukai tanpa disertai kajian yang matang dikhawatirkan akan memperparah ketimpangan antara pelaku usaha besar dan kecil, termasuk petani tembakau dan cengkeh.

Di sisi lain, petani berharap adanya perubahan pendekatan dari pemerintah, terutama di masa pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto, yang selama ini mengusung semangat perlindungan kedaulatan ekonomi rakyat kecil.

"Kebijakan cukai yang eksesif, negara bisa kehilangan penerimaan cukai sekitar 10 persen dari total APBN, yang sebenarnya bisa menjadi sumber pendanaan program pemerintah," ujar Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APTI, Agus Parmuji, dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (13/5/2025).

Ia menambahkan bahwa sekitar tiga juta petani tembakau kini menggantungkan harapan kepada Presiden Prabowo yang memiliki visi menjaga kedaulatan bangsa, termasuk melindungi hak ekonomi, sosial, dan budaya petani dari intervensi kepentingan asing.

Sementara itu, anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan, turut menyoroti dampak luas dari kebijakan cukai yang dianggap eksesif.

Menurutnya, kenaikan tarif dalam beberapa tahun terakhir telah menciptakan efek berganda di seluruh rantai produksi tembakau, baik di sektor hulu maupun hilir.

"Pemerintah selama ini hanya memikirkan target penerimaan tanpa mempertimbangkan dampak kenaikan cukai rokok," kata Eric.

Ia menekankan pentingnya reformulasi kebijakan agar tidak hanya berorientasi pada penerimaan negara semata, melainkan juga memperhatikan kesinambungan industri tembakau nasional.

"Bahwa kebijakan cukai hasil tembakau ini perlu dikaji ulang," tambahnya.

Bupati Temanggung, Jawa Tengah, Agus Setyawan, juga menyoroti kontribusi besar tembakau terhadap perekonomian lokal.

Ia menyebutkan bahwa komoditas ini memiliki dampak ekonomi yang signifikan dan masih menjadi andalan bagi sejumlah daerah penghasil tembakau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah tekanan kebijakan dan rendahnya daya beli masyarakat, Agus mengatakan kondisi industri rokok belum menunjukkan perbaikan karena beban cukai yang terus meningkat. Dampaknya, serapan bahan baku oleh pabrikan dari petani pun ikut menurun.

"Posisi tawar tembakau kita masih belum baik-baik saja. Padahal bahan baku tembakau hanya bisa diserap oleh pabrikan rokok," ujarnya. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Dari Tanam Paksa hingga Mendunia, Kopi Luwak Indonesia Terus Dijaga Kualitasnya Selama Puluhan Tahun

Kopi luwak Indonesia terus mendunia dengan cita rasa khas dan sejarah panjang. Worcas rayakan 91 tahun perjalanan kopi premium nusantara.
mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX Perkuat Transformasi Bisnis Digital di RUPST 2026, Fokus Jaga Kinerja dan Efisiensi

mahakaX menggelar RUPST 2026 dan menegaskan fokus transformasi bisnis digital, efisiensi operasional, serta penguatan tata kelola perusahaan.
Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep Olahan Daging Kurban: Irisan Daging Goreng Ketumbar

Resep olahan gading kurban Idul Adha 1447 H/2026: Irisan daging goreng ketumbar ala YouTube Rayyan Al Ghazali.
Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Demi Megawati Hangestri, Pevoli Senior yang Belasan Tahun di Hillstate Rela Serahkan Nomor Punggung 8

Menurut laporan Volleybox, pevoli senior Hillstate Kim Yeon-gyeon rela serahkan nomor punggung 8 yang telah dia pakai selama 15 tahun kepada Megawati Hangestri.
Belum Apa-apa, John Herdman Sudah Diragukan Media Vietnam

Belum Apa-apa, John Herdman Sudah Diragukan Media Vietnam

Media Vietnam mulai meragukan John Herdman jelang Piala AFF 2026. Pelatih Timnas Indonesia itu dinilai tidak percaya diri menghadapi Vietnam.
Kejagung Bongkar Dugaan Perintangan Kasus CPO, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Jadi Tersangka

Kejagung Bongkar Dugaan Perintangan Kasus CPO, Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Jadi Tersangka

Kejagung mengungkap peran Yeka Hendra dalam dugaan perintangan perkara korupsi ekspor CPO 2022. Yeka kini resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Trending

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Pembagian Grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026: Megawati Hangestri Absen, Hillstate dan Red Sparks Satu Pool

Daftar pembagian grup Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, di mana Megawati Hangestri tak akan unjuk gigi saat Hyundai Hillstate satu pool dengan Red Sparks.
Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Pengakuan Jokowi soal Kondisi Kesehatannya, Singgung Blusukan ke Masyarakat

Mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kondisi kesehatannya yang kini sudah membaik dan siap untuk keliling Indonesia menemui masyarakat.
Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam Lancarkan Perang Urat Saraf ke Timnas Indonesia, Sindir John Herdman Tak Bisa Kalahkan The Golden Star di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai melancarkan perang urat saraf kepada Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 Juli nanti. Kali ini, pelatih John Herdman, menjadi sasaran.
Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Tak Lagi Pikirkan Red Sparks, Megawati Hangestri Kini Fokus Bidik Gelar Juara Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate untuk V-League 2026/2027. Tinggalkan Red Sparks, Megatron kini membidik gelar juara.
Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Megawati Hangestri Disinggung Aldi Taher, Boy Arnez dan Pemain Timnas Voli Indonesia Beri Komentar Kocak

Aldi Taher mendadak membuat geger volimania Indonesia karena mengunggah postingan bersama sejumlah pemain Timnas Voli Indonesia. Bahkan nama Megawati Hangestri ikut disinggung.
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

AFC Akui Timnas Indonesia Jadi Tim Asia Pertama di Piala Dunia

Sekitar dua pekan lagi sejarah baru akan tercipta di dunia dengan kehadiran 48 tim di Piala Dunia 2026. Sembilan tim asal Asia pun ikut meramaikan gelaran itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT