GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

APBN 2026 Disiapkan Ketat, Sri Mulyani Tegaskan Efisiensi Jadi Arah Utama Fiskal

Sri Mulyani pastikan APBN 2026 akan disusun secara efisien dan terarah. Pemerintah fokus pada belanja produktif dan delapan prioritas nasional, dari ketahanan pangan hingga akselerasi investasi global.
Rabu, 21 Mei 2025 - 08:20 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani
Sumber :
  • YouTube DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Republik Indonesia menegaskan bahwa penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan berlandaskan pada prinsip efisiensi anggaran dan penguatan kualitas belanja. 

Komitmen ini diungkapkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam Rapat Paripurna DPR RI ke-18 Masa Persidangan III, saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2026, yang menjadi fondasi awal penyusunan RAPBN tahun mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Sri Mulyani, efisiensi bukan semata soal penghematan, melainkan strategi untuk mengarahkan belanja negara agar lebih berdampak nyata kepada masyarakat. Evaluasi kinerja kementerian dan lembaga sepanjang 2025 menjadi faktor utama dalam menentukan pagu anggaran ke depan.

"Pasti dilakukan. Efisiensi akan tetap menjadi instrumen utama dalam pengelolaan fiskal. Setiap anggaran harus dihitung berdasarkan dampaknya, bukan hanya jumlahnya," tegas Sri Mulyani kepada wartawan di Gedung DPR RI, Selasa (20/5/2025).

Fokus pada Belanja Berkualitas dan Dampak Ekonomi Nyata

Kementerian Keuangan menetapkan bahwa belanja negara pada tahun 2026 akan dialokasikan di kisaran 14,19% hingga 14,75% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Kebijakan ini mencerminkan upaya penguatan disiplin fiskal sekaligus memastikan bahwa alokasi anggaran menjangkau sektor-sektor produktif yang memiliki efek berganda bagi perekonomian.

Selain itu, pemerintah akan memperbaiki sinergi antara kebijakan pusat dan daerah untuk mendorong kualitas belanja daerah, meningkatkan pelayanan publik, serta mempercepat pencapaian kemandirian fiskal daerah. Langkah-langkah ini dinilai penting guna menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Delapan Fokus Strategis, Menjawab Agenda Pemerintahan Baru

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam dokumen KEM-PPKF 2026, pemerintah menggarisbawahi delapan strategi pembangunan prioritas yang akan menjadi fondasi penyusunan anggaran tahun depan. Strategi tersebut selaras dengan visi pemerintahan baru dan arah pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Kedelapan fokus tersebut meliputi:

  1. Ketahanan pangan nasional, guna menjamin akses dan stabilitas harga pangan.

  2. Ketahanan energi, melalui penguatan infrastruktur dan energi terbarukan.

  3. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebagai upaya menurunkan stunting dan meningkatkan kualitas SDM.

  4. Pendidikan berkualitas, yang inklusif dan berorientasi pada keterampilan masa depan.

  5. Layanan kesehatan yang merata dan terjangkau, untuk memperluas cakupan jaminan kesehatan.

  6. Penguatan desa, koperasi, dan UMKM, sebagai motor ekonomi kerakyatan.

  7. Pertahanan semesta, untuk mendukung stabilitas nasional di tengah dinamika geopolitik global.

  8. Akselerasi investasi dan perdagangan global, sebagai pendorong pertumbuhan dan daya saing ekonomi nasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi Ungkap Modus Pelaku Curas Pemotor di Jakbar, Keliling Cari Target di Tempat Sepi-Ancam Pakai Sajam

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang melancarkan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/5).
DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT