News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi V DPR Geram! Kemenhub Dinilai Tak Berpihak ke Driver Ojol, Aplikator Makin Kaya, Driver Makin Sengsara

Komisi V DPR kritik keras Kemenhub karena dianggap tak adil terhadap driver ojol. Kesenjangan dengan aplikator makin melebar. DPR siap panggil pejabat lama untuk evaluasi.
Kamis, 22 Mei 2025 - 15:24 WIB
ILUSTRASI - Ojek online
Sumber :
  • Yulius Satria Wijaya-Antara

Jakarta, tvOnenews.comKomisi V DPR RI menyampaikan kritik tajam kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang dinilai gagal melindungi hak-hak pengemudi ojek online (ojol).

Dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama perwakilan driver ojol, anggota dewan menyebut Kemenhub tak berpihak dan terlalu tunduk pada kepentingan aplikator.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan keras ini muncul menyusul gelombang unjuk rasa dan testimoni para pengemudi yang mengaku diperlakukan tidak adil oleh perusahaan aplikator transportasi berbasis aplikasi.

Komisi V DPR: "Kami Akan Panggil Kemenhub, Termasuk Pejabat Lamanya!"

Ketua rapat dari Komisi V DPR RI menyatakan pihaknya akan memanggil Kemenhub untuk dimintai penjelasan soal ketimpangan perlakuan terhadap driver. Bahkan, DPR membuka kemungkinan memanggil pejabat Kemenhub periode sebelumnya, karena dinilai lebih memahami akar permasalahan.

“Kalau jawabannya hanya ‘kami pelajari dulu’, percuma. Kami butuh yang sudah paham, bukan belajar dari awal,” ujar salah satu anggota Komisi V dengan tegas.

Langkah ini dianggap penting, mengingat Kemenhub sudah menerbitkan empat regulasi, termasuk Permenhub Nomor 12 Tahun 2019 dan Kepmenhub KP 101 Tahun 2022, namun implementasinya dianggap nihil.

Ketimpangan Pendapatan: Aplikator Untung, Driver Terkapar

Data dari RDPU menunjukkan ketimpangan ekstrem antara pendapatan aplikator dan kondisi driver. Aksi offbid massal driver pada 20 Mei 2025 bahkan menyebabkan kerugian hingga Rp188 miliar dalam satu hari bagi aplikator. Fakta ini memperlihatkan betapa besar pendapatan perusahaan teknologi tersebut.

Sebaliknya, para driver justru banyak yang hanya membawa pulang uang pas-pasan—bahkan ada yang meninggal karena kelaparan. “Coba Googling, yang mati kelaparan itu cuma driver ojol. Bukan buruh, bukan nelayan. Ini sudah gawat,” ujar Adian, salah satu perwakilan pengemudi.

Kemenhub Dinilai “Lumpuh”: Empat Permenhub Tak Memberi Solusi

Empat peraturan menteri yang pernah diterbitkan Kemenhub dinilai tidak memberi dampak apa pun terhadap kesejahteraan mitra driver. Sistem pemotongan sepihak, tarif tidak transparan, dan insentif yang semakin ditekan terus berlangsung tanpa pengawasan berarti.

"Empat Permenhub, tapi efeknya nol besar. Apa gunanya regulasi kalau tidak ditegakkan?" ujar Aris dari Forum Komunikasi Pengemudi Online (FKPO).

Beberapa driver bahkan menilai Kemenhub terlalu pasif dan lebih berpihak pada aplikator dibanding mitra pengemudi.

Tekanan Politik: Saatnya Negara Berpihak ke Yang Lemah

Dalam forum itu juga disinggung pernyataan Presiden terpilih Prabowo Subianto yang akan meningkatkan kesejahteraan buruh dan ojol. Komisi V DPR menyatakan siap mendorong pembentukan Undang-Undang Angkutan Online sebagai respons atas ketimpangan yang tak kunjung selesai.

Namun para driver tidak ingin hanya janji—mereka ingin hasil nyata. “Kami tidak mau rapat ini cuma jadi catatan. Kami minta aksi, bukan basa-basi,” tegas Iksan dari PDUI.

Akankah Kemenhub Menjawab?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan dari DPR dan publik kini semakin besar. Jika Kemenhub tetap pasif, kepercayaan terhadap institusi ini bisa semakin anjlok. Apalagi jika aksi offbid nasional benar-benar terjadi pada akhir Mei mendatang, kerugian ekonominya bisa sangat besar.

Kini publik menanti: akankah Kemenhub berpihak pada rakyat pekerja, atau terus memanjakan raksasa aplikator? (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

15 Ucapan HUT RI ke-81 yang Penuh Semangat yang Cocok untuk Jadi Caption di Status WhatsApp

Bagi yang sedang mencari referensi kalimat singkat, menarik, dan berkesan, berikut lima belas ucapan HUT RI ke-81 yang siap menyemarakkan Status WhatsApp Anda.
Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Nyeri Lutut dan Sendi Sembuh Tanpa Obat Kimia, dr Zaidul Akbar Anjurkan Langkah Sederhana Ini

Masalah nyeri lutut dan sendi tidak hanya menyerang kelompok usia lanjut, jika terjadi nyeri lutut dan sendi, dr Zaidul Akbar menganjurkan ikuti langkah berikut

Trending

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswi 14 Tahun Diduga Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu

Perjalanan KRL di Stasiun Jurangmangu, Tangerang Selatan, sempat terganggu setelah seorang siswi SMA kelas 10 tertabrak kereta rel listrik (KRL), Senin (10/8/2026).
Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Siapa Wanita Berbaju Putih di Balik Challenge Surat Ad-Duha Berhadiah Miras? Ini Pengakuan MC Newport 

Sosok wanita berbaju putih disebut mengambil mikrofon MC Newport sebelum muncul challenge hafalan Surat Ad-Duha berhadiah minuman beralkohol. Siapa dia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT