GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trump Naikkan Tarif Baja Jadi 50%, Pasar Asia Gonjang-Ganjing…

Trump naikkan tarif baja jadi 50%! Pasar Asia tertekan, saham baja anjlok. Eropa siapkan balasan, perang dagang jilid baru di depan mata?
Senin, 2 Juni 2025 - 09:51 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Langkah mengejutkan kembali datang dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Dalam pidatonya di Irvin Works, Pennsylvania, Trump mengumumkan kenaikan tarif impor baja dari 25% menjadi 50%. Kebijakan ini langsung mengguncang pasar Asia-Pasifik, terutama di Jepang dan Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menegaskan bahwa tarif baru ini akan diberlakukan mulai Rabu, 4 Juni 2025, sebagai bagian dari strategi memperkuat industri baja domestik. “Kami akan menggandakan tarif baja menjadi 50%,” tulis Trump lewat platform Truth Social, sembari menyampaikan dukungannya kepada pekerja baja AS.

Pasar Asia Bergejolak

Reaksi pasar regional pun tak terhindarkan. Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,89%, dan Topix ikut terkoreksi 0,65% saat pembukaan perdagangan. Saham baja Jepang seperti JFE Holdings melemah 1,23%, dan Kobe Steel turun 0,18%. Namun menariknya, Nippon Steel justru naik 1,58%, setelah dipuji Trump sebagai “mitra hebat” bagi U.S. Steel.

Di Korea Selatan, Hyundai Steel terjun bebas 3%, dan raksasa baja Posco Holdings turun 1%. Indeks Kospi hanya naik tipis 0,16%, sementara Kosdaq bergerak stagnan.

Sementara itu, kontrak berjangka untuk Hang Seng Hong Kong menunjukkan tekanan, berada di level 22.901, lebih rendah dibanding penutupan terakhir di 23.289,77. Pasar Tiongkok, Malaysia, dan Selandia Baru masih tutup karena libur nasional.

Pasar Global Waspada

Dampak kebijakan Trump tak hanya terasa di Asia. Bursa berjangka AS pun bergerak negatif. S&P 500 futures dan Nasdaq-100 futures turun masing-masing 0,3%, diikuti penurunan Dow Jones futures sebesar 108 poin. Hal ini terjadi menjelang dimulainya bulan perdagangan baru setelah performa solid sepanjang Mei.

Pada penutupan Jumat lalu, Dow Jones Industrial Average naik tipis 0,13%, sementara S&P 500 stagnan dan Nasdaq Composite terkoreksi 0,32%. Ini memperlihatkan pasar masih berhati-hati terhadap kebijakan perdagangan agresif Trump, yang dinilai dapat memicu perang dagang jilid baru.

Eropa Siapkan Serangan Balik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya Asia, Eropa pun disebut tengah menyusun langkah balasan atas tarif baja Trump. Ketegangan perdagangan lintas benua berpotensi meningkat, menambah tekanan terhadap stabilitas ekonomi global yang mulai pulih pasca gejolak geopolitik dan pandemi.

Langkah Trump untuk menaikkan tarif baja menjadi 50% tak hanya menjadi manuver ekonomi, tapi juga pesan politik menjelang pemilu AS. Sementara itu, pelaku pasar di Asia merespons dengan hati-hati, bahkan mulai mengantisipasi dampak lanjutan dari kebijakan agresif ini terhadap industri ekspor baja mereka. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah Lapor sejak 2024, Ayah Santriwati Korban Pencabulan di Pati Ngaku Dapat Tekanan 'Timun Kok Musuh Duren'

Sudah lapor sejak 2024, ayah santriwati korban pencabulan di Ponpes Pati mengaku dapat tekanan dan diremehkan oleh sejumlah pihak 'timun kok musuh duren'.
Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Waspada Cuaca di Tanah Suci, PPIH Minta Jamaah Haji 2026 Disiplin Kendalikan Komorbid

Pengaturan aktivitas fisik menjadi perhatian utama bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun ini. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Menteri Arifah Fauzi Soroti Penangkapan Pimpinan Ponpes di Pati: Ini Bukti Masyarakat Tidak Diam

Setelah sempat melakukan pelarian lintas provinsi, pelarian AS, pendiri sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati, akhirnya terhenti. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT