News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamen PKP Bantah Rumah Subsidi Mengecil: Harus Besar dan Sehat

Sebelumnya diberitakan melalui draf Keputusan Menteri PKP Nomor/KPTS/M/2025, pemerintah berencana untuk memperkecil luas tanah dan bangunan rumah subsidi.
Rabu, 4 Juni 2025 - 08:10 WIB
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) RI, Fahri Hamzah di Gedung Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, pada Selasa (29/4/2025).
Sumber :
  • Taufik Hidayat/tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (Wamen PKP) Fahri Hamzah membantah luas rumah subsidi diperkecil. Ia menegaskan rumah subsidi harus memenuhi standar minimal tipe 36 dan 40, sebagaimana telah ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi.

"Secara umum konsep untuk rumah rakyat harus layak, harus besar, harus sehat. Karena itulah kita memakai standar tipe 36 dan 40 itu minimal untuk rumah rakyat," kata Fahri Hamzah, dikutip Rabu (4/6/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan melalui draf Keputusan Menteri PKP Nomor/KPTS/M/2025, pemerintah berencana untuk memperkecil luas tanah dan bangunan rumah subsidi.

Untuk rumah tapak, luas tanah paling kecil akan menjadi 25 meter persegi dan paling tinggi 200 meter persegi. Sementara, luas bangunan diatur paling rendah 18 meter persegi dan paling luas 36 meter persegi.

Menanggapi hal itu, Fahri menyebut pemerintah mengikuti desain rumah sehat yang direkomendasikan lembaga internasional seperti Habitat for Humanity, dengan memperhatikan aspek kesehatan, keamanan, serta ruang interaksi dalam keluarga.

Menurutnya, rumah subsidi dirancang untuk jangka panjang, bukan sekadar tempat tinggal sementara, melainkan wadah membentuk keluarga sehat, tempat belajar anak, dan interaksi sosial yang mendukung kehidupan berkualitas.

Ia menegaskan bahwa konsep rumah rakyat berbeda dari rumah sewa atau kos-kosan karena fungsinya lebih kompleks, sehingga membutuhkan ruang yang layak dan memadai untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Rumah itu kan dibangun kepentingan jangka panjangnya adalah untuk menciptakan keluarga yang sehat, ada tempat belajar, aman, dan seterusnya. Ada space untuk berdialog antara keluarga dan sebagainya. Beda dengan kos-kosan atau rumah transit atau rumah sewa untuk satu orang, itu beda," katanya.

Wamen PKP menambahkan konsep hunian darurat seperti di lokasi bencana memerlukan pendekatan berbeda, namun rumah subsidi tetap harus mengacu pada standar tipe 36 dan 40 sebagai ukuran minimal.

Dalam konteks keterbatasan lahan di kota besar, pemerintah kini mendorong pembangunan hunian vertikal atau rumah susun sebagai solusi masa depan untuk mengatasi keterbatasan lahan pembangunan rumah tapak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan apa pun jenis rumahnya, rumah rakyat tetap harus memenuhi tipe minimal 36 dan 40 sesuai regulasi yang berlaku dan menjadi standar kebijakan nasional perumahan rakyat.

"Apa pun rumahnya, tetap ya, tipenya adalah tipe 36 dan 40. Minimal itu. Itu yang ada di dalam aturan kita," kata Fahri. (ant/nba)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fakta-Fakta Dugaan Pegawai Bea Cukai Punya Safe House untuk Simpan Uang terkait Kasus Importasi Barang KW: Disewa secara Khusus hingga Purbaya Sudah Tahu dari Beberapa Tahun Lalu

Fakta-Fakta Dugaan Pegawai Bea Cukai Punya Safe House untuk Simpan Uang terkait Kasus Importasi Barang KW: Disewa secara Khusus hingga Purbaya Sudah Tahu dari Beberapa Tahun Lalu

Fakta-fakta dugaan pegawai Bea Cukai mempunyai safe house atau rumah aman untuk menyimpan uang terkait kasus importasi barang KW terkuak satu per satu. 
Tak Disangka, Jerry Aurum Ungkap Sikap Denada Setelah Bercerai di Tengah Polemik Ressa

Tak Disangka, Jerry Aurum Ungkap Sikap Denada Setelah Bercerai di Tengah Polemik Ressa

Tak disangka, Jerry Aurum ungkap sikap Denada setelah bercerai di tengah polemik Ressa Rizky Rossano. Ia mengaku baru tahu dan memilih bijak. Simak beritanya!
Peredaran Ganja 9,4 Kilogram Digagalkan, Tiga Pelaku Ditangkap dalam Mobil di Parkiran Rumah Sakit Jakarta Timur

Peredaran Ganja 9,4 Kilogram Digagalkan, Tiga Pelaku Ditangkap dalam Mobil di Parkiran Rumah Sakit Jakarta Timur

Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran narkotika jenis ganja dengan berat bruto mencapai 9.465 gram di Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kisah Pilu Sriwijaya FC: Dari Pemegang Gelar Terbanyak Piala Indonesia, Kini Jadi Tim Pesakitan di Kasta Kedua

Kisah Pilu Sriwijaya FC: Dari Pemegang Gelar Terbanyak Piala Indonesia, Kini Jadi Tim Pesakitan di Kasta Kedua

Sriwijaya FC menjadi perbincangan para pecinta sepak bola nasional setelah terpuruk di Championship musim ini. Padahal, status mereka pemegang gelar terbanyak.
Timnas Indonesia U17 Kalah Telak Lawan China, Media Vietnam Khawatir Nasib Skuad Garuda Muda di AFC U17 2026

Timnas Indonesia U17 Kalah Telak Lawan China, Media Vietnam Khawatir Nasib Skuad Garuda Muda di AFC U17 2026

Media Vietnam begitu khawatir dengan nasib Timnas Indonesia U17 usai skuad Nova Arianto kalah telak lawan China. Apa kata media Vietnam soal kekalahan tersebut?
Singgung Gelar Juara Super League, Marcos Santos Bicara Jujur usai Arema FC Kalahkan Persija Jakarta 2-0

Singgung Gelar Juara Super League, Marcos Santos Bicara Jujur usai Arema FC Kalahkan Persija Jakarta 2-0

Arema FC mencuri perhatian publik sepak bola nasional setelah sukses menaklukkan Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (8/2/2026).

Trending

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Sempat Cekcok dengan Pemain hingga Pelatih Arema FC di Akhir Pertandingan, Begini Pembelaan Mauricio Souza

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, angkat bicara terkait insiden panas yang terjadi seusai laga kontra Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026.
Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Hasil Lengkap Para Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Jay Idzes Babak Belur, Dean James Menghilang

Para pemain Timnas Indonesia kembali beraksi di mancanegara pada akhir pekan kemarin. Jay Idzes menerima hantaman bertubi-tubi saat Sassuolo berhadapan dengan Inter Milan.
Inter Menggila di Kandang Sassuolo, Pernyataan Chivu Soal Juara Serie A Bikin Kaget

Inter Menggila di Kandang Sassuolo, Pernyataan Chivu Soal Juara Serie A Bikin Kaget

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan bahwa peluang timnya meraih gelar Serie A musim 2025-2026 masih “nol persen”, meski Nerazzurri tampil perkasa usai membantai Sassuolo dengan skor telak 5-0 pada laga tandang, Senin (9/2/2026).
Kaget Denada Akui Ressa, Jerry Aurum Minta Hal Ini ke Mantan Istri

Kaget Denada Akui Ressa, Jerry Aurum Minta Hal Ini ke Mantan Istri

​​​​​​​Kaget Denada mengakui keberadaan Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, Jerry Aurum kini sampaikan permintaan khusus kepada mantan istrinya.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa:  Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar Bahagia untuk John Herdman, 3 Bek Abroad Timnas Indonesia Unjuk Gigi di Asia dan Eropa: Pratama Arhan Pamer Senjata

Kabar gembira datang untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, jelang agenda internasional ke depan. Pratama Arhan, Sandy Walsh, Dean James unjuk gigi.
Identitas Pelaku Penyiraman Air Keras Pelajar di Cempaka Putih Terungkap, Polisi Temukan Titik Terang

Identitas Pelaku Penyiraman Air Keras Pelajar di Cempaka Putih Terungkap, Polisi Temukan Titik Terang

Pihak kepolisian bergerak cepat mengusut insiden mengerikan yang melibatkan sesama pelajar di kawasan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. 
Rela Jadi Istri Kedua Pesulap Merah, Ratu Rizky Nabila Ngaku Naksir Duluan: Itu Kesalahan Aku Menyukai Dia

Rela Jadi Istri Kedua Pesulap Merah, Ratu Rizky Nabila Ngaku Naksir Duluan: Itu Kesalahan Aku Menyukai Dia

Ratu Rizky Nabila mengaku lebih dulu jatuh cinta kepada Pesulap Merah, padahal saat itu pria tersebut sudah memiliki istri. Simak informasi selengkapnya berikut
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT