GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo Guncang Desa: Hapus Dominasi Konglomerat Lewat Koperasi Merah Putih

Koperasi Merah Putih digagas Prabowo untuk hentikan dominasi konglomerat di desa. Rakyat harus naik kelas jadi pelaku utama ekonomi.
Kamis, 5 Juni 2025 - 07:39 WIB
Wamendes Ahmad Riza Patria
Sumber :
  • tvOnenews.com/Abdul Gani Siregar

Jakarta, tvOnenews.com – Revolusi ekonomi dari pinggiran resmi dimulai. Presiden Prabowo Subianto tak ingin desa-desa terus menjadi ladang basah bagi para pengusaha besar. Lewat inisiatif Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah bertekad membalik peta kekuatan ekonomi: rakyat kecil bangkit, konglomerat minggir.

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, menegaskan bahwa pendirian koperasi ini adalah amanat langsung dari Presiden. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bapak Presiden ingin usaha rakyat yang maju. Bukan lagi pengusaha besar yang menguasai desa, tapi koperasi yang dimiliki, dikelola, dan dinikmati oleh masyarakat desa sendiri,” ujar Riza dalam Dialog Nasional Pembentukan Kopdes Merah Putih di Sofifi, Maluku Utara, Rabu (4/6).

Menurut Riza, koperasi ini tidak sekadar wadah usaha, tapi alat perjuangan ekonomi rakyat. Ia menyebutkan bahwa koperasi akan menjadi garda terdepan bagi desa dalam membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. 

“Rakyat harus naik kelas, dari konsumen menjadi produsen. Dari pengikut menjadi pelaku utama,” katanya lugas.

Langkah ini juga melanjutkan semangat pendirian BUMDes, namun dengan skala yang lebih terstruktur dan fokus pada penguatan potensi lokal. 

“Setiap desa punya keunikan. Maluku Utara punya rempah, nikel, dan hasil laut. Semua itu harus diolah oleh warga sendiri, bukan diambil lalu dijual murah ke luar,” tambahnya.

Capaian Maluku Utara patut dicatat: 100 persen desa di provinsi itu telah menyelenggarakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pembentukan koperasi. Sebuah langkah besar yang disebut Riza sebagai bukti semangat gotong royong masih hidup, dan rakyat siap mengambil peran lebih besar dalam menentukan nasib ekonominya sendiri.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menyambut baik gerakan ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan masyarakat adalah kunci dari keberhasilan tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ini bukan hanya proyek pemerintah. Ini gerakan rakyat. Desa percaya pada visi Presiden Prabowo, dan kami bekerja bersama untuk mewujudkannya,” ujarnya tegas.

Dengan semangat “dari desa, oleh desa, untuk desa”, Indonesia tengah menyusun ulang strategi ekonominya. Jika berhasil, Koperasi Merah Putih bukan hanya akan menjadi benteng ekonomi desa, tapi juga simbol kedaulatan ekonomi rakyat. Dan yang paling penting: dominasi lama para pemilik modal besar bisa benar-benar ditantang dari ujung-ujung desa. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kisah Inspiratif Anak Petani di Pemalang Berhasil Wujudkan Mimpi di Industri Pangan Dunia

Kirmanto ingat betul kegembiraan yang dirasakan saat diwisuda dengan IPK cumlaude 3,83 sebagai lulusan Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) UNU Yogyakarta.
MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

MUI Minta Kiai Cabul Ashari Dihukum Maksimal Buntut Kekerasan Seksual Terhadap Puluhan Santriwati

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta tersangka Ashari, pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Pati dihukum maksimal. 
Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Harapan Besar Kuasa Hukum Korban dari Kasus Dugaan Pelecehan Seksual dilakukan Kiai Ashari

Nama Kiai Ashari menjadi perhatian publik, karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Sukumo.
Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga Emas Antam Hari Ini 11 Mei 2026 Rp2.819.000 per Gram, Turun Rp20.000

Harga emas Antam hari ini 11 Mei 2026 berada di angka Rp2.819.000 per gram.
Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

Keberuntungan Besar Menanti, 4 Shio yang Akan Dibanjiri Rezeki pada 12 Mei 2026

​​​​​​​Ramalan shio 12 Mei 2026: 4 shio diprediksi dibanjiri rezeki dan keberuntungan besar. Simak ramalan keuangan dan bisnis lengkapnya!
Jadwal SBY Cup 2026 Pekan Ini: Saatnya LavAni Hingga Surabaya Samator Unjuk Gigi

Jadwal SBY Cup 2026 Pekan Ini: Saatnya LavAni Hingga Surabaya Samator Unjuk Gigi

Jadwal SBY Cup 2026 pekan ini, di mana ada delapan tim putra ternama Indonesia yang akan tampil termasuk LavAni hingga Surabaya Samator kembali unjuk gigi.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang Santriwati Bongkar Alasan Para Korban Turuti Ajakan Tidur Kiai Ashari: Dibilang Obat Penyakit Hati

Seorang santriwati dari Ponpes Ndholo Kusumo Pati mewakili 50 korban membeberkan alasan kenapa para korban mau menuruti permintaan temani tidur Kiai Ashari.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT