News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trump Menang Sementara! Pengadilan AS Izinkan Tarif Impor Global Tetap Berlaku

Trump menang sementara! Pengadilan AS izinkan tarif impor global tetap berlaku hingga sidang lanjutan digelar pada 31 Juli 2025.
Rabu, 11 Juni 2025 - 11:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mencetak kemenangan sementara di medan hukum. Pengadilan banding federal AS pada Selasa (10/6/2025) menyatakan bahwa tarif impor global yang diberlakukan Trump masih boleh dijalankan — setidaknya untuk saat ini.

Putusan ini memberi angin segar bagi pemerintahan Trump, yang tengah berupaya mempertahankan kebijakan tarif tambahan terhadap berbagai negara, termasuk Kanada, China, dan Meksiko, atas dalih keamanan nasional dan isu perdagangan fentanil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tarif Diperpanjang, Sidang Penentu Digelar 31 Juli

Dalam perintah resminya, Pengadilan Banding AS untuk Sirkuit Federal di Washington memperpanjang penangguhan atas putusan sebelumnya yang membatalkan kebijakan tarif tersebut. Alasan utamanya: perkara ini menyangkut “isu-isu sangat penting” dan akan ditangani dengan proses cepat.

Sidang argumen lisan dijadwalkan pada 31 Juli 2025, yang bisa menjadi titik balik untuk nasib tarif resiprokal era Trump. Sampai saat itu, tarif tetap bisa diberlakukan seperti biasa.

Latar Belakang: Trump dan UU Darurat 1970-an

Pengadilan Perdagangan Internasional AS sebelumnya membatalkan tarif tersebut akhir Mei lalu, dengan alasan Trump melampaui kewenangan eksekutifnya saat menggunakan undang-undang darurat era 1970-an untuk menerapkan kebijakan tarif global, termasuk bea masuk dasar sebesar 10 persen terhadap hampir seluruh negara.

Namun hanya sehari setelah putusan itu keluar, tim hukum Trump langsung bergerak cepat. Pengadilan banding menyetujui permintaan penangguhan sementara sambil meninjau ulang proses banding.

Dalam perintah terbarunya, pengadilan memberi tenggat waktu: para penggugat, termasuk pelaku usaha kecil dan sejumlah jaksa agung negara bagian, harus menyerahkan tanggapan paling lambat Kamis, sementara pemerintah diberi waktu hingga Senin.

Tarif Sementara Bisa Jadi Senjata Politik

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perintah pengadilan ini keluar hanya satu bulan sebelum berakhirnya masa 90 hari penangguhan tarif khusus atas negara tertentu yang dijadwalkan selesai oleh pemerintahan Trump. Artinya, jika pengadilan banding masih belum memberikan putusan final hingga Agustus, tarif bisa langsung kembali diberlakukan secara penuh — tanpa hambatan hukum.

Kebijakan ini menjadi salah satu senjata politik utama Trump menjelang kampanye pemilu berikutnya, terutama dalam retorika “melindungi industri dalam negeri dan memperketat perdagangan internasional”. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT