GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahlil Pastikan Pengusaha Lokal Terlibat di Pabrik Blue Ammonia Teluk Bintuni, Nilai Investasi Capai Rp10 Triliun

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pabrik blue ammonia di Teluk Bintuni akan membawa dampak signifikan.
Rabu, 11 Juni 2025 - 17:56 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Sumber :
  • Instagram Bahlil Lahadalia

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah menargetkan pembangunan pabrik blue ammonia di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, akan dimulai pada tahun 2026.

Proyek ini disebut-sebut sebagai langkah strategis dalam mendukung transisi energi dan hilirisasi sumber daya alam di kawasan timur Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Blue ammonia yang dihasilkan dari gas alam, bakal menjadi elemen penting dalam pengurangan emisi karbon serta menjawab kebutuhan energi bersih secara global.

Di sisi lain, proyek ini juga diharapkan dapat memberi nilai tambah ekonomi dan meningkatkan pendapatan daerah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa proyek ini akan membawa dampak signifikan, baik secara ekonomi maupun lingkungan.

"Nilai investasi blue ammonia itu kurang lebih 1,2 miliar dolar AS, atau lebih dari Rp10 triliun," ujar Bahlil saat menghadiri HUT ke-22 Kabupaten Teluk Bintuni, Rabu (11/6/2025).

Bahlil menjelaskan, pembangunan pabrik ini merupakan bentuk tanggapan pemerintah atas aspirasi masyarakat setempat.

Teluk Bintuni sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil gas terbesar di Tanah Air, sehingga layak mendapatkan perhatian dalam program hilirisasi nasional.

Pemerintah pusat akan menggandeng pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam pelaksanaan proyek ini. 

Salah satu tujuan utamanya adalah memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal Papua agar bisa terlibat aktif dalam proyek besar tersebut.

"Pak Gubernur dengan pak Bupati yang beri rekomendasi pengusaha lokal Papua profesional dan memenuhi syarat. Ini investasi besar," ujar Bahlil.

Lebih lanjut, ia menyatakan akan memperjuangkan tambahan Dana Bagi Hasil (DBH) dari sektor minyak dan gas untuk Teluk Bintuni, mengingat kontribusi besar daerah ini terhadap ketahanan energi nasional.

Kementerian ESDM telah melakukan koordinasi dengan Genting Oil Kasuri, perusahaan yang berinvestasi di wilayah tersebut, guna mendorong realisasi DBH migas mulai tahun 2027.

"Genting Oil sudah mulai produksi di tahun 2027, sehingga DBH migas sudah bisa direalisasikan," kata Bahlil.

Sebelum hal itu terwujud, pemerintah daerah diminta untuk menyiapkan dasar hukum yang mendukung pelaksanaan kebijakan Participating Interest (PI) atau kepemilikan 10 persen atas pengelolaan blok migas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya pastikan PI untuk Bintuni dan Papua Barat keluar tahun 2026 kalau regulasi sudah siap semua," pungkas Bahlil.

Dimulainya pabrik blue ammonia pada 2026 dan produksi migas pada 2027, seharusnya akan membuat kawasan Teluk Bintuni menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis energi bersih di timur Indonesia. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT