GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Sembako di Pati Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Ramadhan

Kenaikan harga bahan pangan biasanya terjadi jelang bulan Ramadhan. Namun di Pati Jawa Tengah, harga pangan jelang Ramadhan tahun ini justru mengalami penurunan
Jumat, 1 April 2022 - 11:39 WIB
Pedagang sembako di pasar puri baru Pati, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah – Kenaikan harga bahan pangan biasanya selalu menjadi momok saat jelang bulan Ramadhan. Namun, kondisi harga pangan jelang bulan suci Ramadhan 1443 H di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, justru mengalami penurunan.

Meski harga sejumlah bahan pangan mengalami penurunan harga, namun animo belanja masyarakat menurun. Para pedagang pun mengeluhkan sepinya pembeli jelang Ramadhan tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelum pandemi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah seorang pedagang sembako di Pasar Puri Baru Pati, Kasmirah, mengatakan menjelang Ramadhan tahun ini harga beberapa komoditas pangan tak mengalami kenaikan, namun justru mengalami penurunan harga.

“Nggak tahu mas sepi ini jelang puasa, tidak seperti dulu sebelum ada pandemi. Padahal harga-harga pada turun ini,” ujar Kasmirah, Jumat (1/4/2022).

Kasmirah menambahkan, penurunan harga ini sudah terjadi sejak satu pekan terakhir. Beberapa bumbu dapur seperti cabai dan bawang merah mulai turun harga. Padahal sebelumnya, komoditas ini mengalami kenaikan harga.

“Saat ramai orang kenduren megengan harga bawang merah sempat Rp 30 ribu per kilogram, sekarang menjadi Rp25 ribu per kilogram. Cabai rawit juga turun dari Rp30 per kilogram menjadi Rp15 per kilogram. Untuk cabai merah saat ini harganya Rp25 ribu per kilogram, dulu Rp40 ribu per kilogram. Cabai setan Rp40 ribu per kilogram, dulu Rp60 ribu,” imbuhnya.

Kasmirah menduga sepinya pembeli ini akibat belum pulihnya perekonomian warga akibat dampak Pandemi Covid-19.

“Mungkin karena pandemi ini mas, usaha yang tutup warung makan juga banyak yang tutup. Jadi sepi pasarnya padahal biasanya ramai kalau jelang puasa seperti ini,” ujarnya.

Pedagang lainnya, Atun, juga mengeluhkan hal yang sama. Sepinya pembeli membuat dia merugi karena dagangan sayur, seperti cabai dan bawang merah membusuk dan mengering karena lama tidak terjual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sepi pembeli ya rugi mas, seperti cabe dan bawang merah ini banyak yang saya buang karena mengering dan busuk lama tidak terjual,” keluhnya.

Meskipun harga cabai dan bawang merah mengalami penurunan, beberapa komoditas lain justru sebaliknya. Menjelang Ramadhan ini, harga telur ayam yang dulu Rp23 per kg, sekarang naik menjadi Rp25 per kg.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK Denda Miliaran Rupiah Pelaku Manipulasi Saham, Aktivitas Influencer Pasar Modal Ikut Disorot

OJK beri denda miliaran rupiah kepada pelaku manipulasi saham yang memanfaatkan media sosial dan transaksi semu demi menjaga integritas pasar modal Indonesia.
Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Keluhan Mauricio Souza Soal JIS Usai Persija Tundukkan PSM 2-1: Rumput Tak Ideal dan Tanpa VAR

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan sorotan khusus terhadap kualitas lapangan Jakarta International Stadium (JIS).
Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Berkah Ramadan, Bahagianya Alaaeddine Ajaraie Cetak Gol Debut Buat Persija: Alhamdulillah, Allah Beri Kekuatan

Penyerang Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie, mengaku bahagia bisa jalani Ramadan di Indonesia. Ia merasakan suasana yang berbeda karena berpuasa di Tanah Air.
Tumbang 2-1 dari Persija Jakarta, Pelatih PSM Makassar Curhat Terkait VAR Tak Berfungsi di JIS

Tumbang 2-1 dari Persija Jakarta, Pelatih PSM Makassar Curhat Terkait VAR Tak Berfungsi di JIS

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menyesalkan pertandingan menghadapi Persija Jakarta digelar tanpa menggunakan Video Assistant Referee (VAR).
Buntut Alumus LPDP Bangga Anaknya Peroleh Paspor Inggris, LPDP Beri Sanksi Sampai Pengembalian Seluruh Dana Beasiswa

Buntut Alumus LPDP Bangga Anaknya Peroleh Paspor Inggris, LPDP Beri Sanksi Sampai Pengembalian Seluruh Dana Beasiswa

Buntut Dwi Sasetyaningtyas (DS), seorang warga negara Indonesia (WNI) alumnus penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengunggah ucapan
Sosok Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Belakangan Ini

Sosok Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Belakangan Ini

Nama Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah mengunggah video yang menyebut kewarganegaraan anaknya.

Trending

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI Gigit Jari, Pemain yang Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia Ini Jadi Pembelian Terbaik Sepanjang Sejarah Klub Inggris

PSSI berpotensi menyesal setelah Pascal Struijk menolak naturalisasi untuk perkuat Timnas Indonesia. Bek Leeds United itu kini jadi transfer terbaik klubnya.
Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Impor 105 Ribu Mobil Pikap India Buat Kopdes Merah Putih, DPR Ingatkan Produk Dalam Negeri

Mencuat soal kabar terkait impor 105 ribu mobil pikap India buat Kopdes Merah Putih. Sontak hal ini menyedot dan menuai komentar dari Wakil Ketua Komisi VII DPR
AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

AKBP Didik Akui Narkoba Sekoper Dapat saat Menjabat Wakasat Serse Jakarta Utara

Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro mengakui narkoba sekoper miliknya dapat saat ia menjabat sebagai Wakasat Serse Polres Metro Jakarta Utara.
Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Terkuak! Penyebab Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Diganti, Polri Beberkan Riwayatnya

Baru sepekan menjadi Plh Kapolres Bima Kota. AKBP Catur Erwin Setiawan sudag diganti polri. Kini, digantikan oleh AKBP Hariyanto, Wadansat Brimob Polda NTB.
Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Bukan Orang Sembarangan, Ini Sosok Dwi Sasetyaningtyas Alumni LPDP yang Viral Singgung Anaknya Bukan WNI

Jagat media sosial heboh usai viralnya sebuah video yang melihatkan alumni penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas.
Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Detik-detik Mengerikan Siswa di Tual Tewas Diduga Dianiaya Anggota Brimob Polda Maluku

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik mengerikan seorang siswa di Tual tewas diduga dianiaya anggota Brimob. Sontak, insiden ini menuai komentar netizen di
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT