GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KKP Tancap Gas! Revitalisasi 20 Ribu Hektare Tambak Pantura Siap Digarap

KKP pacu sosialisasi revitalisasi tambak 20 ribu hektare di Pantura Jabar, target ground breaking 2025 untuk dorong ketahanan pangan lewat nila salin.
Senin, 16 Juni 2025 - 11:48 WIB
Ilustrasi tambak ikan di palestina.
Sumber :
  • Anadolu Agency

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah pusat makin serius menggarap sektor perikanan budidaya sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional. Melalui program revitalisasi tambak di pesisir utara Jawa Barat (Pantura Jabar), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap menyulap lahan tidur jadi tambak produktif!

Tak main-main, total luas lahan yang disiapkan mencapai 20.413 hektare di empat kabupaten: Bekasi, Karawang, Subang, dan Indramayu. Program ini digerakkan melalui skema Kawasan Hutan untuk Ketahanan Pangan (KHKP).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Langkah awalnya adalah sosialisasi. Kita ingin masyarakat dan pemda betul-betul paham potensi dan skema program ini,” tegas Dirjen Perikanan Budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu, Senin (16/6).

Dari Kajian Lingkungan ke Groundbreaking

Sebelum gaspol ke pelaksanaan fisik, KKP memastikan bahwa aspek lingkungan hidup tidak dilangkahi. Bahkan, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) tahap I dan II telah digelar sebagai dasar legal dan ekologis.

“Program ini bukan sekadar cetak tambak. Kita bicara eco-farming, yang menjamin kelestarian sambil menumbuhkan ekonomi lokal,” ujar Tebe.

Dalam waktu dekat, akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara KKP, Pemprov Jawa Barat, dan empat pemkab. Setelah itu, diharapkan groundbreaking dapat dimulai pada tahun ini.

Detail Lokasi Tambak: Empat Kabupaten Disasar

Berikut rincian lokasi revitalisasi tambak di Jawa Barat:

  • Kabupaten Bekasi: 8.188,49 ha (Babelan, Cabangbungin, Muaragembong, Tarumajaya)

  • Kabupaten Karawang: 6.979,51 ha (Batujaya, Cibuaya, Cilamaya Wetan, Pakisjaya, Tirtajaya)

  • Kabupaten Subang: 2.369,76 ha (Blanakan, Legonkulon, Pusakanagara, Sukasari)

  • Kabupaten Indramayu: 2.875,48 ha (Cantigi, Kandanghaur, Losarang, Pasekan, Sindang)

Sosialisasi terbaru bahkan telah menggandeng 18 camat dan 49 kepala desa untuk mempercepat pemahaman dan penerimaan masyarakat.

Nila Salin Jadi Komoditas Primadona

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, program ini juga menyasar peningkatan produksi nila salin, salah satu komoditas unggulan Indonesia yang diminati pasar global.

“Dengan revitalisasi tambak, kita dorong pertumbuhan ekonomi pesisir dan suplai pangan nasional. Ini bukan proyek biasa. Ini game changer!” tegas Menteri Trenggono dalam keterangannya. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT