News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Unjuk Rasa di Bekasi Dinilai Berisiko bagi Iklim Investasi, Pakar Minta Pemerintah Bersikap

Unjuk rasa di kawasan industri Bekasi dinilai berdampak negatif pada iklim investasi. Pemerintah diminta hadir menjaga stabilitas usaha.
Jumat, 20 Juni 2025 - 20:45 WIB
mahasiwa demo pabrik
Sumber :
  • Tim tvone - Rohmadi

Jakarta, tvOnenews.com – Rencana aksi lanjutan oleh serikat pekerja di kawasan industri Bekasi kembali menjadi sorotan. Bagi kalangan pengamat dan pelaku usaha, gelombang unjuk rasa yang terus berulang di lokasi-lokasi manufaktur strategis dinilai dapat memberi dampak pada kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Indonesia.

Zenzia Sianica Ihza, pakar investasi dan hubungan internasional, menyampaikan bahwa kawasan industri di Bekasi—termasuk MM2100—merupakan bagian dari tulang punggung rantai pasok ekspor nasional. Menurutnya, kawasan seperti ini seharusnya steril dari aksi massa karena menyangkut kelangsungan produksi dan koneksi dengan mitra internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“MM2100 dan kawasan sejenis bukan hanya fasilitas industri, tetapi bagian dari reputasi Indonesia di mata dunia. Gangguan berulang di kawasan ini bisa mengirim sinyal negatif bagi calon investor,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (20/6/2025).

Ia menambahkan, kekhawatiran tak hanya muncul dari sisi kerugian produksi, tetapi juga potensi relokasi investasi. Beberapa negara pesaing seperti Vietnam dan Thailand disebut mulai dilirik karena dianggap lebih stabil dalam hal penegakan hukum dan iklim industrial.

Dalam laporan yang beredar, salah satu perusahaan manufaktur alat musik yang berlokasi di Bekasi dilaporkan mengalami kerugian lebih dari Rp53 miliar akibat tiga gelombang unjuk rasa yang sempat menghentikan produksi selama enam hari kerja. Keterlambatan pengiriman ke luar negeri dan risiko hilangnya kontrak jangka panjang menjadi tantangan tambahan yang tidak bisa diabaikan.

Zenzia mendesak agar pemerintah segera mengambil langkah antisipatif. Menurutnya, selain memperkuat sistem mediasi hubungan industrial, diperlukan pengaturan tegas mengenai batasan aksi unjuk rasa di kawasan-kawasan tertentu.

“Pemerintah, khususnya Presiden dan Menteri Ketenagakerjaan, perlu memberikan sinyal kuat tentang pentingnya stabilitas investasi. Hak pekerja penting, tapi harus dikelola agar tidak mengorbankan kepastian usaha,” tambahnya.

Ia juga mendorong aparat kepolisian untuk menjalankan fungsi preventif agar potensi konflik tidak terus berulang di lokasi yang sama. “Kepolisian sebaiknya hadir bukan hanya saat kericuhan terjadi, tapi juga sebagai penjaga ketertiban sejak awal,” tegasnya.

Undang-Undang No. 9 Tahun 1998 memang menjamin kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum, namun juga menyebut bahwa ada lokasi-lokasi tertentu yang tidak diperkenankan menjadi tempat demonstrasi, termasuk objek vital nasional seperti kawasan industri.

Salah satu pemicu aksi yang berkembang saat ini berawal dari pemutusan hubungan kerja terhadap dua pengurus serikat di lingkungan PT Yamaha Music Manufacturing Asia (YMMA), Bekasi. Serikat menilai hal ini sebagai bentuk union busting, sementara pihak perusahaan menyebut PHK dilakukan atas dasar pelanggaran disiplin kerja sesuai prosedur hukum yang berlaku.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui pernyataan resmi, kuasa hukum PT YMMA menegaskan bahwa proses penyelesaian kini tengah berlangsung di ranah hukum perburuhan, dan perusahaan tetap membuka ruang dialog konstruktif.

Namun hingga saat ini, dinamika yang berkembang telah menunjukkan pentingnya pendekatan yang seimbang antara perlindungan hak pekerja, keberlangsungan usaha, dan stabilitas nasional. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jomblo Jangan Iri! Viral Bule Cantik Eropa ini Rela Terbang Jauh-jauh Demi Temui Pemuda Lombok yang Dicintainya

Jomblo Jangan Iri! Viral Bule Cantik Eropa ini Rela Terbang Jauh-jauh Demi Temui Pemuda Lombok yang Dicintainya

Sebuah video dan foto viral menunjukkan bule cantik atau WNA asal Eropa rela menempuh perjalanan jauh hanya ingin bertemu pria pujaan hatinya di Lombok, NTB.
Polri Dinilai Mampu Ikut Berperan Realisasi Program Prioritas Pemerintah

Polri Dinilai Mampu Ikut Berperan Realisasi Program Prioritas Pemerintah

Polri di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turut menorehkan sejumlah capaian yang ikut berperan aktif dalam program nasional pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto.
4 Syarat yang Wajib Dipersiapkan dari Sekarang Jelang Pendaftaran CPNS 2026, Are You Ready?

4 Syarat yang Wajib Dipersiapkan dari Sekarang Jelang Pendaftaran CPNS 2026, Are You Ready?

Persaingan yang sangat ketat menuntut setiap calon peserta CPNS 2026 untuk melakukan persiapan matang jauh sebelum portal pendaftaran resmi dibuka.
angis Bayi Pecah di Klitikan Pasar Sleman, Ditinggalkan Dalam Kardus Beserta Perlengkapan Bayi

angis Bayi Pecah di Klitikan Pasar Sleman, Ditinggalkan Dalam Kardus Beserta Perlengkapan Bayi

Seorang bayi ditemukan di dalam sebuah kardus di kawasan klitikan Pasar Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (14/8/2026). 
Diasapi Tiga Rider Aprilia saat MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah sebut Performa Ducati Meningkat

Diasapi Tiga Rider Aprilia saat MotoGP Inggris 2026, Alex Marquez Malah sebut Performa Ducati Meningkat

Aprilia tampil dominan sepanjang MotoGP Inggris 2026 dengan menempatkan tiga pembalapnya di podium utama Silverstone.
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Paksa Ibadah Jemaat GMS di Bantul

Kasus pembubaran paksa kegiatan ibadah jemaat Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta memasuki babak baru.

Trending

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Ali Masykur Musa: Meneguhkan Komitmen Wathaniyah NU

Jelang memperingati HUT RI ke-81 dan jelang Muktamar NU ke 35, Ali Masykur Musa mengajak keluarga besar NU untuk memperkokoh pondasi bangsa yaitu meneguhkan Amanatul Wathaniyah.
Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Ruben Amorim Minta 5-6 Pemain Baru ke AC Milan, Gerry Cardinale Dihadapkan PR Besar Jelang Bursa Transfer Ditutup

Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, meminta tambahan lima hingga enam pemain baru. Permintaan itu disampaikan dalam pertemuan dengan Gerry Cardinale di Milanello.
Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Beda Nasib dengan Maarten Paes, Petinggi Timnas Indonesia Ini Malah Dikecam Fans Belanda Usai Ajax Main Buruk di UEFA Conference League

Nasib berbeda dialami dua sosok penting Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Jordi Cruyff, usai Ajax Amsterdam menghadapi Shelbourne FC di UEFA Conference League.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 15 Agustus 2026: Rezeki dan Peluang Baik Mulai Berdatangan

Selamat berbahagia untuk 5 zodiak ini yang diprediksi paling hoki pada 15 Agustus 2026: Ada rezeki dan peluang baik mulai berdatangan.
Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Usai Kontroversi Wasit Timnas Indonesia Vs Singapura, Dugaan Match-Fixing Laos Bikin Integritas Piala AFF 2026 Disorot

Dugaan match-fixing yang melibatkan anggota Timnas Laos membuat Piala AFF 2026 disorot. AFF dituntut menjaga integritas kompetisi dan mengevaluasi wasit.
10 Pandangan Kadin Indonesia Menyambut Agenda Besar Presiden Prabowo, Sorot Fundamental Ekonomi hingga Mesin Investasi

10 Pandangan Kadin Indonesia Menyambut Agenda Besar Presiden Prabowo, Sorot Fundamental Ekonomi hingga Mesin Investasi

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan pandangan padat terkait berbagai agenda ekonomi yang disampaikan Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT