GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Efek Global Jika Iran Tutup Selat Hormuz: Minyak Meledak, Harga Naik, Dunia Panik

Iran siap menutup Selat Hormuz usai serangan AS. Jalur vital minyak dunia ini terancam lumpuh. Dunia waspada lonjakan harga energi.
Senin, 23 Juni 2025 - 07:17 WIB
Ilustrasi - Kapal tanker raksasa milik Pertamina. Kementerian ESDM mengungkap jalur perdagangan minyak di Selat Hormuz bisa terpengaruh konflik Iran vs Israel
Sumber :
  • Pertamina

Jakarta, tvOnenews.com — Dunia dibuat waspada. Parlemen Iran resmi menyetujui rencana penutupan Selat Hormuz pada Minggu, 22 Juni 2025.

Keputusan yang diumumkan oleh Press TV dan dikutip oleh Al Arabiya ini memberi sinyal bahwa langkah besar segera diambil: menutup jalur perairan sempit yang selama ini menjadi nadi bagi hampir 20 persen distribusi minyak dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketegangan melonjak usai serangan militer Amerika Serikat terhadap target strategis Iran pada Sabtu malam. Sebagai respons, Hossein Shariatmadari, tokoh senior yang mewakili Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, menyerukan tindakan pembalasan, termasuk pelarangan total kapal Amerika, Inggris, Jerman, dan Prancis di Selat Hormuz.

Namun, keputusan akhir masih berada di tangan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Lembaga ini kini tengah merumuskan apakah penutupan tersebut akan benar-benar dilaksanakan. Esmail Kosari, anggota parlemen dan komandan IRGC, menyatakan, “Penutupan Selat Hormuz akan dilakukan kapan pun diperlukan.”

Apa Itu Selat Hormuz dan Mengapa Dunia Ketar-Ketir?

Selat Hormuz adalah jalur sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman. Ia menjadi satu-satunya pintu keluar laut bagi negara-negara kaya minyak seperti Arab Saudi, UEA, Irak, dan Kuwait. Setiap hari, lebih dari 20 juta barel minyak—setara dengan seperlima konsumsi dunia—melewati jalur ini.

Jika selat ini ditutup, gangguan logistik akan langsung terasa di pasar global. Negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, India, bahkan negara-negara Eropa akan mengalami lonjakan harga energi dalam waktu sekejap.

Tiga Dampak Mengerikan Jika Iran Tutup Selat Hormuz

1. Gelombang Kejut Global

Langkah ini akan jadi sinyal eskalasi serius dari Teheran. Di tengah perang yang memanas dengan Israel dan tekanan terus-menerus dari AS, Iran menunjukkan kesiapannya mempersenjatai energi global sebagai alat politik. Ini bukan lagi ancaman retoris, tetapi strategi geopolitik tingkat tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Harga Minyak Meledak

Pasar energi global sangat rentan terhadap ketidakpastian. Bahkan rumor penutupan saja sudah mengguncang harga minyak mentah. Jika ditutup, harga minyak bisa melambung dalam semalam. Negara konsumen utama akan dipaksa bereaksi cepat, termasuk lewat intervensi pasar atau bahkan pengerahan militer untuk membuka blokade.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT