News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selat Hormuz di Ujung Krisis: Jalur Minyak Dunia Terancam, Dunia Waspada

Selat Hormuz jadi sorotan dunia. Jalur vital 20% minyak global ini terancam ditutup Iran akibat konflik dengan Israel.
Senin, 23 Juni 2025 - 07:30 WIB
Ilustrasi - Harga minyak dunia turun
Sumber :
  • ANTARA/Shutterstock/aa.

Jakarta, tvOnenews.com – Dunia kembali diguncang ketegangan geopolitik. Bukan soal nuklir atau senjata pemusnah massal, tapi tentang satu selat sempit bernama Selat Hormuz, jalur laut yang membawa seperlima minyak dunia.

Iran menyatakan pertimbangan untuk menutup Selat Hormuz, menyusul eskalasi konflik dengan Israel. Ancaman ini sontak mengguncang harga minyak dan memicu kekhawatiran global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa Itu Selat Hormuz?

Selat Hormuz adalah selat sempit yang membentang antara Iran di utara dan Oman serta Uni Emirat Arab di selatan, menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Meskipun sempit — hanya sekitar 33 km di titik tersempitnya, selat ini menjadi urat nadi perdagangan energi global.

Setiap hari, rata-rata 17 juta barel minyak dikirim melalui selat ini, setara dengan 20% pasokan minyak dunia. Tak hanya minyak mentah, sepertiga distribusi gas alam cair dunia juga melintasi selat ini, menjadikannya jalur paling strategis dalam ekonomi energi internasional.

Mengapa Dunia Panik Jika Hormuz Ditutup?

Iran pernah menyuarakan opsi penutupan Selat Hormuz sebagai bentuk perlawanan terhadap tekanan dan ancaman dari Israel dan sekutunya, terutama Amerika Serikat. Jika itu benar-benar dilakukan, efek domino tak terhindarkan:

  • Harga minyak akan melonjak drastis.

  • Distribusi energi global terganggu.

  • Negara-negara seperti Cina dan India yang bergantung pada minyak Teluk akan terkena dampaknya.

Namun, sejumlah analis menilai Iran kecil kemungkinan benar-benar menutupnya. Pasalnya, penutupan selat itu juga akan melumpuhkan ekonomi Iran sendiri, karena mereka juga bergantung pada selat ini untuk ekspor minyak.

5 Fakta Strategis Selat Hormuz

1. Jantung Diplomasi Maritim Timur Tengah

Bukan sekadar jalur ekonomi, Selat Hormuz juga arena diplomasi kekuatan militer. Kapal induk AS, armada tempur Inggris, hingga pengintaian drone Iran kerap lalu-lalang di sini. Iran memegang “tombol” ancaman atas dunia, dan semua negara tahu betul risikonya.

2. Dijaga Teknologi Militer Canggih

Dengan nilai ekonomi luar biasa, selat ini menjadi salah satu kawasan laut paling termonitor di dunia. Kapal perang, radar, hingga drone pemantau aktif menjaga keamanan dan kestabilan jalur pelayaran.

3. Volume Distribusi Minyak Sangat Besar

Menurut US Energy Information Administration, lebih dari 6 miliar barel minyak mengalir lewat selat ini setiap tahun. Setiap hari, sekitar 14 kapal tanker bermuatan penuh melintas—tak hanya dari Iran, tetapi juga Arab Saudi, Kuwait, dan Irak.

4. Jalur Pelayaran Sempit dan Sensitif

Meski memiliki lebar maksimal 95 km, jalur pelayaran di Selat Hormuz hanya 3 km di masing-masing arah. Laut dangkal di sekitarnya membuat kapal tanker besar hanya bisa melalui satu rute sempit—kondisi ini menciptakan risiko besar bila ada gangguan.

5. Penentu Harga Energi Dunia

Saat Iran mengancam, pasar langsung bereaksi. Harga minyak meroket hanya karena ancaman. Jika benar-benar ditutup, bukan hanya inflasi energi, tetapi resesi global bisa terpicu. Negara berkembang hingga negara maju tidak akan lepas dari dampaknya.

Apakah Iran Benar-Benar Akan Menutupnya?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menjadi senjata diplomatik utama Iran, banyak pengamat meragukan penutupan akan terjadi. Sebab selain merugikan ekonomi Iran, langkah tersebut akan memancing reaksi militer dari Amerika Serikat dan sekutunya. Namun, Iran bisa saja memperlambat atau menyulitkan lalu lintas kapal, yang tetap bisa membuat dunia kacau.

Selat Hormuz bukan sekadar jalur sempit, ia adalah denyut nadi perekonomian global. Ancaman terhadapnya—entah nyata atau tidak—cukup untuk menggetarkan pasar minyak, memicu tensi militer, dan mengganggu stabilitas politik dunia. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dirut PT MMS Jadi Tersangka Kasus Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit, Langsung Ditahan

Dirut PT MMS Jadi Tersangka Kasus Dugaan Under Invoicing Ekspor Sawit, Langsung Ditahan

Dittipidter Bareskrim Polri menetapkan tersangka terhadap Direktur Utama PT Mitra Mentari Sentosa (MMS), Whu Zeng Xie, dalam kasus dugaan manipulasi data ekspor minyak turunan sawit melalui modus under invoicing.
Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit, Bareskrim Geledah 87 Kontainer di Tanjung Priok dan Sita 300 Dokumen

Penyidikan dugaan manipulasi data ekspor produk turunan kelapa sawit memasuki babak baru.
Bareskrim Polri Bongkar Kontainer Terkait Dugaan Under Invoicing di Pelabuhan Tanjung Priok

Bareskrim Polri Bongkar Kontainer Terkait Dugaan Under Invoicing di Pelabuhan Tanjung Priok

pemeriksaan 87 kontainer milik PT Mitra Mentari Sentosa, dan sejumlah dokumen ini guna pembuktian dugaan pelanggaran dalam kegiatan ekspor yang saat ini tengah didalami oleh penyidik.
Korps Garda Revolusi Islam Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura

Korps Garda Revolusi Islam Iran Diduga Serang Kapal Kargo Singapura

Sebuah kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz, diduga diserang oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran. Hal ini diungkap laporan The Wall Street Journal, Kamis, mengutip sejumlah pejabat dan pelaut AS.
Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Berbaju PSI, Jokowi Mulai Blusukan ke Lampung

Presiden ke-7 Joko Widodo memulai blusukan dan bertemu warga hari ini, Jumat (26/06/2026). Berangkat dari Bandara Adi Soemarno Solo menuju Lampung, dia nampak mengenakan topi dan kemeja berlogo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Rupiah Melemah Hampir ke Rp 18.000 Meski Pemerintah Tebar Optimisme soal Pasokan Minyak & Ekonomi RI

Rupiah Melemah Hampir ke Rp 18.000 Meski Pemerintah Tebar Optimisme soal Pasokan Minyak & Ekonomi RI

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup menguat pada perdagangan hari ini pada Jumat (26/6/2026).

Trending

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Turki Vs AS

Laga pamungkas Grup D Piala Dunia 2026 antara Turki vs Amerika Serikat (AS) yang bertempat di Stadion Los Angeles, AS, pada Jumat (26/6/2026) pukul 09.00 WIB diprediksi berjalan seru.
Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Disebutkan sebanyak 28 akses gerbang tol di Jakarta masuk dalam skema ganjil genap yang berlaku setiap hari kerja. Jadwalnya dibagi menjadi dua sesi, yakni pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB.
Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Tegas Menolak, Iran Meminta Pencairan Dana Bukan Dalam Bentuk Produk Pertanian AS: Panen Kami Melimpah!

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf pada Kamis menolak klaim Amerika Serikat bahwa aset Teheran yang dibekukan dan telah dicairkan akan digunakan untuk membeli produk pertanian Amerika.
Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Jadi Tersangka Sejak 2023 Firli Bahuri Belum Juga Ditahan, Kapolda Metro Jaya Digugat ke PN Jaksel

Ketua ARUKKI mengatakan gugatan tersebut diajukan sebagai bentuk kritik terhadap belum rampungnya penanganan perkara dugaan korupsi yang menjerat Firli Bahuri.
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 27 Juni 2026: Gemini Panen Proyek Emas

Sejumlah zodiak pada 27 Juni 2026 diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pemasukan ekstra, bonus, hingga kesempatan bisnis yang menjanjikan.
DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

DPR RI Bela TNI Urusi Pertanian: Bukan Dwifungsi ABRI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono merespons ucapan Presiden RI, Prabowo Subianto terkait TNI di Indonesia mengurusi sektor pertanian.
Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Korban Jiwa Akibat Gempa Bumi Venezuela Terus Bertambah, USGS Perkirakan Capai 10.000 Jiwa

Gempa bumi dahsyat melanda Venezuela pada Kamis (25/6/2026) hingga dilaporkan menelan ratusan korban jiwa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT