GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepercayaan Publik pada Produk Halal Kian Menguat Lewat Transparansi Lembaga Resmi

BPJPH tegaskan komitmen jaminan halal melalui edukasi publik di ajang Halal Festival 2025, dorong industri pangan makin transparan dan patuh aturan.
Senin, 23 Juni 2025 - 12:45 WIB
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Haikal Hasan
Sumber :
  • Humas Badan Halal

Jakarta, tvOnenews.com – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi produk halal, kehadiran lembaga pengawas yang kredibel menjadi pilar utama dalam menjaga kepercayaan publik. Terlebih di era digital saat arus informasi begitu deras dan tak selalu bisa dipertanggungjawabkan, kejelasan status kehalalan sebuah produk menjadi sangat krusial.

Kehalalan bukan lagi sekadar label, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup dan pertimbangan utama dalam keputusan belanja masyarakat Muslim di Indonesia. Fenomena ini membuat edukasi halal menjadi semakin relevan, bukan hanya untuk konsumen tetapi juga bagi pelaku industri pangan yang ingin tetap relevan dan kompetitif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen-momen interaksi langsung antara regulator dan masyarakat menjadi penting dalam menghapus keraguan serta memperkuat transparansi. Salah satu contohnya dapat dilihat dalam perhelatan Indonesia International Halal Festival (IIHF) 2025, sebuah ajang yang tak hanya memamerkan produk halal, tetapi juga mempertemukan masyarakat dengan para penjaga standar halal nasional.

Pada ajang tersebut, pengunjung tak hanya disuguhi ragam produk, tetapi juga bisa bertanya langsung kepada pihak-pihak yang memiliki otoritas dalam penjaminan halal. Dalam konteks ini, keterlibatan lembaga seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menjadi sinyal kuat bahwa ekosistem halal di Indonesia tidak berjalan sendiri—tetapi berlandaskan sistem yang terstruktur dan dapat diuji publik.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa lembaganya terus melakukan penguatan sistem pengawasan, serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang transparan seputar kehalalan suatu produk. Ia menekankan bahwa kepercayaan publik adalah sesuatu yang harus dijaga melalui pembuktian, bukan sekadar klaim.

Haikal juga mengingatkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, banyak beredar informasi yang simpang siur mengenai kehalalan berbagai produk. Oleh karena itu, lembaganya mengambil langkah tegas untuk menindaklanjuti isu-isu tersebut dengan pemeriksaan ulang dan validasi langsung terhadap perusahaan terkait.

Pernyataan itu disampaikan langsung oleh Haikal Hasan saat mengunjungi booth Yupi dalam gelaran Indonesia International Halal Festival (IIHF) 2025 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, pada Minggu (22/6).

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT