GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bank Mandiri Catat Laba Rp 19,6 Triliun per Mei 2025, Aset Nyaris Tembus Rp 2.000 Triliun!

Bank Mandiri (BMRI) kantongi laba Rp 19,6 T per Mei 2025. Aset mendekati Rp 2.000 T, jadi bank paling bertenaga di sektor BUMN.
Senin, 30 Juni 2025 - 12:54 WIB
Bank Mandiri.
Sumber :
  • Dok. Bank Mandiri

Jakarta, tvOnenews.com – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu bank papan atas Tanah Air. Hingga akhir Mei 2025, Bank Mandiri sukses mencatatkan laba bersih sebesar Rp 19,65 triliun, memperkuat posisinya di puncak kompetisi sektor perbankan nasional.

Tak hanya dari sisi profitabilitas, total aset Bank Mandiri juga mencengangkan, menyentuh angka Rp 1.922,57 triliun atau hampir Rp 2.000 triliun. Dengan catatan ini, BMRI kian solid sebagai bank dengan fondasi aset jumbo di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Raksasa Perbankan dengan Portofolio Lengkap

Dalam laporan posisi keuangan bulanan per 31 Mei 2025, Bank Mandiri menunjukkan kekuatan utama pada penyaluran kredit, yang mencapai Rp 1.309,68 triliun. Ini menjadi sumber utama pertumbuhan laba operasional bank yang juga didukung oleh pendapatan bunga bersih senilai Rp 31,7 triliun.

Pendapatan non-bunga juga tak kalah bersinar. Komponen seperti komisi, fee, dividen, dan keuntungan penjualan aset keuangan turut menyumbang kinerja. Total laba operasional Bank Mandiri hingga Mei 2025 tercatat Rp 24,11 triliun, sebelum pajak penghasilan senilai Rp 4,53 triliun.

Dana Pihak Ketiga Tembus Rp 1.406 Triliun

Dari sisi liabilitas, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun Bank Mandiri juga sangat besar. Komponen utama terdiri dari:

  • Giro sebesar Rp 580,63 triliun

  • Tabungan senilai Rp 511,67 triliun

  • Deposito sebesar Rp 314,5 triliun

Secara total, DPK mencapai lebih dari Rp 1.406 triliun, mencerminkan kuatnya kepercayaan publik terhadap bank pelat merah ini.

Ekuitas Tangguh, Modal Sehat

Bank Mandiri juga memperlihatkan struktur modal yang sangat solid. Total ekuitas mencapai Rp 234,91 triliun, didukung oleh laba ditahan dan penghasilan komprehensif lainnya yang positif.

Modal disetor mencapai Rp 11,66 triliun, sementara tambahan modal dari agio menyentuh Rp 19,66 triliun. Sementara itu, penghasilan komprehensif lain, yang antara lain berasal dari nilai wajar aset keuangan dan penyesuaian mata uang asing, menambahkan Rp 35,26 triliun ke ekuitas perseroan.

Komitmen, Kontinjensi, dan Risiko Global

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bank Mandiri juga memiliki eksposur besar terhadap komitmen dan kontinjensi perbankan:

  • Tagihan komitmen: Rp 485,5 triliun

  • Kewajiban komitmen: Rp 767 triliun

  • Garansi yang diberikan: Rp 154 triliun

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Anthony Leong Apresiasi Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Jaga Stabilitas Politik Jadi Fondasi Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Anthony Leong Apresiasi Presiden Prabowo dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Jaga Stabilitas Politik Jadi Fondasi Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Anthony Leong, menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen tidak akan dapat dicapai tanpa fondasi stabilitas politik yang kuat.
Pengakuan Jujur Maarten Paes kepada Media Belanda soal Keputusan Dinaturalisasi demi Bela Timnas Indonesia

Pengakuan Jujur Maarten Paes kepada Media Belanda soal Keputusan Dinaturalisasi demi Bela Timnas Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, membuat pengakuan soal keputusannya dinaturalisasi. Sang penjaga gawang memutuskan untuk menanggalkan kewarganegaraan Belanda-nya.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Megawati Hangestri Sudah Tanda Tangan Kontrak dengan Hyundai Hillstate, Volimania Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi

Megawati Hangestri Sudah Tanda Tangan Kontrak dengan Hyundai Hillstate, Volimania Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi

Hyundai Hillstate dikabarkan telah menyelesaikan kesepakatan kontrak dengan Megawati Hangestri untuk bermain di Liga Voli Korea 2026-2027.
Hunian Rp50–89 Miliar Botanic Villa NavaPark Terjual Habis dalam 5 Bulan, Bukti Minat Kuat Pasar Super High-End Terhadap Hunian Premium di BSD City

Hunian Rp50–89 Miliar Botanic Villa NavaPark Terjual Habis dalam 5 Bulan, Bukti Minat Kuat Pasar Super High-End Terhadap Hunian Premium di BSD City

Minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi primadona masyarakat super high-end karena menawarkan beragam fasilitas yang lengkap, mewah, dan terletak di kawasan eksklusif dan strategis.
Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat

Hari Jadi ke-733, Bupati Mojokerto Dorong Pembangunan Lebih Merata dan Berdampak bagi Masyarakat

Hari Jadi Kabupaten Mojokerto ke-733 jadi momentum bagi Pemkab Mojokerto untuk memperkuat arah pembangunan yang lebih merata, efektif, dan berdampak langsung bagi masyarakat. 

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT