GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Pendidikan Suram! Sekolah Kedinasan yang Cuma 13 Ribu Orang Habiskan Dana Rp104,5 Triliun, DPR Kuliti Ketimpangan Anggaran

Melchias Markus Mekeng menyoroti ketimpangan distribusi anggaran pendidikan di Indonesia yang dinilai tidak mencerminkan pemerataan akses bagi seluruh rakyat.
Jumat, 4 Juli 2025 - 20:08 WIB
Ilustrasi anak sekolah
Sumber :
  • Dokumentasi DPRD Jakarta

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi XI DPR RI Melchias Markus Mekeng menyampaikan keprihatinan atas kondisi pendidikan nasional yang dinilainya belum merata dan jauh dari rasa keadilan.

Hal itu disampaikannya dalam rapat bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait pembahasan asumsi dasar ekonomi makro untuk RAPBN 2026 di Jakarta, Kamis (3/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di hadapan Menteri Keuangan Sri Mulyani, Mekeng menguliti ketimpangan distribusi anggaran pendidikan yang dinilai tidak mencerminkan pemerataan akses bagi seluruh rakyat.

Ia mengingatkan bahwa pendidikan memiliki landasan konstitusional yang kuat sebagaimana UUD 1945 Pasal 31 Ayat 4, yang menetapkan alokasi minimal 20% dari APBN untuk pendidikan nasional.

"Di undang-undang tentang pendidikan nasional juga disampaikan 20% dari APBN. Putusan Mahkamah Konstitusi tahun 2007 juga menyampaikan bahwa 20% itu harus," ujar Mekeng dikutip Jumat (4/7/22025).

Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng
Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng
Sumber :
  • Sumber: DPR RI

 

Merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2008, disebutkan bahwa dana pendidikan sebesar 20% wajib dialokasikan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah. 

Namun kenyataannya, justru sekitar 24,3% masyarakat Indonesia masih belum mengenyam pendidikan.

"Tingkat pendidikan kita di Indonesia itu paling besar 24,3% itu tidak sekolah. 24,3% tidak sekolah. SD 22,27%, cuma tamatan SD. SMA 21,5%, SMP 14,45%, mulai S1 sampai S3 itu tidak sampai 5%. Jadi bayangkan kalau ini kita tidak melakukan pembenahan," ungkapnya.

Melihat data itu, Mekeng bahkan tidak yakin Indonesia bisa menikmati bonus demografi jika hanya sekitar 5% penduduk RI yang mengenyam pendidikan tinggi.

"Kita hanya punya kurang lebih 5% S1 sampai S3. Ini data real," sebutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga memaparkan bahwa anak tidak sekolah paling banyak berasal dari Jawa Barat, meskipun secara persentase relatif kecil karena jumlah penduduknya besar. Menurutnya, angka putus sekolah terbanyak terjadi di tingkat SD, diikuti SMA, SMK, dan SMP.

"Jumlah anak tidak sekolah yang paling banyak ya di Jawa Barat karena jumlah penduduknya besar. Tapi kalau prosentase saya rasa mereka kecil. Yang putus sekolah paling banyak SD. Setelah itu SMA, SMK, dan SMP. Ini putus sekolah ini. Ini data yang saya dapatkan," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akui Salah, Oscar Piastri Minta Maaf ke Alex Albon atas Crash yang buat Pembalap Williams Itu DNF di F1 GP Kanada 2026

Akui Salah, Oscar Piastri Minta Maaf ke Alex Albon atas Crash yang buat Pembalap Williams Itu DNF di F1 GP Kanada 2026

Oscar Piastri mengakui kesalahannya setelah insiden dengan Alex Albon pada balapan utama pada F1 GP Kanada 2026 yang berlangsung sepanjang akhir pekan kemarin.
4 Pemain Ini Layak Menggantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday Juni 2026 usai Bek Sassuolo Terancam Absen

4 Pemain Ini Layak Menggantikan Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday Juni 2026 usai Bek Sassuolo Terancam Absen

Timnas Indonesia terancam kehilangan Jay Idzes di FIFA Matchday. Empat pemain ini bisa menjadi solusi saat Garuda menghadapi Oman dan Mozambik.
Terdampar di Grup AFF, Ini Respons Pesaing Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20

Terdampar di Grup AFF, Ini Respons Pesaing Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-20

Timnas Indonesia U-20 bergabung dengan Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 dengan juara bertahan Australia, Malaysia serta tuan rumah Laos. 
Satu Grup dengan Malaysia, Timnas Indonesia U-19 Berpeluang Bertemu Anak Bojan Hodak di Kualifikasi Piala Asia 2027

Satu Grup dengan Malaysia, Timnas Indonesia U-19 Berpeluang Bertemu Anak Bojan Hodak di Kualifikasi Piala Asia 2027

Timnas Indonesia U-19 berpeluang menghadapi Malaysia yang diperkuat Luka Hodak, anak Bojan Hodak, di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 nanti.
‎Profil Zazi Betari Landman, Atlet Snowboarding 14 Tahun yang Bermimpi Harumkan Nama Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2030

‎Profil Zazi Betari Landman, Atlet Snowboarding 14 Tahun yang Bermimpi Harumkan Nama Indonesia di Olimpiade Musim Dingin 2030

Zazi Betari Landman menjadi harapan baru Indonesia untuk tampil di Olimpiade Musim Dingin 2030 cabang olahraga snowboarding.
Suasana Haru Selimuti Pemakaman Jenazah Mahasiswa UGM dan Keluarganya yang Meninggal di Wisata Posong Temanggung

Suasana Haru Selimuti Pemakaman Jenazah Mahasiswa UGM dan Keluarganya yang Meninggal di Wisata Posong Temanggung

Duka menyelimuti Dusun Bendosari RT 04 RW 08, Desa Kebumen, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5/2026).

Trending

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Sosok Prihantini, Peneliti yang Diduga Membuat Riset Palsu Pakai AI Demi Jalan-jalan Gratis

Kasus tersebut pertama kali diungkap oleh epidemiolog Indonesia, Wa Ode Dwi Diningrat, yang hadir dalam konferensi ilmiah itu sebagai perwakilan Oxford University, Inggris.
Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM dan Tiga Anggota Keluarga Ditemukan Meninggal di Tenda Camping Posong Temanggung

Mahasiswa UGM bersama tiga anggota keluarganya ditemukan meninggal dunia di tenda camping Posong Temanggung. Polisi selidiki dugaan keracunan.
Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Sempat Hilang saat Pawai Juara Persib Bandung, Frans Putros Beri Reaksi Mengejutkan usai Ponselnya Ditemukan

Bek Persib Bandung, Frans Putros memberikan reaksi mengejutkan. Hal itu terjadi setelah ponsel diduga miliknya yang hilang saat pawai juara berhasil ditemukan.
‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

‎Thom Haye dan Shayne Pattynama Tetap Ikut TC Timnas Indonesia Meski Absen di FIFA Matchday, Ternyata Ini Alasannya

Dua pemain keturunan, Thom Haye dan Shayne Pattynama terpantau mengikuti latihan bersama Timnas Indonesia. Keduanya turut hadir di TC perdana meski sejatinya absen dalam FIFA Matchday Juni 2026.
Fabio Grosso Bisa Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Fabio Grosso Bisa Bawa Jay Idzes ke Fiorentina, Segini Mahar yang Perlu Dikeluarkan untuk Bek Timnas Indonesia

Laporan dari Italia mengatakan bahwa Jay Idzes bisa dibawa Fabio Grosso ke Fiorentina. Sang bek Timnas Indonesia bisa direkrut oleh La Viola pada bursa transfer musim panas.
Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati dalam Sebulan: dari Kiai Ashari di Pati hingga Pengasuh Ponpes di Pekalongan

Daftar kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati pada Mei 2026, mulai dari Kiai Ashari, pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati dan KH Abdul Khalim Fadlun, pengasuh Ponpes di Pekalongan.
Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Pemain Bergaji Rp6,3 Miliar Siap Suplai Bola untuk Megawati Hangestri, Ungkap Ambisi Besar Jadi Juara V-League

Setter andalan Hyundai Hillstate, Kim Da-in, siap menjadi tandem baru Megawati Hangestri di V-League 2026/2027. Pemain dengan bayaran tertinggi di Liga Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT