News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koperasi Merah Putih: Jalan Menuju Keadilan Ekonomi yang Nyata dan Berkelanjutan

Koperasi Merah Putih jadi strategi baru keadilan ekonomi nasional. Dengan target 80.000 koperasi, transformasi kelembagaan dan tata kelola jadi kunci sukses bangun ekonomi rakyat yang tahan krisis.
Kamis, 10 Juli 2025 - 22:50 WIB
Koperasi Merah Putih: Jalan Menuju Keadilan Ekonomi yang Nyata dan Berkelanjutan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dalam situasi global yang terus bergejolak, koperasi kembali mendapatkan tempat sebagai strategi pembangunan ekonomi yang tak hanya inklusif, tetapi juga berdaulat. Melalui program nasional Koperasi Merah Putih, pemerintah menargetkan lahirnya 80.000 koperasi baru yang diharapkan mampu mendorong pemerataan ekonomi di tengah ketimpangan struktur ekonomi nasional.

Koperasi bukan lagi sekadar formalitas administratif. Jika dikelola dengan sungguh-sungguh dan berbasis penguatan kelembagaan, koperasi dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang tahan banting terhadap krisis. Inilah yang menjadi semangat dari Koperasi Merah Putih—sebuah inisiatif untuk membangun kekuatan ekonomi rakyat dari bawah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dalam upaya membangun koperasi yang berkualitas, tantangan besar juga harus dihadapi. Permasalahan utama koperasi di Indonesia bukan semata keterbatasan digitalisasi, melainkan lemahnya tata kelola, minimnya kompetensi manajemen, serta belum optimalnya payung hukum yang melindungi para anggotanya. Tanpa perbaikan menyeluruh, koperasi hanya akan jadi proyek kuantitas, bukan kekuatan ekonomi rakyat yang sebenarnya.

Transformasi koperasi memerlukan rebranding besar-besaran yang melibatkan banyak pihak—dari negara hingga komunitas akar rumput. Hal ini mencakup penguatan SDM koperasi, pelatihan kepemimpinan, penciptaan duta koperasi, hingga membangun institusi pendidikan khusus koperasi seperti SMK atau sarjana koperasi.

Menanggapi urgensi tersebut, Wakil Ketua MPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dalam Diskusi Kebangsaan bertajuk “Koperasi Hebat, Indonesia Kuat” menyatakan bahwa koperasi adalah strategi kebangsaan dan bukan sekadar warisan sejarah. “Koperasi bukan nostalgia atau label kosong. Ini jalan khas Indonesia, lahir dari rahim sejarah bangsa, sebagai jalan tengah antara kapitalisme yang menindas dan sosialisme yang menafikan hak milik,” ungkap Ibas.

Ia menegaskan, Koperasi Merah Putih bukan sekadar proyek branding, tapi harus menjadi upaya besar yang berkualitas dan berdampak. “Kalau kita ingin bangun 80 ribu koperasi, maka kualitas dan tata kelolanya harus kita jaga. Tanpa transparansi, sistem manajemen yang sehat, dan pemimpin yang kompeten, maka digitalisasi sekalipun hanya akan mempercepat kegagalan,” ujar Ibas yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI.

Lebih jauh, Ibas menempatkan koperasi dalam kerangka geoekonomi dan geostrategi Indonesia. Di tengah krisis global—perang, inflasi pangan, hingga disrupsi rantai pasok—koperasi dapat menjadi pilar ketahanan ekonomi nasional. “Koperasi bukan hanya untuk keadilan ekonomi, tapi juga alat pertahanan ekonomi rakyat di tengah dunia yang penuh ketidakpastian,” tegasnya.

Ibas juga mengajak publik untuk belajar dari koperasi dunia seperti Mondragon (Spanyol), Fonterra (Selandia Baru), dan Zen-noh (Jepang). Ia menyebut bahwa mereka sukses bukan karena keberuntungan, tetapi karena menjalankan koperasi dengan skala besar, tata kelola profesional, dan dukungan penuh dari negara. “Pertanyaannya, kenapa mereka bisa dan kita belum? Karena kita belum serius menempatkan koperasi sebagai kekuatan ekonomi utama,” papar Ibas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir sambutannya, Ibas mengajak seluruh peserta untuk menjadikan koperasi sebagai proyek strategis masa depan bangsa. “Hari ini koperasi Indonesia belum masuk 100 besar dunia. Tapi itu bukan takdir. Itu soal niat dan strategi. Koperasi bukan masa lalu—koperasi adalah masa depan kita,” pungkasnya.

Diskusi ini juga menyerap aspirasi dari berbagai pegiat koperasi. Ihsan Firdaus, CEO Smartcoop.id menyoroti pentingnya narasi baru koperasi. “Rebranding koperasi harus dimulai dari tokoh bangsa seperti Mas Ibas. Digitalisasi memang penting, tapi kolaborasi antarwilayah, keberadaan duta koperasi, dan lembaga pendidikan koperasi juga tak kalah krusial,” jelas Ihsan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan

Akademisi Unhan Minta Publik Beri Prabowo Ruang dan Waktu Jalankan Strategi Pemerintahan

Menurut Zakky, berbagai isu yang berkembang belakangan ini, mulai dari dugaan penyadapan hingga kabar penangkapan sejumlah jenderal yang disebut dekat dengan Presiden
Mahasiswi S2 di Lampung Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kaprodi, Bermula saat Minta Tanda Tangan Tesis

Mahasiswi S2 di Lampung Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Kaprodi, Bermula saat Minta Tanda Tangan Tesis

Seorang mahasiswi magister di sebuah universitas di Lampung mengaku dapat tindak pelecehan seksual oleh terduga pelau yang notabene adalah Kaprodi saat tesis S2

Trending

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Duka Bobotoh dan Kekalahan Persib dari Java United, Beckham Putra: Bukan Hari yang Kami Harapkan

Persib harus akui keunggulan Java United pada pertandingan pekan ke-9 Super League 2026/2027. Gelandang Maung Bandung, Beckham Putra Nugraha, turut buka suara.
Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Viral Balita di Garut Diculik Pakai Mobil, Polres Garut Kejar Pelaku

Kapolres Garut AKBP Niko N. Adi Putra membenarkan adanya laporan penculikan anak kemudian yang viral di media sosial, pada Jumat (6/11/2026). 
Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak RS Gegara Antrean Pasien Mengular, Wali Kota Brasil Malah Pergoki Dua Dokter Bermesraan

Sidak rumah sakit buntut aduan masyarakat karena antrean kerap mengular, wali kota di Brasil ngamuk saat melihat dua petugas medis bermesraan di sebuah ruangan.
KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

KPK Lanjutkan Mendalami Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Bandung

Kasus tersebut bermula dari OTT KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan Summarecon di Bogor.
Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Viral Lansia di Pati Tewas di Tangan Suami Sendiri, Korban Ditemukan Bersimbah Darah, Netizen: Titel Haji Kelakuan Iblis

Seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial J diduga tewas secara mengenaskan di tangan suaminya sendiri yang berinisial H di Desa Sugihrejo, Kabupaten Pati.
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Bursa Transfer Liverpool: Demi Permata Liga Inggris, The Reds Siap Rogoh Kocek Lebih dari Rp1,7 Triliun

Liverpool mulai bergerak mencari calon penerus Virgil van Dijk untuk memperkuat lini pertahanan. Bek muda Brighton, Luka Vuskovic, kini masuk daftar teratas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT