News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mentan Bongkar Ada Peredaran Pupuk Palsu di Pasaran, Petani Terancam Dirugikan hingga Rp3,2 Triliun

Mentan Amran membongkar adanya peredaran pupuk palsu di pasaran yang berpotensi merugikan petani hingga mencapai triliunan rupiah secara nasional.
Sabtu, 12 Juli 2025 - 20:03 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap adanya temuan pupuk palsu yang beredar di pasar dan mengancam kesejahteraan petani.

Menurutnya, praktik ilegal ini bisa menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat besar, mencapai triliunan rupiah secara nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dampaknya tak hanya soal potensi kerugian material, tetapi juga bisa menjatuhkan petani ke jurang kebangkrutan.

Mirisnya, banyak dari petani membeli pupuk menggunakan dana pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang justru berisiko gagal bayar apabila hasil panen anjlok akibat pupuk tidak berkualitas.

Temuan ini menjadi perhatian serius pemerintah, karena menyangkut langsung nasib petani dan stabilitas sektor pertanian nasional.

"Bayangkan, kalau pupuknya palsu, itu kerugian petani, baru kita temukan di lima (jenis) pupuk palsu (potensi kerugian petani) Rp3,2 triliun. Tapi, ini bukan Rp3,2 triliunnya, petaninya langsung bangkrut, ini pinjaman, pinjaman KUR," kata Mentan di Makassar, Sabtu (12/7/2025).

Meski belum merinci secara lengkap jenis dan lokasi pupuk palsu yang ditemukan, Amran menegaskan tidak akan memberi ruang bagi pelaku pemalsuan pupuk.

Mentan memastikan proses hukum akan berjalan dan tindakan tegas akan diambil sesuai peraturan yang berlaku.

Ia menyayangkan masih adanya pihak yang dengan sengaja memanfaatkan kelemahan sistem demi keuntungan pribadi, dengan cara merugikan petani kecil.

Menurutnya, praktik semacam itu harus segera diberantas demi menciptakan ekosistem pertanian yang sehat dan berkelanjutan.

Amran menegaskan komitmennya untuk terus memajukan sektor pertanian. Ia menyatakan bahwa selama kepemimpinannya di Kementerian Pertanian, fokus utama adalah meningkatkan kesejahteraan petani dan membebaskan mereka dari praktik curang yang merugikan.

"Ini tegak, ini kita harus bereskan. Selama kami di pertanian, kami fokus, kami betul-betul ingin pertanian Indonesia berjaya," ucap Mentan.

Lebih lanjut, Andi Amran juga menyampaikan target jangka panjangnya untuk membawa Indonesia menjadi negara dengan ketahanan pangan yang kuat.

Komitmen ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia melalui program swasembada.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami ingin Indonesia menjadi lumbung pangan dunia seperti perintah Bapak Presiden," ucap Mentan.

Temuan pupuk palsu ini tentu ancaman serius bagi petani dan wajib menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian. Pemerintah diharapkan segera memperkuat pengawasan dan menutup celah distribusi pupuk ilegal, agar petani tidak terus dirugikan. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rumah Hingga Minimarket Milik Fadia Arafiq Disita KPK, Diduga Dibeli Hasil Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Rumah Hingga Minimarket Milik Fadia Arafiq Disita KPK, Diduga Dibeli Hasil Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyitaan terhadap sejumlah aset milik Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq sejak tanggal 15-16 Juni 2026.
Penguatan Daya Saing Industri, APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat

Penguatan Daya Saing Industri, APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat

Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) mendorong pemerintah untuk menyempurnakan sejumlah regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan berikat, fasilitas kepabeanan, serta iklim investasi nasional.
Ombudsman Kalsel Diminta Tetap Kawal Putusan MA Soal Eksekusi Saat Pergantian Kepala BPN Banjarbaru

Ombudsman Kalsel Diminta Tetap Kawal Putusan MA Soal Eksekusi Saat Pergantian Kepala BPN Banjarbaru

Perombakan pada posisi Kepala Kantor Pertanahan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Ahmad Suhaimi ke Riyanto S. Tosse menjadi titik harapan baru bagi David Pangestu selaku warga Banjarmasin.
Wakili Prabowo di KTT ASEAN-Rusia, Sugiono Bawa Misi Kerja Sama Ketahanan Pangan dan Energi

Wakili Prabowo di KTT ASEAN-Rusia, Sugiono Bawa Misi Kerja Sama Ketahanan Pangan dan Energi

Presiden RI, Prabowo Subianto mengutus Menteri Luar Negeri Sugiono sebagai Head of Delegation mewakilinya untuk membawa sejumlah agenda strategis pada Indonesia Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Peringatan 35 Tahun Kemitraan ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia, pada 17-18 Juni 2026.
Jelang Muktamar NU ke-35, Menag Nasaruddin Umar Dapat Dukungan Duduki Posisi Ketum PBNU

Jelang Muktamar NU ke-35, Menag Nasaruddin Umar Dapat Dukungan Duduki Posisi Ketum PBNU

Sejumlah pihak turut memberikan pandangannya menjelang berlangsungnya Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35.
Mobilitas Diprediksi Meningkat Saat Momen Libur Sekolah, Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Infrastruktur

Mobilitas Diprediksi Meningkat Saat Momen Libur Sekolah, Jasa Marga Lakukan Pemeliharaan Infrastruktur

Memasuki musim libur sekolah, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan preservasi rutin dan preventif pada sejumlah ruas jalan tol yang dikelola perseroan guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat.

Trending

Mengerikan Aksi Perampokan Sasar Perumahan Elit Menteng Hingga Jatuhnya Korban

Mengerikan Aksi Perampokan Sasar Perumahan Elit Menteng Hingga Jatuhnya Korban

Seorang pria berinisial MAH diduga menjadi korban perampokan di perumahan elite kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/6/2026).
Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Tren PTM Tingkat Kronis Meningkat, IFI Minta Kebijakan Rujukan Fisioterapi Dirombak

Ikatan Fisioterapi Indonesia (IFI) menyebut adanya peningkatan tren penyakit tidak menular (PTM) dengan kategori kronis bagi masyarakat.
Faktor Ekonomi Jadi Pemicu? Ini Daftar Provinsi dengan Kriminalitas Tertinggi di Indonesia 2026, Narkoba Masih Mengancam

Faktor Ekonomi Jadi Pemicu? Ini Daftar Provinsi dengan Kriminalitas Tertinggi di Indonesia 2026, Narkoba Masih Mengancam

Kriminalitas di Indonesia masih tinggi pada 2026. Benarkah faktor ekonomi menjadi motif utama kejahatan? Simak daftar provinsi dengan tingkat kriminalitas tertinggi, tren narkoba
Ombudsman Kalsel Diminta Tetap Kawal Putusan MA Soal Eksekusi Saat Pergantian Kepala BPN Banjarbaru

Ombudsman Kalsel Diminta Tetap Kawal Putusan MA Soal Eksekusi Saat Pergantian Kepala BPN Banjarbaru

Perombakan pada posisi Kepala Kantor Pertanahan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Ahmad Suhaimi ke Riyanto S. Tosse menjadi titik harapan baru bagi David Pangestu selaku warga Banjarmasin.
Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Dibikin Merinding, Red String Theory Timnas Indonesia di Piala Dunia

Seakan hampir berjodoh, ternyata Red String Theory juga terjadi pada Timnas Indonesia dan Piala Dunia. Dari mulai Belanda sebagai timnas pusat hingga nasib buruk menimpa lawan Skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia. 
Kejagung Tetapkan Tersangka, KPK Pilih Tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus Mega Korupsi Program MBG

Kejagung Tetapkan Tersangka, KPK Pilih Tak Lanjutkan Penyelidikan Kasus Mega Korupsi Program MBG

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyebut bahwa pihaknya untuk sementara waktu tidak melakukan penyelidikan terkait tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT