News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siloam Hospitals Gunakan Teknologi Pembedahan Robotik Da Vinci Xi Termutakhir, Pasien Pertama Pulih Lebih Cepat

Sagita Saraswaty, pasien yang menjalani pembedahan dengan metode bedah robotik untuk kasus pengangkatan kista ovarium dan miom mengakui pulih lebih baik.
Minggu, 20 Juli 2025 - 15:18 WIB
Siloam Hospital Gunakan Teknologi Pembedahan Robotik Da Vinci Xi Termutakhir, Pasien Pertama Pulih Lebih Cepat
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Siloam Hospitals telah mengaplikasikan metode pembedahan paling mutakhir di dunia yang kini hadir pertama di Indonesia, teknologi bedah robotik Da Vinci Xi (baca: eks-ai). Bertempat di Siloam Hospitals Kebon Jeruk, Jakarta Barat, operasi pertama menggunakan  teknologi bedah robotik asal Amerika Serikat ini telah dilakukan sejak bulan Mei 2025. 

Adalah Sagita Saraswaty, pasien yang menjalani pembedahan dengan metode bedah robotik untuk kasus pengangkatan kista ovarium dan miom mengakui semuanya berjalan lebih baik dari yang diperkirakan. Selain pemulihan lebih cepat, ia menyatakan rasa nyeri pascabedah jauh lebih ringan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai pasien pertama yang menjalani pembedahan robotik Da Vinci Xi, Sagita membagikan pengalamannya dalam sebuah diskusi panel yang dihadiri para dokter spesialis urologi, digestif, dan ginekologi Siloam Hospitals di Jakarta pada Rabu (16 Juli 2025). Sagita menceritakan bahwa pada awalnya ia merasa ragu sekaligus cemas mendengar kata robot bedah dari para dokter spesialis Siloam Hospitals Kebon Jeruk. 

Dia membayangkan sebuah proses pembedahan yang rumit, menyakitkan dengan pemulihan yang lama. Namun, setelah mendapatkan penjelasan bahwa semua tindakan bedah robotik tetap dikendalikan penuh oleh dokter spesialis Siloam Hospitals Kebon Jeruk yang terlatih dan berpengalaman, ia pun merasa tenang.

“Saat menjalani pembedahan dengan teknologi ini, saya merasa lebih nyaman dan tenang. Nyeri hampir tidak ada bahkan pemulihan jauh lebih cepat dari yang saya bayangkan. Saya kira akan butuh waktu lama di rumah sakit. Ternyata hanya dalam tiga hari saya sudah pulang. Saya bisa jalan sendiri ke kamar mandi keesokan harinya. Dalam seminggu saya sudah bisa kembali bekerja ringan. Dukungan dokter dan teknologi robotik ini membuat saya merasa aman. Kekhawatiran saya berganti rasa syukur karena bisa segera kembali menjalani rutinitas,” ujar Sagita.

Pengalaman Sagita mencerminkan transformasi nyata perkembangan teknologi medis, terutama bedah robotik, bagi pasien. Tindakan operasi dengan metode pembedahan paling mutakhir di dunia yang kini hadir pertama di Indonesia, bedah robotik Da Vinci Xi, berjalan lancar dan tidak hanya meningkatkan presisi dalam proses pembedahan, tetapi juga memberi dampak positif dengan mengembalikan kepercayaan diri dan kualitas hidup pasien.

Siloam Hospitals secara resmi telah meluncurkan teknologi bedah robotik Da Vinci Xi yang dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin pada Rabu, 16 Juli 2025. Peluncuran Da Vinci Xi ini menjadi langkah bersejarah dalam layanan kesehatan modern di Tanah Air. 

Manfaat Luas

Saat ini, Siloam Hospitals telah memiliki para dokter spesialis yang telah melakukan pelatihan tambahan dan sertifikasi penggunaan Da Vinci Xi. Mereka adalah Prof. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, SpU (K), FICRS, PhD, dr. Marto Sugiono, SpU (K), FRCS-Urology (UK), dr. Ferdhy Suryadi Suwandinata, SpOG-KFER, dan DR. dr. Wifanto Saditya Jeo, SpB-KBD.

dr. Marto Sugiono SpU (K) mennggambarkan bagaimana Da Vinci Xi membawa pengalaman baru bagi tenaga medis. “Kontrol ergonomis dan sistem robotik yang menerjemahkan gerakan tangan ke dalam gerakan mikro memungkinkan kami bekerja lebih presisi, bahkan untuk prosedur yang kompleks dan berdurasi panjang. Hasilnya, waktu operasi bisa lebih efisien, dan pasien merasakan manfaat pemulihan lebih cepat,” ujarnya.

dr. Marto Sugiono SpU (K) menambahkan, Da Vinci Xi bukan sekadar alat, tetapi simbol transformasi layanan kesehatan di Indonesia. Teknologi ini, kata dia, memberikan hasil pembedahan yang lebih baik, risiko minimal, dan kualitas hidup pasien yang lebih optimal. Sebuah lompatan besar menuju masa depan bedah presisi. Dengan menghadirkan robotik Da Vinci Xi, Siloam Hospitals Kebon Jeruk menegaskan komitmennya untuk menjadi pelopor layanan kesehatan modern di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prof. dr. Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid, SpU (K) juga mengungkapkan potensi besar penggunaan teknologi ini di bidang urologi, khususnya untuk pasien kanker prostat. “Kamera 3D-HD Da Vinci Xi memberikan visualisasi luar biasa hingga ke struktur saraf dan pembuluh darah terkecil. Ini memungkinkan kami mempertahankan fungsi vital pasien, seperti kontrol kandung kemih dan fungsi ereksi, yang sebelumnya sulit dicapai,” katanya.

Keunggulan Da Vinci Xi juga dirasakan di bidang ginekologi. dr. Ferdhy Suryadi Suwandinata, SpOG-KFER menjelaskan bahwa teknologi robot bedah Da Vinci Xi memudahkannya dalam mengangkat miom besar dengan sayatan dan rasa nyeri yang minimal, sambil tetap menjaga anatomi rahim. “Bahkan, banyak pasien dapat beraktivitas normal dalam waktu tiga hari setelah operasi,” ujarnya saat ditanya mengenai alasan memilih penggunaan robotik Da Vinci untuk ginekologi. (hsb)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT