GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Peran Sukuk Hijau dan Instrumen Islamic Finance dalam Mendukung Pendanaan Iklim dan Elektromobilitas di Indonesia

Instrumen keuangan berbasis syariah, seperti sukuk hijau, memainkan peran strategis dalam menjawab bagaimana pasar komoditas mempengaruhi ekonomi berkelanjutan.
Rabu, 23 Juli 2025 - 17:03 WIB
Ilustrasi Trading
Sumber :
  • Pexel/Anna Nekrashevich

Jakarta, tvOnenews.com - Di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan untuk transisi menuju transportasi ramah lingkungan, muncul pertanyaan penting seperti apa itu trading forex, apa itu stock trading, dan bagaimana pasar komoditas mempengaruhi ekonomi berkelanjutan.

Instrumen keuangan berbasis syariah, seperti sukuk hijau, memainkan peran strategis dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, sekaligus menyediakan saluran pendanaan yang sesuai dengan prinsip syariah dan ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sukuk hijau adalah Surat Berharga Syariah Negara yang dana hasil penerbitannya digunakan untuk membiayai proyek-proyek berkelanjutan, termasuk energi baru dan terbarukan, transportasi bersih, pengelolaan limbah, serta infrastruktur hemat energi.

Pertama kali diterbitkan oleh pemerintah Indonesia pada tahun 2018 senilai USD1,25 miliar, sukuk ini juga diluncurkan dalam bentuk ritel untuk menarik minat investor domestik. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa instrumen syariah dapat meningkatkan partisipasi publik dalam proyek iklim nasional.

Jumlah penerbitan sukuk hijau Indonesia terus meningkat. Antara tahun 2018 hingga 2021, pemerintah menerbitkan sukuk hijau global dan sukuk hijau ritel, dengan total dana mencapai miliaran dolar dan triliunan rupiah.

Dana ini mendukung pembangunan pembangkit listrik geothermal di Sumatera Utara, pengembangan transportasi publik rendah emisi, hingga proyek konservasi hutan. Dengan demikian, sukuk hijau tidak hanya memenuhi kebutuhan pembiayaan tetapi juga mencuri perhatian investor global dan domestik.

Instrumen Islamic finance lainnya, seperti green waqf dan pembiayaan murabaha hijau, juga semakin diadopsi. Green waqf menawarkan donasi berbasis wakaf untuk proyek ekologis—misalnya pemulihan hutan dan pengelolaan lahan konservasi. Meski saat ini baru sebagian kecil waqf yang diarahkan untuk lingkungan, potensi tumbuhnya cukup besar karena melibatkan komunitas muslim yang ingin menggabungkan nilai agama dan alam.

Penerbitan sukuk hijau didukung oleh regulasi dari OJK yang mengatur standar green bond dan sukuk sejak 2017. Kerangka kerja ini memastikan bahwa penggunaan dana transparan dan diverifikasi oleh lembaga independen. Di sisi pasar, muncul kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran investor, memperkuat mekanisme pelaporan dampak, serta mengembangkan benchmark syariah yang memudahkan penerbitan berikutnya.

Sejalan dengan tren global yang menuntut standar ESG, Indonesia menggunakan sukuk hijau sebagai alat untuk memenuhi komitmen Paris Agreement dan target net zero emission pada 2060. Pendanaan yang berasal dari sukuk hijau menghimpun sumber daya publik dan swasta, sehingga beban pemulihan iklim tidak hanya disandarkan pada APBN atau donor internasional.

Sektor elektromobilitas juga mendapat perhatian khusus. Kendaraan listrik seperti bus dan kereta ringan memerlukan infrastruktur pengisian daya, baterai, dan integrasi jaringan listrik.

Proyek-proyek ini cocok didanai melalui sukuk hijau karena menghasilkan manfaat lingkungan dan sosial. Pemerintah dan BUMN sedang dalam tahap pemetaan pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik (SPKLU) dan jalur transportasi publik ramah lingkungan yang layak untuk dibiayai oleh investor syariah.

Instrumen Islamic finance memberi keunggulan terhadap obligasi konvensional karena struktur bagi hasilnya sesuai prinsip syariah, bebas riba, tidak mengandung gharar, dan berbasis aset.

Hal ini juga selaras dengan nilai Islam yang mendorong tanggung jawab lingkungan. Selain itu, sukuk hijau dapat menarik investor dari negara-negara Timur Tengah dan Asia yang mencari produk investasi halal dan berkelanjutan.

Namun, tantangan tidak sedikit. Dibutuhkan sumber daya dan kapabilitas penerbit dan pengawas untuk audit dan pelaporan dampak proyek, serta pembentukan standar dan regulasi yang seragam agar investor memiliki kepercayaan. Selain itu, edukasi publik dan literasi keuangan syariah perlu ditingkatkan agar sukuk hijau dapat menjadi instrumen yang benar-benar inklusif.

Dalam memaksimalkan peran sukuk hijau, kolaborasi lintas sektor penting dilakukan pemerintah, OJK, perbankan syariah, BUMN, dan lembaga internasional perlu bekerja sama merancang mekanisme blended finance, insentif pajak, dan jaminan kredit untuk memperkaya portofolio instrumen hijau dan menurunkan risiko investasi.

Selain itu, para pelaku pasar yang ingin memanfaatkan peluang yang muncul dari pendanaan iklim dan elektromobilitas bisa belajar lebih dari sektor keuangan digital dan global, termasuk instrumen seperti trading forex dan stock trading.

Platform seperti HFM menyediakan akses untuk mendapatkan wawasan dari berbagai pasar, termasuk instrumen Islamic finance, meskipun untuk instrumen seperti sukuk hijau perdagangan biasanya dilakukan melalui bursa dan lembaga resmi.

Dengan memanfaatkan inovasi keuangan syariah, Indonesia memposisikan diri sebagai pelopor pendanaan iklim yang inklusif, beretika, dan sesuai nilai lokal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sukuk hijau dan instrumen Islamic finance tidak hanya menjawab kebutuhan modal, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan, sambil menetapkan model pembiayaan yang relevan untuk masa depan. (rpi)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Fans Inter Milan Full Senyum! Fabrizio Romano Buka Suara soal Rumor Arsenal Gaet Francesco Pio Esposito di Bursa Transfer

Fans Inter Milan Full Senyum! Fabrizio Romano Buka Suara soal Rumor Arsenal Gaet Francesco Pio Esposito di Bursa Transfer

Kabar mengenai ketertarikan Arsenal terhadap wonderkid Inter Milan, Francesco Pio Esposito sempat memancing perhatian publik.
Ihsan Tarore Ungkap Caranya Mencintai Denada di Masa Lalu

Ihsan Tarore Ungkap Caranya Mencintai Denada di Masa Lalu

​​​​​​​Ihsan Tarore ungkap caranya mencintai Denada di masa lalu, menerima apa adanya tanpa cari tahu latar belakang, tetap support meski sudah berpisah.
Temukan Penerus Hakan Calhanoglu, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Si Putra Legenda yang Bersinar di Liga Belgia Musim Panas Nanti

Temukan Penerus Hakan Calhanoglu, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Si Putra Legenda yang Bersinar di Liga Belgia Musim Panas Nanti

Raksasa Italia, Inter Milan, dikabarkan memantau ketat perkembangan bintang muda Serbia, Aleksandar Stankovic, usai tampil gemilang di laga derby Brugge.
Sambut Ramadhan, Gubernur Khofifah Bagikan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

Sambut Ramadhan, Gubernur Khofifah Bagikan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

Sambut Bulan Ramadhan 1447 Hijriah, Gubernur Khofifah bagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu
4 Fakta Menarik Usai Duel Bali United vs Persija Jakarta: Debut Mauro Zijlstra hingga Rusaknya Momen Ulang Tahun Tuan Rumah

4 Fakta Menarik Usai Duel Bali United vs Persija Jakarta: Debut Mauro Zijlstra hingga Rusaknya Momen Ulang Tahun Tuan Rumah

Mulai dari debut Mauro Zijsltra hingga rusaknya momen hari jadi tuan rumah, inilah fakta menarik setelah laga Bali United vs Persija Jakarta, Minggu (15/2).
Berhasil Patahkan Kutukan di Pulau Dewata, Ricky Nelson Ungkap Kunci Sukses Persija Bungkam Bali United

Berhasil Patahkan Kutukan di Pulau Dewata, Ricky Nelson Ungkap Kunci Sukses Persija Bungkam Bali United

Asisten pelatih Persija, Ricky Nelson, mengungkapkan kunci utama timnya mampu menumbangkan Bali United. Ia menegaskan kemenangan itu tidak datang begitu saja.

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Persija Jakarta Menang! Performa Mauro Zijlstra Malah Jadi Sorotan Serius

Asisten pelatih Persija Jakarta Ricky Nelson memberikan komentarnya terkait debut Mauro Zijlstra pada laga pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Termasuk Jay Idzes, Tiga Penggawa Kasih Kabar Baik

Hasil Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Termasuk Jay Idzes, Tiga Penggawa Kasih Kabar Baik

Ada tiga penggawa Timnas Indonesia yang memberikan kabar baik dari aksinya bersama klub-klub pada Minggu (15/2/2026) kemarin. Salah satu di antaranya adalah Jay Idzes.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT