GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tiga Fakta soal Food Station, BUMD Jakarta yang Disorot Karena Beras Oplosan

Food Station Tjipinang disorot karena dugaan beras oplosan. Prabowo Subianto marah besar. Ini tiga fakta mencengangkan yang bikin DPRD DKI ikut turun tangan.
Sabtu, 26 Juli 2025 - 08:01 WIB
Dirut Food Station: Pasokan Beras di PIBC Dipastikan Aman
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dugaan pengoplosan beras oleh BUMD milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ), mencuat dan langsung menyita perhatian publik nasional. Kasus ini bahkan membuat Presiden RI Prabowo Subianto murka dan menginstruksikan tindakan tegas kepada para penegak hukum.

Food Station, sebagai perusahaan yang menyuplai pangan utama bagi warga Ibu Kota, tengah diperiksa Bareskrim Polri atas tuduhan mencampur beras kualitas premium dengan beras mutu di bawahnya. Wakil Ketua DPRD Jakarta, Basri Baco, menyebut pihaknya akan segera memanggil Food Station ke Komisi B untuk meminta penjelasan terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau benar terjadi, akan kita tindak untuk memberi efek jera. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena membeli beras premium, tapi kualitasnya medium,” tegas Baco.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melalui staf khususnya, Chico Hakim, memastikan Food Station akan tetap beroperasi meski tengah diperiksa, sambil menunggu hasil penyelidikan Satgas Pangan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga memanggil manajemen Food Station pada Selasa (22/7/2025) untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran mutu dan takaran beras. Dalam keterangannya, Chico Hakim menegaskan bahwa pertemuan itu bertujuan agar semua proses berjalan secara transparan. Meski tengah dalam proses hukum, Food Station tetap menjalankan perannya sebagai pemasok bahan pangan utama warga Jakarta.

Prabowo Subianto: Ini Pengkhianatan terhadap Bangsa

Presiden Prabowo tidak menahan amarahnya ketika membahas kasus ini di hadapan ribuan kepala daerah. Ia menyebut praktik beras oplosan sebagai tindakan pengkhianatan terhadap bangsa dan rakyat.

“Mereka sengaja melakukan ini agar Indonesia tetap miskin. Ini pengkhianatan! Saya perintahkan Kapolri dan Jaksa Agung, usut, tindak!” ucap Prabowo lantang.

Bahkan, Prabowo memberi dua ultimatum kepada para pelaku: kembalikan kerugian negara senilai Rp100 triliun, atau penggilingan beras mereka akan disita. “Kalau tidak bisa mengembalikan, kita tutup itu penggilingan-penggilingan padi yang brengsek itu,” tegasnya.

3 Fakta Mencengangkan Soal Food Station dan Kasus Beras Oplosan

1. Terseret Pemeriksaan Bareskrim bersama Raksasa Pangan Nasional

Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) diperiksa bersama sejumlah produsen besar seperti Wilmar Group, Belitang Panen Raya, dan Japfa Group. FSTJ ditelusuri atas produk Setra Pulen, Setra Ramos, dan Beras Premium Alfamidi, yang tersebar di Aceh, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, hingga Jawa Barat.

2. Dituding Langgar Mutu dan Takaran, Tapi Masih Dibela Pemprov DKI

Meski tengah diperiksa, Wakil Gubernur DKI Rano Karno dan Kepala Dinas KPKP DKI Hasudungan Sidabalok tampak membela Food Station. Mereka menyatakan bahwa produk telah diuji di laboratorium terakreditasi dan menyebut tudingan dari pemerintah pusat—yakni dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman—tidak benar.

“Saya dapat laporan dari Food Station, itu tidak benar. Tapi kami akan audit lewat Inspektorat,” kata Rano.

3. DPRD DKI dan Publik Desak Audit Independen

Desakan untuk melakukan audit independen terhadap Food Station makin keras. DPRD Jakarta berjanji akan membongkar semua fakta. Meski Pemprov lebih memilih jalur audit internal, publik menuntut transparansi total.

Bahkan, penelusuran sidak yang dilakukan Polda Metro Jaya di Pasar Induk Cipinang menguatkan temuan adanya praktik pencampuran beras dengan kualitas di bawah standar yang dijual dengan harga premium.

Pemprov DKI: Jangan Tutup-Tutupi, Jelaskan Apa Adanya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku telah menjalin komunikasi langsung dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk menindaklanjuti temuan tersebut. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan meminta seluruh jajarannya tidak menyembunyikan fakta sekecil apa pun.

“Saya sudah sampaikan, semua harus bertanggung jawab. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Keterbukaan itu penting,” tegas Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/7).

Lebih lanjut, ia meminta jika memang ada penilaian yang keliru terhadap Food Station, maka penjelasan yang objektif dan transparan harus diberikan ke publik.

“Kalau memang tidak seperti yang dituduhkan, ya sampaikan sejujurnya. Tapi kalau salah, jangan lindungi,” tambahnya.

Pramono juga menegaskan bahwa dirinya tidak akan mencampuri proses hukum, dan menyerahkan sepenuhnya pada aparat penegak hukum.

“Kalau itu masuk ranah hukum, itu urusan aparat. Saya tidak akan ikut campur,” pungkasnya.

Apakah Food Station Bersalah?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini belum menemukan ujung. Namun, keterlibatan nama besar seperti Food Station dan marahnya seorang Presiden menjadi sinyal bahwa dugaan beras oplosan bukan sekadar isapan jempol. Jika terbukti, maka publik patut menuntut pertanggungjawaban setimpal, tidak hanya dari produsen, tetapi juga dari pejabat daerah yang selama ini memberi perlindungan.

Kini, semua pihak menanti hasil penyelidikan lanjutan Satgas Pangan dan langkah tegas dari DPRD DKI Jakarta. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan Kawasan Hutan

Polres Bengkalis Tetapkan Tersangka Kasus Perambahan Kawasan Hutan

Jajaran Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan satu orang tersangka dalam perkara tindak pidana menduduki kawasan hutan tanpa izin yang merupakan pengembangan
Jadwal Duel Tinju Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr Bocor, Ini Tanggal dan Lokasinya

Jadwal Duel Tinju Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr Bocor, Ini Tanggal dan Lokasinya

Duel tinju dunia antara dua legenda yakni Mike Tyson vs Floyd Mayweather Jr nampaknya akan segera terwujud karena jadwal dan lokasinya bocor ke publik.
Apakah Boleh Shalat Tarawih Tidak pakai Mukena?

Apakah Boleh Shalat Tarawih Tidak pakai Mukena?

Mengingat masuk bulan ramadhan 2026, bakal ada shalat tarawih. Bagaimana hukum mengenakan pakai mukena?
Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem

Max Verstappen Buat Tes Pramusim F1 2026 di Bahrain Makin Memanas, Berani Sebut Mercedes Lakukan Sandbagging Ekstrem

Tes pramusim F1 2026 di Bahrain makin panas jelang seri pembuka. Max Verstappen menuding Mercedes melakukan sandbagging atau menyembunyikan performa aslinya.
Imbas Kasus Korupsi Importasi Barang di Bea Cukai, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Impor

Imbas Kasus Korupsi Importasi Barang di Bea Cukai, KPK Dorong Pembenahan Tata Kelola Impor

KPK menemukan dugaan setoran rutin dari pihak perusahaan kepada sejumlah oknum pada Ditjen Bea dan Cukai untuk mempertahankan pengaturan jalur impor.
Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Dibuka Secara Resmi oleh Pramono Anung 'Tak Menjadi' Pedagang Festival Bandeng di Jakarta Bebas dari Aksi Pungli Ormas

Festival Bandeng kembali berlangsung di Pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sebagai momen peringatan perayaan Imlek pada tiap tahunnya.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

Daftar 3 Pemain Keturunan Top yang Tak Perlu Dinaturalisasi untuk Bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Series, John Herdman Tertarik?

John Herdman bisa langsung memanggil tiga pemain keturunan tanpa naturalisasi untuk FIFA Series 2026. Elkan Baggott, Ezra Walian, dan Cyrus Margono siap perkuat Timnas Indonesia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT