News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PPATK: 150 Ribu Rekening Nganggur Tampung Uang Haram Sejak 2020

Selain itu, lebih dari 50 ribu rekening tidak ada aktifitas transaksi rekening sebelum teraliri dana ilegal.
Selasa, 29 Juli 2025 - 13:04 WIB
Ilustrasi kejahatan perbankan
Sumber :
  • Pixabay

Jakarta, tvOnenews.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap 150 ribu rekening adalah nominee. Rekening ini digunakan untuk peretasan dan hal lainnya yang melawan hukum. 

Temuan itu berdasarkan hasil analisis ataupun hasil pemeriksaan PPATK sejak tahun 2020. Selain itu, PPATK menemukan, sebanyak lebih dari 1 juta rekening diduga terkait dengan tindak pidana. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koordinator Kelompok Substansi Humas PPATK, M Natsir Kongah, mengatakan dari 1 juta rekening tersebut, lebih dari 150 ribu rekening adalah nominee. Rekening tersebut diperoleh dari aktivitas jual beli rekening, peretasan atau hal-hal lain secara melawan hukum.

"Terdapat lebih dari 150 ribu rekening adalah nominee, di mana rekening tersebut diperoleh dari aktivitas jual beli rekening, peretasan atau hal lainnya secara melawan hukum," kata Natsir dalam keterangan tertulis, Selasa (29/7/2025).

Rekening tersebut selanjutnya digunakan untuk menampung dana dari hasil tindak pidana, yang kemudian menjadi tidak aktif/dormant. Selain itu, lebih dari 50 ribu rekening tidak ada aktifitas transaksi rekening sebelum teraliri dana ilegal.

PPATK pun memutuskan untuk menghentikan sementara transaksi pada rekening dormant atau rekening yang tidak digunakan untuk transaksi selama tiga bulan lebih. Data rekening diperoleh berdasarkan laporan dari perbankan.

Sepanjang lima tahun terakhir, PPATK menyebut maraknya penggunaan rekening dormant yang tanpa diketahui/disadari pemiliknya menjadi target kejahatan. 

Hal itu antara lain digunakan untuk menampung dana-dana hasil tindak pidana, jual beli rekening, peretasan, penggunaan nominee sebagai rekening penampungan, transaksi narkotika, korupsi, serta pidana lainnya.

"Dana pada rekening dormant diambil secara melawan hukum baik oleh internal bank maupun pihak lain dan rekening dormant yang tidak diketahui pemiliknya (tidak pernah dilakukan pengkinian data nasabah). Selain itu, rekening dormant tetap memiliki kewajiban untuk melakukan pembayaran biaya administrasi kepada bank hingga banyak rekening dormant dananya habis serta ditutup oleh pihak bank," bebernya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Degan maraknya penyalahgunaan rekening dormant serta setelah dilakukan upaya pengkinian data nasabah, berdasarkan data yang diperoleh dari perbankan pada 15 Mei 2025 PPATK menghentikan sementara transaksi pada rekening yang dikategorikan dormant. Dalam hal ini uang nasabah dipastikan tetap aman dan 100% utuh.

"PPATK melakukan upaya perlindungan rekening nasabah, tentunya agar hak dan kepentingan nasabah bisa terlindungi - uang nasabah tetap aman dan 100% utuh," tegasnya. (nba)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PT Solusi Tunas Pratama Tbk Siap Tinggalkan Bursa, SUPR Go Private Usai Gagal Penuhi Free Float

PT Solusi Tunas Pratama Tbk Siap Tinggalkan Bursa, SUPR Go Private Usai Gagal Penuhi Free Float

PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) resmi rencana go private dan delisting dari BEI setelah gagal penuhi free float, Protelindo siapkan tender Rp45.000.
Rare Earth Indonesia Diburu Dunia, Maroef Sjamsoeddin: Jangan Sampai Diganggu Aktivitas Tambang Ilegal

Rare Earth Indonesia Diburu Dunia, Maroef Sjamsoeddin: Jangan Sampai Diganggu Aktivitas Tambang Ilegal

Kekayaan Indonesia terutama sumber daya alam berupa rare earth atau tanah jarang sedang diperebutkan dunia. Meski demikian, pasokan domestik terancam bayang
Terima Kasih Inter Milan! Manuver Transfer Nerazzurri untuk Tambal Lini Belakang Bisa Bikin Juventus Cuan Musim Panas Nanti

Terima Kasih Inter Milan! Manuver Transfer Nerazzurri untuk Tambal Lini Belakang Bisa Bikin Juventus Cuan Musim Panas Nanti

Inter Milan bergerak cepat dalam menyusun rencana memperkuat lini belakang mereka musim depan. Di tengah panasnya rumor soal masa depan Alessandro Bastoni.
Menebar Narasi Makar! Asosiasi Presisi Kecam Pernyataan Saiful Mujani

Menebar Narasi Makar! Asosiasi Presisi Kecam Pernyataan Saiful Mujani

Asosiasi Presisi merupakan perkumpulan penyelenggara riset persepsi publik  Indonesia yang memiliki keanggotaan 32 lembaga survei, mengecam Saiful Mujani mene
Sebelum Lecehkan Korban, Polisi Ungkap Taksi Online di Jakpus Sempat Ajak Kencan dan Tanya Soal Open BO

Sebelum Lecehkan Korban, Polisi Ungkap Taksi Online di Jakpus Sempat Ajak Kencan dan Tanya Soal Open BO

Kronologi sopir taksi online di Jakarta Pusat cabuli penumpang, dari ajak kencan hingga kekerasan di mobil, pelaku kini ditangkap polisi.
Pramono Imbau Masyarakat Tak Panic Buying Terkait Kenaikan Harga Bahan Pokok

Pramono Imbau Masyarakat Tak Panic Buying Terkait Kenaikan Harga Bahan Pokok

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat tidak panik di tengah isu kenaikan harga sejumlah bahan pokok hingga plastik.

Trending

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Solo, Ada Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 pekan ini, di mana ada sejumlah big match termasuk Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska dan LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di seri Solo.
Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top Skor Final Four Proliga 2026 Putri: Irina Voronkova Terlalu Hebat, Megawati Hangestri Bukan Satu-satunya Pemain Lokal di 10 Besar

Top skor final four Proliga 2026, di mana para pemain Jakarta Pertamina Enduro mendominasi termasuk Irina Voronkova menjadi pemain tersubur dan Megawati Hangestri menyusul.
Sepulangnya Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Emil Audero Luapkan Isi Hatinya kepada Cremonese

Sepulangnya Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Emil Audero Luapkan Isi Hatinya kepada Cremonese

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, berusaha untuk meluapkan isi hatinya kepada Cremonese. Dia kembali ke Liga Italia setelah tampil di FIFA Series 2026.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Emil Audero Ketiban Sial Tanpa Ampun Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Nasibnya Kini di Ujung Tanduk

Emil Audero Ketiban Sial Tanpa Ampun Sepulangnya dari Timnas Indonesia, Nasibnya Kini di Ujung Tanduk

enjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero, tampak mengalami kesialan luar biasa setelah FIFA Series 2026. Nasibnya beserta para pemain Cremonese secara keseluruhan kini ada di ujung tanduk.
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT