BLBI-BCA Kembali Hangat, Pakar Hukum Dukung DPR Bongkar Akuisisi Saham
- Istimewa
Ekonom UGM: Negara Bisa Ambil Alih Saham BCA
Dukungan serupa datang dari ekonom UGM, Sasmito Hadinegoro, yang menilai pemerintah memiliki dasar kuat untuk mengambil kembali 51 persen saham BCA tanpa harus membayar. Ia menuding adanya rekayasa dalam akuisisi saham tersebut di era Presiden Megawati.
“Nilai BCA waktu itu Rp117 triliun, dengan utang ke negara Rp60 triliun. Angka ini sangat janggal bila penjualannya hanya sekitar Rp5 triliun,” ujar Sasmito.
Dukungan dari Presiden Prabowo
Isu ini juga sejalan dengan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR 16 Agustus 2025, yang menegaskan bahwa negara tidak boleh kalah oleh konglomerat nakal.
Dengan semakin banyaknya suara yang mendesak, publik menanti langkah tegas pemerintah dan DPR dalam membongkar kembali megaskandal BLBI-BCA agar kepastian hukum dan keadilan benar-benar ditegakkan. (nsp)
Load more