GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2025: AFTECH, OJK hingga BI Bahas Tantangan Ekosistem Keuangan Digital RI

Di IDBS 2025, OJK menekankan bahwa digitalisasi telah mengubah wajah perbankan menjadi lebih efisien, tetapi juga membawa tantangan besar berupa risiko siber.
Kamis, 21 Agustus 2025 - 09:48 WIB
Panel diskusi “The Great Enabler: Digital Finance Solutions for Real Sector Transformation” di IDBS 2025.
Sumber :
  • Fintech Indonesia

Jakarta, tvOnenews.com - Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) sebagai persatuan fintech terbesar di Tanah Air, belum lama ini sukses menyelenggarakan Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2025.

Forum ini menjadi ajang strategis yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari regulator, perbankan, hingga fintech.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, acara yang digelar di Raffles Hotel, Jakarta, pada Selasa (19/8/2025), sekaligus menjadi Kampanye Nasional Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal.

Mengusung tema “Securing Economic Growth: Trusted Digital Finance as an Enabler of an Inclusive Economy”, IDBS 2025 menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keamanan, integritas, dan kepercayaan dalam ekosistem keuangan digital.

Penyelenggaraan tahun ini sejalan dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang pada 2024 mencapai USD 90 miliar atau naik 13 persen dibanding tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini diperkuat oleh meningkatnya adopsi transaksi digital, termasuk melalui QRIS yang sepanjang kuartal II 2025 telah menembus Rp317 triliun dengan 57 juta pengguna, di mana 93 persen merchant berasal dari UMKM.

Tantangan Transformasi Digital Perbankan

Deputi Komisioner Pengawas Bank Swasta Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indarto Budiwitono, menekankan bahwa digitalisasi telah mengubah wajah perbankan menjadi lebih cepat dan efisien, tetapi juga membawa tantangan besar berupa risiko siber.

Menurutnya, perlindungan konsumen dan tata kelola keamanan informasi menjadi fondasi menjaga kepercayaan publik.

“Bank perlu mengembangkan strategi digital yang agile dan terukur, tidak hanya dalam aspek efisiensi saja, namun hal tersebut sebagai jawaban atas ekspektasi nasabah yang semakin kompleks,” ujar Indarto, dilansir Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, transformasi digital perlu diimbangi investasi berkelanjutan di bidang keamanan siber, analitik data, hingga teknologi cloud dan AI.

Hal tersebut tidak hanya menjaga sistem, tetapi juga mempertahankan reputasi serta keberlangsungan bisnis.

Kampanye Nasional Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal di Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2025.
Kampanye Nasional Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal di Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2025.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

 

Arah Baru Ekosistem Digital

Ketua Umum AFTECH, Pandu Sjahrir, menyatakan IDBS tidak sekadar forum dialog, melainkan wadah melahirkan solusi nyata bagi ekosistem digital Indonesia.

“AFTECH menginisiasi IDBS untuk mendorong kemitraan strategis yang bisa direplikasi lintas sektor antara bank digital, fintech, regulator, dan sektor riil,” tegasnya.

Menurut Pandu, fokus tahun ini meliputi tiga hal: penguatan ketahanan siber dan pencegahan penipuan berbasis intelijen bersama, pengembangan produk keuangan yang inklusif bagi UMKM serta masyarakat underserved, dan arsitektur kolaborasi berkelanjutan.

Ia menekankan bahwa keuangan digital yang tepercaya menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi nasional menuju target 8 persen.

Wakil Ketua Umum II AFTECH, Budi Gandasoebrata, menambahkan ada tiga pilar utama untuk menjaga kepercayaan publik pada keuangan digital.

“Pertama, kita perlu regulasi dan pengawasan yang adaptif dan berbasis risiko agar inovasi tidak mengorbankan keamanan. Kedua, inovasi digital seperti AI dan open finance harus dijalankan secara akuntabel dengan tata kelola yang kuat. Ketiga, edukasi publik dan kampanye anti-scam harus dilakukan secara terintegrasi lintas platform dan regulator,” jelasnya.

Keuangan Digital untuk UMKM

Diskusi panel juga menyoroti peran layanan keuangan digital dalam mendorong transformasi sektor riil, khususnya UMKM.

Tantangan terbesar UMKM saat ini mencakup akses pasar, akses pembiayaan, serta keterbatasan literasi keuangan.

Solusi yang ditawarkan adalah membangun ekosistem digital komprehensif melalui kolaborasi antara perbankan, fintech, dan regulator.

Pemanfaatan data digital menjadi instrumen penting dalam penilaian kredit UMKM underbanked.

Fintech berperan menyediakan pemeringkatan kredit berbasis data transaksi elektronik, sementara perbankan memanfaatkan infrastruktur pembayaran yang disediakan fintech.

Pendampingan dan edukasi dari berbagai pihak turut melengkapi upaya ini untuk memperkuat daya saing UMKM.

AI dan Pertahanan Siber

Peran ganda Artificial Intelligence (AI) menjadi sorotan penting. AI dinilai sebagai enabler inovasi sekaligus sumber ancaman siber baru.

Direktur Keamanan Siber dan Sandi Keuangan, Perdagangan, dan Pariwisata BSSN, Edit Prima, menegaskan, “Bicara keamanan siber, bicara AI tentu kita harus siap dengan serangan-serangan yang sudah berbasis AI, nah terus bagaimana caranya menghadapinya? Ya tentunya dengan AI juga.”

Edit menekankan pentingnya berbagi intelijen ancaman sebagai pertahanan kolektif. Kolaborasi antar lembaga seperti OJK, BI, BSSN, Komdigi, dan PPATK kini difokuskan pada langkah nyata, termasuk pemblokiran URL berbahaya dan penguatan regulasi.

Peran Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) seperti Privy juga dianggap krusial dalam menyediakan autentikasi identitas dan keamanan dokumen digital.

“Membangun digital trust bukan hanya soal teknologi, tetapi juga kolaborasi dan kepatuhan. Dengan identitas digital yang sah dan diakui negara, masyarakat maupun industri dapat bertransaksi dengan lebih aman dan percaya diri,” ujar CEO Privy sekaligus Wakil Ketua Umum I AFTECH, Marshall Pribadi.

Tahun ini, IDBS berhasil mencetak rekor baru dengan menghadirkan lebih dari 400 pemimpin industri, hampir dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Forum ini menjadi wadah utama untuk merumuskan masa depan keuangan digital yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.

Kesuksesan IDBS 2025 turut didukung berbagai mitra strategis, termasuk BNIdirect sebagai Diamond Sponsor, serta Privy, CLIK Biro Kredit, ADVANCE.AI, AIForesee, Easycash, Oradian, Finpay, Jalin, Lintasarta, SIJITU, M2P, SPE Solutions, Tele AI, dan Trusting Social. Dukungan kolektif ini menegaskan komitmen bersama membangun ekosistem keuangan digital Indonesia yang lebih aman dan terpercaya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT