GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Diprediksi Melemah, Investor Waspadai Demo dan Data Ekonomi AS

Rupiah diprediksi melemah di kisaran Rp16.400–Rp16.550 per dolar AS, dipengaruhi demo domestik dan data ekonomi AS meski sempat menguat di awal perdagangan.
Senin, 1 September 2025 - 10:30 WIB
ilustrasi rupiah
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan M.

Jakarta, tvOnenews.comNilai tukar rupiah diperkirakan berpotensi kembali tertekan pada perdagangan pekan ini, di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap dinamika domestik, termasuk isu demonstrasi, serta rilis data ekonomi global.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan rupiah masih rawan melemah meski tekanan dapat terbatas oleh faktor eksternal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Namun, dolar AS yang juga melemah pascarilis data PCE (Personal Consumption Expenditures) bisa membatasi pelemahan rupiah,” ujarnya di Jakarta, Senin (1/9/2025).

Inflasi AS Naik, Harapan Pemangkasan Suku Bunga Menguat

Mengutip laporan Xinhua, inflasi inti AS yang diukur dengan indeks PCE naik 2,9 persen secara tahunan pada Juli 2025, atau menjadi level tertinggi sejak Februari. Secara bulanan, inflasi inti naik 0,3 persen dari Juni 2025.

Meski demikian, angka ini masih sesuai dengan konsensus pasar. Investor menilai data tersebut memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan kembali memangkas suku bunga pada pertemuan bulan September mendatang.

“Data PCE itu sebenarnya hanya sesuai perkiraan, dan inflasi inti AS justru naik ke level tertinggi sejak Februari. Namun investor tetap menaruh harapan pada prospek pemangkasan suku bunga,” ungkap Lukman.
Ia menambahkan, ekspektasi pasar juga dipengaruhi oleh anggapan bahwa kenaikan inflasi dari tarif impor hanya akan bersifat sementara.

Rupiah Masih Ditopang Intervensi BI

Di sisi domestik, faktor politik dan aksi demonstrasi yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian pasar. Investor cenderung menahan diri untuk masuk ke aset berisiko, sehingga permintaan dolar AS tetap tinggi.

Namun, Lukman menegaskan bahwa Bank Indonesia (BI) diperkirakan terus melakukan intervensi di pasar valas untuk menahan pelemahan lebih dalam. “Gejolak dan pelemahan rupiah yang lebih besar bisa memperburuk sentimen, sehingga BI tentu tidak akan tinggal diam,” jelasnya.

Dengan mempertimbangkan faktor global dan domestik, rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp16.400 hingga Rp16.550 per dolar AS sepanjang perdagangan pekan ini.

Pembukaan Perdagangan Rupiah Menguat

Meski diprediksi rawan melemah, pada pembukaan perdagangan Senin (1/9/2025) rupiah justru sempat menguat 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.472 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp16.500 per dolar AS.

Penguatan tipis ini disebut sebagai dampak pelemahan dolar AS setelah rilis data PCE, namun analis menilai ruang penguatan rupiah masih terbatas.

Sentimen Global Masih Dominan

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain data inflasi, pekan ini pasar juga menanti sejumlah rilis data tenaga kerja AS, termasuk JOLTs Job Openings Juli, tingkat pengangguran, serta Non-Farm Payrolls (NFP) Agustus 2025. Data tersebut akan menjadi pertimbangan penting bagi The Fed dalam menentukan arah kebijakan moneter.

Jika data tenaga kerja menunjukkan pelemahan signifikan, peluang pemangkasan suku bunga semakin besar, yang dapat memberikan sentimen positif sementara bagi rupiah. Namun, ketidakpastian global dan isu domestik masih menjadi beban bagi mata uang Garuda. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rebut Podium Ketiga di Balapan ke-100, Pedro Acosta Apresiasi Kerja Keras Tim KTM di MotoGP Amerika 2026

Rebut Podium Ketiga di Balapan ke-100, Pedro Acosta Apresiasi Kerja Keras Tim KTM di MotoGP Amerika 2026

Pedro Acosta mengalami kecelakaan pada sesi warm-up MotoGP Amerika 2026 yang membuat tim harus bekerja ekstra keras memperbaiki motornya.
Puting Beliung Amuk Desa Mekarsari di Bandung: 16 Bangunan Rusak, Sekolah dan Poskesdes Terdampak

Puting Beliung Amuk Desa Mekarsari di Bandung: 16 Bangunan Rusak, Sekolah dan Poskesdes Terdampak

Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Senin (30/3) sore. 
Jalan Terjal Amsal Sitepu, Videografer Asal Karo yang Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa

Jalan Terjal Amsal Sitepu, Videografer Asal Karo yang Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa

Amsal Sitepu, videografer asal Kabupaten Karo, Sumatra Utara dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 2 tahun penjara dengan denda Rp50 juta karena diduga melakukan
Kajagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Brownies Cokelat Program Jaksa Humanis

Kajagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Brownies Cokelat Program Jaksa Humanis

Kejaksaan Agung (Kejagung) bantah lakukan intimidasi terhadap videografer Amsal Christy Asitepu atau Amsal Sitepu.
Kemenangan 4-0 Bakal Sia-sia? Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bisa Tersungkur di Final Lawan Bulgaria

Kemenangan 4-0 Bakal Sia-sia? Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bisa Tersungkur di Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia datang ke final FIFA Series 2026 dengan penuh kepercayaan diri. Media Vietnam sebut skuad Garuda lawan Bulgaria akan jadi ujian sesungguhnya.
Dugaan Korupsi Amsal Sitepu Bakal Diuji DPR, Kejagung Tegaskan Siap Dipanggil

Dugaan Korupsi Amsal Sitepu Bakal Diuji DPR, Kejagung Tegaskan Siap Dipanggil

Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan pihaknya siap jika DPR mengadakat rapat untuk menguji kasus dugaan korupsi videografer Amsal Sitepu.

Trending

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Meski Lolos Syarat Jadi WNI, FIFA Larang Striker 100 Gol Ini Bela Timnas Indonesia dan Jadi Tumpuan Lini Depan Garuda

Timnas Indonesia dikaitkan dengan rencana penambahan pemain naturalisasi. Namun, ada satu nama striker tajam yang dipastikan tidak bisa membela skuad Garuda.
Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria Tak Habis Pikir, Bisa-bisanya Timnas Indonesia Lebih Ganas di FIFA Series Ketimbang Lawan Irak dan Arab Saudi

Pelatih Bulgaria tak habis pikir, bisa-bisanya Timnas Indonesia jauh tampil ganas di laga perdana FIFA Series 2026 ketimbang saat lawan Irak dan Arab Saudi.
Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Jelang Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series, Warganet Pergoki John Herdman Lagi Lari Malam Sendiran di Area Stadion GBK

Pelatih John Herdman kedapatan lagi olahraga lari malam oleh seorang warganet jelang Timnas Indonesia berjumpa dengan Bulgaria di laga penutup FIFA Series 2026.
Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan Perebutan Juara Ketiga FIFA Series 2026 Ditunda, Stadion GBK Diguyur Hujan Deras

Pertandingan antara St Kitts and Nevis melawan Kepulauan Solomon di babak perebutan juara ketiga FIFA Series ini sedianya kick off pada pukul 15.30 WIB.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 31 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 31 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Cek peluang rezeki dan strategi finansial terbaik hari ini.
Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Tak Puas dengan Posisinya, Penyerang Saint Kitts and Nevis Siap Geser Takhta Gol Terbanyak Pemain Legenda Liga Indonesia

Ambisi penyerang Saint Kitts and Nevis, Harrison Panayiotou ternyata terinspirasi untuk mengalahkan pemain legenda Liga Indonesia, yaitu Keith Kayamba Gumbs.
Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Profil Praka Farizal Rhomadhon Anggota TNI yang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon

Praka Farizal Rhomadhon merupakan pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Berikut Profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT