News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BPOM Ajukan Tambahan Anggaran Rp2,6 Triliun, Mau Dipakai untuk Apa Saja?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengusulkan tambahan anggaran hingga Rp2 triliun lebih untuk sejumlah kegiatan strategis yang menjadi bagian dari fungsi BPOM melindungi masyarakat.
Rabu, 3 September 2025 - 16:19 WIB
Kepala BPOM Taruna Ikrar (tengah) saat rapat bersama DPR RI di Jakarta, Rabu (3/9/2025).
Sumber :
  • YouTube/TVR

Jakarta, tvOnenews.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyampaikan kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp2,605 triliun guna melaksanakan program prioritas nasional secara optimal.

Usulan tambahan anggaran tersebut disampaikan Kepala BPOM, Taruna Ikrar, dalam rapat bersama DPR di Jakarta, Rabu (3/9/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kebutuhan tambahan dana itu penting agar program pemerintah di bidang kesehatan dan gizi bisa berjalan sesuai target.

Taruna Ikrar menegaskan, keterbatasan anggaran berpotensi menghambat pelaksanaan sejumlah kegiatan strategis yang menjadi bagian dari fungsi utama BPOM dalam melindungi masyarakat.

Ia pun merinci sekitar Rp838 miliar dibutuhkan untuk mendukung program prioritas, seperti penyediaan Makanan Bergizi Gratis (MBG), Program Keluarga Harapan, eliminasi tuberkulosis (TBC), hingga pengelolaan sampah.

Sementara itu, Rp1,872 triliun lainnya dialokasikan untuk pelaksanaan tugas pokok BPOM.

Dana ini meliputi kegiatan pemeriksaan sarana, penyusunan standar, penindakan, uji laboratorium, pengembangan SDM, serta penyusunan regulasi.

Ia juga menyinggung kebutuhan dana alokasi khusus (DAK) non-fisik untuk bantuan operasional kesehatan.

Dari DAK tersebut, Rp46 miliar dialokasikan bagi pengawasan pre-market dan post market produk industri rumah tangga (PIRT), serta Rp29 miliar untuk pengawasan apotek dan toko obat.

"Jadi dengan demikian, dari dana alokasi khusus ini juga, Badan POM saya yakin bisa berkontribusi secara nasional, bukan hanya di pusat," ujarnya dalam Raker.

Taruna menjelaskan, pagu anggaran BPOM tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp2,25 triliun.

Dari jumlah tersebut, 78,81 persen dialokasikan untuk belanja operasional, termasuk gaji, tunjangan, dan pemeliharaan kantor.

Adapun 21,19 persen sisanya untuk pelaksanaan tugas BPOM dan program prioritas presiden, seperti uji sampel dan pelatihan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Namun, keterbatasan anggaran membuat BPOM harus menurunkan target pengawasan pada 2026. Misalnya, target pemeriksaan sampel makanan yang semula 18.114 unit pada 2025, berkurang drastis 87 persen menjadi hanya 2.399 unit.

Begitu pula penyidikan kasus obat dan makanan yang awalnya 182 perkara, turun menjadi 31 perkara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Taruna mengingatkan, jika anggaran pengawasan terbatas, banyak risiko yang bisa muncul. Hal itu meliputi meningkatnya masalah kesehatan, melonjaknya biaya penanganan penyakit, terhambatnya pembangunan manusia, maraknya peredaran produk ilegal, hingga menurunnya kepercayaan publik.

Ia juga menekankan bahwa keterbatasan pengawasan akan mempengaruhi citra Indonesia di mata dunia, karena dianggap tidak mampu menindak dan mengendalikan produk berisiko secara efektif. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Update Klasemen Medali Asian Games 2026: Tim Indonesia Melesat usai Tambah Emas, Kini Pepet Malaysia

Klasemen medali Asian Games 2026 per Minggu (27/9/2026) pagi WIB. Tim Indonesia kini mendekati posisi Malaysia usai berhasil tambah satu emas.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.

Trending

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Era Digital Mengubah Cara Institusi Bicara ke Publik, Begini Upaya Pangdam Jaya Mengelola Informasi

Kecepatan informasi membawa konsekuensi tersendiri bagi lembaga publik. Ketika informasi resmi belum tersedia, ruang komunikasi dapat dengan cepat dipenuhi
Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Klaster Mewah Lapas Cibinong Disebut Rumah Dinas Jabatan, Ketua Ombudsman: Kenapa Kami Nggak Boleh Lihat?

Kemewahan fasilitas Lapas IIA Cibinong kini menjadi sorotan publik setelah Ombudsman melakukan pemeriksaan. Klaster mewah disebut merupakan rumah dinas jabatan
Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

Revolusi Hati, Prekuel 5 cm yang Bongkar Masa Lalu Zafran dan Petualangan di Laut Sebelum Bertemu Genta

5cm: Revolusi Hati menjadi prekuel 5 cm yang mengungkap masa remaja Zafran sebelum bertemu Genta dan kawan-kawan, dengan petualangan hingga bawah laut.
Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Lapas Mewah di Cibinong, Kemen Imipas Periksa 52 Warga Binaan

Temuan Ombudsman RI terkait fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor turut menyorot perhatian publik.
Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Minggu 27 September: Angkat Besi Potensi Tambah Emas, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini Minggu (27/9/2026), di mana ada sejumlah wakil Indonesia beraksi salah satunya lifter Indah Afriza berpotensi meraih medali emas dari cabor angkat besi. Sedangkan Timnas Voli Putra Indonesia unjuk gigi.
Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT