News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

30 Negara Ramaikan Allpack Indonesia 2025, Jadi Ruang Kemitraan Strategis Pelaku Industri Lintas Sektor

Ekshibisi Allpack Indonesia 2025 jadi ajang strategis bagi produsen, distributor, asosiasi, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk kolaborasi memperkuat daya saing industri.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 23:41 WIB
Pembukaan pameran Allpack Indonesia 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Salah satu pameran terbesar di Asia Tenggara, Allpack Indonesia 2025, resmi digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, mulai 21-24 Oktober 2025.

Gelaran ini menjadi panggung utama bagi para pelaku industri untuk menampilkan inovasi lintas sektor, mulai dari kemasan, plastik, pengolahan, percetakan, daur ulang, hingga farmasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajang ini juga mempertemukan ribuan pelaku industri dari berbagai negara untuk memperkuat kolaborasi dan memperluas pasar global.

Dengan kehadiran puluhan ribu profesional dari dalam dan luar negeri, Allpack Indonesia 2025 juga akan menjadi motor penggerak pertumbuhan sektor manufaktur dan rantai pasok di kawasan Asia Tenggara.

Menjadi ajang berskala internasional, Allpack Indonesia 2025 menghadirkan lebih dari 1.500 peserta pameran dari 30 negara dan menargetkan lebih dari 50.000 pengunjung profesional dari 54 negara.

Pameran ini menjadi ruang strategis bagi produsen, distributor, asosiasi, akademisi, dan pembuat kebijakan untuk berinteraksi dan membangun sinergi dalam memperkuat daya saing industri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.

Dalam sambutannya, CEO Krista Exhibitions Daud D. Salim selaku penyelenggara menegaskan bahwa Allpack Indonesia 2025 telah menjadi platform penting bagi industri untuk memperkenalkan inovasi terbaru dan menjalin kemitraan strategis.

“Tahun ini, jumlah peserta pameran meningkat hingga 22% dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun 2024, mencerminkan optimisme tinggi para pelaku industri terhadap potensi pasar Indonesia dan kawasan Asia Tenggara,” ujar Daud, Selasa (21/10/2025).

Lebih lanjut, Daud menjelaskan bahwa penyelenggaraan pameran tahun ini juga menunjukkan komitmen Krista Exhibitions dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di sektor kemasan, plastik, pengolahan, daur ulang, dan farmasi.

“Kami ingin memastikan bahwa inovasi dan teknologi yang dihadirkan dalam pameran ini tidak hanya memberikan nilai bisnis, tetapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya.

Allpack Indonesia 2025 turut menghadirkan rangkaian seminar dan diskusi inspiratif yang memperkaya wawasan pelaku industri. Salah satunya seminar bertajuk “Packaging Trend & Innovation Towards Sustainability: The Future of Responsible Business Practices” oleh Asosiasi Indonesia Packaging Federation, yang membahas arah masa depan kemasan berkelanjutan dan pentingnya tanggung jawab lingkungan.

Selain itu, Asia Pacific Food Industry melalui Mr. Kenneth Tan memaparkan perkembangan tren dan teknologi automasi (automation) terkini yang mendorong efisiensi dan inovasi di sektor pangan.

Diskusi berlanjut dengan seminar “Shaping a Sustainable Future for Plastics” oleh INAPLAS, serta seminar dari Rieckermann yang menampilkan solusi inovatif untuk meningkatkan efisiensi proses manufaktur.

Beberapa asosiasi industri seperti IPR, ARPI, GAPMMI, dan Uhlmann juga mengadakan member gathering sebagai ajang memperkuat jejaring dan kolaborasi antarprofesional.

Selain itu, sejumlah seminar tematik seperti “Packaging Innovation for Enhanced Efficiency and Cost Reduction” dan “The Evolution of Packaging Design: Turning Ideas Into Reality” turut digelar. INAPLAS juga membahas topik “Technical Issues: The Production Process for PE, PP & PVC Products” yang menyoroti tantangan teknis dalam produksi plastik.

Program unggulan lain adalah Business Matching, yang mempertemukan produsen, distributor, dan pembeli potensial dari berbagai negara. Krista Exhibitions memfasilitasi kegiatan ini untuk memperluas jaringan bisnis, membuka peluang investasi, serta meningkatkan ekspor di sektor manufaktur dan teknologi industri.

Gelaran ini tak lepas dari dukungan berbagai kementerian dan asosias, termasuk Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perdagangan (Kemendag), dan Kementerian Pariwisata RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panitia menyampaikan bahwa dukungan juga datang dari sejumlah asosiasi seperti Indonesian Packaging Federation (IPF), Indonesian Olefin, Aromatic, and Plastic Industry Association (INAPLAS), Indonesian Plastics Recyclers (IPR), Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GP Farmasi Indonesia), Pharma Materials Management Club (PMMC), Gabungan Industri Aneka Tenun dan Plastik Indonesia (GIATPI), Asian Packaging Federation (APF), Asosiasi Produsen Kemas Kaleng Indonesia (APKKI), Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika (PPAK) Indonesia, Gabungan Pengusaha Jamu & Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu).

Kemudian, Asosiasi Pengusaha Suplemen Kesehatan Indonesia (APSKI), Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia (APKI), Asosiasi Produsen Kimia Dasar Anorganik (APKIDA), Asosiasi Kimia Dasar Anorganik (AKIDA), Asosiasi Rantai Pendingin Indonesia (ARPI), Asosiasi Pengusaha Pengolahan & Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Industri Pengolahan Daging Indonesia (NAMPA), Gabungan Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium (GAKESLAB), Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Packaging Development Federation (PDF), Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI), Asosiasi Produsen Alat Kesehatan Indonesia (ASPAKI), Asosiasi Industri Minuman Ringan (ASRIM), Asosiasi Industri Kimia Khusus Indonesia (AIKKI), The Japan Food Machinery Manufacturers' Association (FOOMA), Development Bureau, Ministry of Commerce P.R China. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Proliga 2026, 30 Januari: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! Juara Bertahan Tantang Juru Kunci Musim Ini

Jadwal Proliga 2026, 30 Januari: Megawati Hangestri Beraksi Hari Ini! Juara Bertahan Tantang Juru Kunci Musim Ini

Jadwal Proliga 2026 Kamis 30 Januari akan menyajikan dua pertandingan dari sektor putri dimana Megawati Hangestri akan kembali beraksi hari ini.
Bursa Transfer Inter Milan: Klub Inggris Buat Manuver Agresif demi Dapatkan Bintang Tak Terpakai Nerazzurri

Bursa Transfer Inter Milan: Klub Inggris Buat Manuver Agresif demi Dapatkan Bintang Tak Terpakai Nerazzurri

Nottingham Forest belum menyerah dalam upaya mereka merekrut gelandang Inter Milan, Davide Frattesi di bursa transfer musim dingin ini.
Lumat Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Manajer Surabaya Samator Sebut Anak Asuhnya Terbantu Lawan yang Underperform

Lumat Garuda Jaya Tiga Set Langsung, Manajer Surabaya Samator Sebut Anak Asuhnya Terbantu Lawan yang Underperform

Surabaya Samator berhasil bangkit dari hasil negatif pada pertandingan terakhir mereka di putaran pertama Proliga 2026.
Marc Marquez Bicara Jujur soal Kondisi Fisik Jelang Tes Pramusim MotoGP 2026: Saya Merasa...

Marc Marquez Bicara Jujur soal Kondisi Fisik Jelang Tes Pramusim MotoGP 2026: Saya Merasa...

Marc Marquez tengah mempersiapkan diri untuk menjalani tes pramusim MotoGP di Sepang, Malaysia, yang dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Februari 2026. 
Rekap Hasil Liga Europa 2025–2026: John Herdman Tersenyum Lebar, 1 Bintang Timnas Indonesia Antar Klub Prancis Lolos

Rekap Hasil Liga Europa 2025–2026: John Herdman Tersenyum Lebar, 1 Bintang Timnas Indonesia Antar Klub Prancis Lolos

Bek andalan Skuad Garuda, Calvin Verdonk, tampil solid dan sukses membantu Lille melangkah ke babak playoff Liga Europa dengan cara dramatis.
Jika RI Turun Kasta ke Frontier Market, Ini Dampak Besar bagi IHSG, Rupiah, dan Arus Modal

Jika RI Turun Kasta ke Frontier Market, Ini Dampak Besar bagi IHSG, Rupiah, dan Arus Modal

Pasar Indonesia terancam turun ke frontier market. Dana asing bisa keluar hingga Rp835 triliun, menekan IHSG, rupiah, dan kepercayaan investor global.

Trending

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Moncer di Klub Belgia, Inter Milan Bakal Bawa Pulang Putra Legenda Nerazzurri sebagai Penerus Mkhitaryan Musim Depan

Inter Milan mulai menatap masa depan lini tengah mereka dengan lebih serius, dan nama Aleksandar Stankovic kembali mengemuka dalam perencanaan klub.
Malam Mencekam di Unikama, Dugaan Pengerahan Massa Picu Ketegangan

Malam Mencekam di Unikama, Dugaan Pengerahan Massa Picu Ketegangan

Civitas akademika Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) sempat diliputi rasa khawatir menyusul munculnya dugaan upaya intimidasi dan pengerahan massa oleh oknum tertentu.
Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Update Bursa Transfer Persib: Si Anak Hilang Pulang, Satu Pemain Santer Dikabarkan Hengkang

Persib Bandung memulangkan Dedi Kusnandar jelang bursa transfer paruh musim tutup, namun berpotensi kehilangan Febri Hariyadi yang dirumorkan hengkang ke Persis Solo.
Jadwal Perempat Final Thailand Masters 2026, Jumat 30 Januari: Alwi Farhan Tantang Lee Zii Jia

Jadwal Perempat Final Thailand Masters 2026, Jumat 30 Januari: Alwi Farhan Tantang Lee Zii Jia

Berikut jadwal lengkap wakil Indonesia di babak perempat final Thailand Masters 2026.
Ikut Program Inkubasi, Ibu Rumah Tangga Digodok Jadi Pelaku UMKM Profesional

Ikut Program Inkubasi, Ibu Rumah Tangga Digodok Jadi Pelaku UMKM Profesional

Program pemberdayaan perempuan khususnya ibu rumah tangga dalam upaya memandirikan ekonommi bagi kaum hawa itu terus menjadi perhatian bagi sejumlah pihak.
Media Belanda Bawa Kabar Baik, Selain Maarten Paes, Ajax Amsterdam Buka Peluang Rekrut Bek Kiri Timnas Indonesia

Media Belanda Bawa Kabar Baik, Selain Maarten Paes, Ajax Amsterdam Buka Peluang Rekrut Bek Kiri Timnas Indonesia

Maarten Paes tak hanya membawa namanya sendiri ke meja negosiasi Ajax, tapi juga memicu pembahasan luas soal potensi pemain Timnas Indonesia lain di Eredivisie.
Talenta Muda Tanah Air Asal Papua Tengah Dinilai Melempem, Kinerja PSSI Mulai Dipertanyakan

Talenta Muda Tanah Air Asal Papua Tengah Dinilai Melempem, Kinerja PSSI Mulai Dipertanyakan

Perkembangan sepak bola tanah air termasuk pembinaan terhadap usai dini dinilai masih lemah terkhusus di wilayah Indonesia Timur.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT