GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

80 Ribu Gerai Kopdes Merah Putih akan Dibangun Seragam, Dirut Agrinas Ungkap Anggarannya Rp1,65 Miliar pe Unit 

Dirut PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Saosa Mota mengungkap setiap unit gerai Kopdes Merah Putih dibangun dengan alokasi anggaran Rp1,65 miliar.
Selasa, 18 November 2025 - 17:54 WIB
Resmi Diluncurkan Prabowo, DPR RI Ungkap Kopdes Merah Putih Harapan Sistem Ekonomi Pedesaan
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak gerai 80 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih rencananya akan dibangun dengan desain bangunan yang seragam.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Saosa Mota yang menyampaikan bahwa kebijakan ini ditetapkan untuk menjaga konsistensi kualitas sekaligus mengontrol biaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Joao, setiap unit gerai dibangun dengan alokasi anggaran Rp1,65 miliar. Standarisasi ini dinilai penting agar proses pembangunan dapat berlangsung lebih cepat dan merata di seluruh wilayah.

Ia menegaskan bahwa pola yang seragam juga menjadi dasar efisiensi dalam memperluas fasilitas koperasi desa yang ditargetkan mencapai 80.000 titik di seluruh Indonesia.

“Satu gedung KMP (Koperasi Merah Putih) ini kita menganggarkan Rp1.658.000.000, kurang lebih sekitar Rp2.938.000 per meter persegi untuk seluruh Indonesia. Desain ini kami lakukan dan harga yang kami desainkan ini, menurut kami itu harga yang sangat rasional karena melihat bahwa kemarin sempat ada yang melakukan untuk melakukan indeks,” ujar Joao dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VI DPR RI yang dipantau secara daring di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Joao menjelaskan, rancangan standar tersebut mampu menekan kesenjangan biaya antardaerah. Penyesuaian hanya akan dilakukan untuk lokasi yang memiliki tantangan geografis atau kondisi tanah tertentu.

“Untuk tanah-tanah yang memang sudah siap nanti ketika Januari, Februari, kita akan menyesuaikan dengan kondisi desa masing-masing. Tapi kalau yang sekarang standarnya, memang kita percepatannya dengan standar yang sama dulu, dikejar dulu, nanti yang berikutnya baru kita sesuaikan,” terangnya.

Bangunan Koperasi Merah Putih berukuran 20 x 30 meter disiapkan sebagai pusat layanan terpadu. Fasilitasnya mencakup gerai toko, klinik desa, gudang pupuk, gudang kebutuhan pokok, hingga area penyimpanan gas subsidi.

Setiap koperasi juga memperoleh satu unit truk, satu mobil pickup 4x4, serta dua motor roda tiga sebagai armada operasional.

Joao menyebutkan bahwa pendekatan standardisasi turut mendukung percepatan pembangunan yang dipantau secara harian. Meski target awal 2.930 titik per hari belum tercapai, capaian pembangunan menunjukkan kemajuan yang berarti.

Dalam dua pekan terakhir, sebanyak 15.788 titik telah memasuki tahap pembangunan, atau sekitar 16,44 persen dari total rencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai prosedur, Agrinas mengoperasikan command center yang memantau perkembangan lapangan secara real time melalui unggahan foto pagi dan sore dari setiap lokasi. Sistem ini terhubung dengan sejumlah perguruan tinggi yang melibatkan mahasiswa teknik semester akhir sebagai bagian dari proses pengawasan.

Joao menegaskan bahwa efisiensi biaya tidak memengaruhi mutu layanan yang akan diterima masyarakat desa.
“Jadi kami melakukan beberapa strategi sehingga kita bisa segera mencapai target-target yang sudah kita siapkan dan kami setiap hari selalu melakukan mitigasi dan mengambil alih setiap masalah yang terjadi di lapangan,” imbuh Joao. (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan di Dataran Tinggi, Bupati Cianjur: Ini Sangat Mengkhawatirkan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi meluncurkan program preventif untuk mengatasi banjir di wilayah dataran tinggi Cianjur. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka

Trending

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Mauricio Souza Keberatan Keputusan Wasit FIFA Usai Persija Kena Comeback Persib

Persija Jakarta kalah dengan skor 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5/2026). 
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Reaksi Unik Dedi Mulyadi saat Tahu Rambut 18 Siswi SMK di Garut Dipotong Guru, Langsung Dibawa ke Salon

Langkah unik diambil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), dalam menangani trauma psikologis yang dialami 18 siswi SMKN 2 Garut usai rambut mereka dipotong secara sepihak di sekolah, 
Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abah Bidong Menangis Histeris Dapat Bantuan Rp30 Juta dari Kang Dedi Mulyadi: Buat Tahlilan dan Bekal Ema

Keluarga Abang Bidong menangis histeris dapat bantuan Rp30 juta dari Kang Dedi Mulyadi (KDM), untuk biaya tahlilan dan bekal istri almarhum.
Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Kesaksian Korban Terkait Modus Sehari-hari Kiai Ashari terhadap Santriwati: Biasanya Selesai Pijit Dicium Pipi

Seorang santriwati Ponpes Ndholo Kusumo Pati akhirnya bicara kepada publik terkait modus Kiai Ashari sebelum melancarkan aksinya dengan mencabuli para korban.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT