GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pakar Tegaskan BBM Bobibos Harus Lewati Uji Ketat 8 Bulan Sebelum Dijual ke Publik

Pakar energi menilai proses verifikasi teknis Bobibos wajib dilakukan untuk memastikan keselamatan, standar mutu, hingga kesiapan bobibos sebagai BBM komersial.
Selasa, 18 November 2025 - 19:30 WIB
BBM Bobibos.
Sumber :
  • Dok. Bobibos

Jakarta, tvOnenews.com - Pakar Energi menegaskan bahwa langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan uji coba delapan bulan terhadap bahan bakar alternatif Bobibos (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos) merupakan keputusan yang tepat.

Pakar menilai proses verifikasi teknis wajib dilakukan untuk memastikan keselamatan, standar mutu, hingga kesiapan bobibos sebagai BBM komersial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Iya pasti, karena sebagai BBM alternatif harus memenuhi standar beberapa parameter misal titik nyala, RON dan sebagainya,” ujar pakar energi yang juga dosen Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Syarifuddin Nojeng, dalam keterangan tertulis, Selasa (18/11/2025).

Syarifuddin menjelaskan Bobibos termasuk kelompok bioetanol yang tengah dikembangkan pemerintah melalui program energi baru terbarukan. Menurutnya, inovasi semacam ini dapat berkontribusi pada bauran energi bersih, namun tetap membutuhkan riset komprehensif sebelum digunakan secara massal.

“Bobibos termasuk kelompok bioetanol yang terus dikembangkan melalui program E1 dan seterusnya, sampai menuju tingkat keekonomian yang layak,” kata dia.

Ia mengingatkan pentingnya menjamin ketersediaan bahan baku agar pengembangan bioenergi tidak mandek.

“Pemerintah harus mengakomodasi terutama hasil riset dari PT ataupun lembaga riset lainnya. Misalnya BRIN dan lembaga riset harus pula berkolaborasi dengan swasta sehingga terjadi link and match,” ujarnya.

Senada dengan itu, Direktur Lembaga Studi Kebijakan Publik, M. Kafrawy Saenong, menilai kebijakan pemerintah mewajibkan uji coba sebelum pemasaran adalah langkah yang benar. Ia mengingatkan bahwa uji mandiri pihak Bobibos tidak cukup menjamin keamanan produk.

“Apakah langkah pemerintah sudah tepat melakukan uji coba sebelum dipasarkan? Ya tentu saya sepakat. Karena jangan sampai bahan bakar ini malah menjadi bencana bagi masyarakat (jika tanpa uji coba yang layak),” kata Kafrawy.

Ia mendukung inovasi energi lokal, tetapi menekankan pentingnya menunggu hasil resmi uji edar sebelum mempercayai klaim penggunaan 100 persen jerami sebagai bahan baku. Kafrawy juga mengingatkan pengalaman buruk publik terkait produk alternatif yang tidak terbukti.

“Ya tentu kita tidak mau benar kejadian seperti bahan bakar yang dulu Nikuba atau bahan bakar air itu masih menjadi tanda tanya, karena itu ternyata implementasinya tidak ada. Dan sekali lagi kita masih menanti pengumuman resmi setelah ada uji edar,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM memastikan bahwa seluruh produk BBM baru harus menjalani uji mutu minimal delapan bulan. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa Bobibos belum memperoleh sertifikasi dari Lemigas.

“Tapi seperti yang saya jelaskan, untuk menguji suatu BBM lalu menjadi bahan bakar, itu minimal delapan bulan, baru kita putuskan apakah ini layak atau tidak,” kata Laode.

Ia juga meluruskan kabar mengenai sertifikasi. Menurutnya, Bobibos baru mengajukan uji laboratorium dan hasilnya belum dapat dipublikasikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jadi gini, mereka mengusulkan uji di laboratorium kami. Tapi kan hasil ujinya kan ini masih secret agreement, maksudnya masih tertutup ya. Saya belum bisa menyampaikan tersebut. Dan kalau minta uji berarti kan hasilnya laporan hasil uji, bukan sertifikasi ya. Ini saya perlu luruskan, bahwa ini belum disertifikasi,” ungkap Laode.

Dengan berbagai catatan teknis tersebut, masa uji delapan bulan menjadi fase krusial untuk menentukan apakah Bobibos benar-benar siap menjadi bagian dari pasar BBM nasional. (agr/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
FIFA Belum Ubah Posisi Malaysia di Ranking FIFA, Timnas Indonesia Auto Melesat 22 Maret 2026 Mendatang

FIFA Belum Ubah Posisi Malaysia di Ranking FIFA, Timnas Indonesia Auto Melesat 22 Maret 2026 Mendatang

Dengan kekalahan itu, peringkat Malaysia akan anjlok langsung dalam update Ranking FIFA nanti. Di atas kertas Malaysia bisa terjun bebas tanpa bertanding. 
Kenali Mie Glosor, Hidangan Primadona dan Paling Diburu Warga Bogor Saat Puasa Ramadan

Kenali Mie Glosor, Hidangan Primadona dan Paling Diburu Warga Bogor Saat Puasa Ramadan

Bulan Ramadan selalu menghadirkan makanan khas dari berbagai daerah. Di Bogor terdapat salah satu makanan wajib untuk berbuka puasa, namanya mie glosor.
H-3 Lebaran: Volume Kendaraan di Tol Cipali Meledak 80 Persen, Tembus 108 Ribu Kendaraan

H-3 Lebaran: Volume Kendaraan di Tol Cipali Meledak 80 Persen, Tembus 108 Ribu Kendaraan

Lonjakan drastis arus lalu lintas terjadi di ruas Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada H-3 Lebaran, Rabu (18/3/2026). 
Dugaan Diskriminasi Terhadap Siswi SD di Sorong Jadi Sorotan Serius Kapolda, Pihak Sekolah Mangkir

Dugaan Diskriminasi Terhadap Siswi SD di Sorong Jadi Sorotan Serius Kapolda, Pihak Sekolah Mangkir

Absennya pihak sekolah dalam rapat dengar dengan Kapolda Papua Barat Daya dinilai sebagai sikap yang tidak menghargai proses penanganan kasus, terlebih status sekolah sebagai pihak terlapor.
Penyesalan Mendalam Selebgram Aghnia Punjabi, Ungkap Alasan Pakai Video Vidi Aldiano di Konten Endorse Brand

Penyesalan Mendalam Selebgram Aghnia Punjabi, Ungkap Alasan Pakai Video Vidi Aldiano di Konten Endorse Brand

Dalam klarifikasinya, selebgram Emy Aghnia atau Aghnia Punjabi mengungkap alasan dirinya memanfaatkan video mendiang Vidi Aldiano dalam konten promosi brand.

Trending

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Direktur LBH Jakarta sekaligus anggota tim kuasa hukum Andrie Yunus, M Fadhil Alfathan Fadhil mengaku terkejut atas penangkapan empat pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus oleh TNI.
Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Pemandangan luar biasa arus mudik terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 
Terkuak! Pihak Denada Sebut Ressa Dirawat Keluarga karena Permintaan Sendiri, Bukan Ditelantarkan

Terkuak! Pihak Denada Sebut Ressa Dirawat Keluarga karena Permintaan Sendiri, Bukan Ditelantarkan

Pihak Denada bongkar awal mula Ressa dirawat keluarga. Kuasa hukum sebut bukan penelantaran, melainkan atas permintaan pihak penggugat sendiri. Baca beritanya!
Reaksi Jujur Jordi Amat soal John Herdman yang Suka Gaya Mainnya di Lini Tengah Timnas Indonesia

Reaksi Jujur Jordi Amat soal John Herdman yang Suka Gaya Mainnya di Lini Tengah Timnas Indonesia

Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat, menyatakan siap dimainkan di posisi mana pun, termasuk lini tengah, setelah pelatih John Herdman menyukai gaya permainannya.
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces. Simak peluang finansial dan kondisi keuangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT