News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UBS Lepas Saham Bumi Resources, Kepemilikan Turun ke 7,06 Persen

UBS Group AG melepas 769,45 juta saham BUMI senilai Rp176,2 miliar. Kepemilikan UBS kini turun jadi 7,06 persen. Apa dampaknya ke pasar?
Jumat, 28 November 2025 - 14:13 WIB
Ilustrasi saham.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Pergerakan saham emiten batu bara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) kembali menjadi sorotan pasar modal setelah UBS Group AG melepas sebagian besar kepemilikan sahamnya. Bank investasi raksasa asal Swiss tersebut mencatatkan aksi divestasi besar melalui pelepasan 769,45 juta saham BUMI.

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi divestasi tersebut dilakukan dan diselesaikan pada 20 November 2025. UBS Group AG menjual saham tersebut dengan harga pelaksanaan Rp228,994 per lembar saham.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari aksi penjualan itu, UBS mengantongi dana segar mencapai Rp176,2 miliar. Dengan pelepasan ini, porsi kepemilikan UBS di BUMI mengalami penurunan signifikan dibanding periode sebelumnya.

Aksi ini sekaligus menjadi langkah berbeda dibanding kebijakan UBS pada bulan sebelumnya. Pada September 2025, UBS Group AG justru menambah kepemilikan sahamnya di BUMI melalui pembelian 421 juta saham atau setara 0,11 persen dengan harga Rp119 per saham. Total transaksi pada saat itu mencapai Rp50 miliar.

Dalam keterangannya pada 1 Oktober 2025 lalu, manajemen perusahaan menyampaikan bahwa pembelian tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan lindung nilai derivatif bagi klien UBS. Namun, terlihat kini strategi investasi UBS berubah dengan adanya aksi jual dalam jumlah besar.

Sebagai akibat dari transaksi terbaru ini, porsi kepemilikan UBS Group AG di saham Bumi Resources kini menyusut menjadi 7,06 persen. Meski masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham besar, aksi divestasi ini menjadi perhatian karena terjadi saat saham sektor batu bara menghadapi tekanan volatilitas dan sentimen global terkait transisi energi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BUMI sendiri merupakan salah satu emiten batu bara terbesar di Indonesia yang dimiliki oleh dua kelompok besar bisnis nasional, grup Bakrie dan Salim. Perusahaan ini dikenal memiliki basis produksi besar dan kontrak pasar ekspor yang cukup kuat. Namun, saham BUMI dalam beberapa tahun terakhir kerap bergerak fluktuatif mengikuti harga komoditas batu bara global dan kebijakan energi transisi di berbagai negara.

Pelaku pasar kini memantau apakah langkah UBS akan diikuti investor institusi lain atau justru membuka peluang bagi investor baru untuk masuk. Kinerja saham BUMI dalam beberapa pekan mendatang diperkirakan akan bergantung pada respons pasar atas perubahan struktur kepemilikan ini serta arah fundamental batu bara ke depan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Walau  Konflik Timur Tengah Berakhir, UE Tetap Peringatkan Krisis Energi Berlanjut

Walau Konflik Timur Tengah Berakhir, UE Tetap Peringatkan Krisis Energi Berlanjut

Blok Eropa harus bersiap menghadapi guncangan energi dan ekonomi dalam beberapa bulan ke depan, bahkan jika konflik di Timur Tengah berakhir hari ini
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri: Kapolri Tetap Diangkat Presiden Atas Persetujuan dari DPR

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri: Kapolri Tetap Diangkat Presiden Atas Persetujuan dari DPR

Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan arahan terkait prosedur penunjukan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). 
Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Kenalan dengan Chelsea Pattiwael, Nona Cantik Ajudan Pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda

Mengenal lebih jauh dengan sosok Chelsea Pattiwael, nona cantik asal Ambon lulusan IPDN yang kini setia menjadi ajudan pribadi Gubernur Malut Sherly Tjoanda.
Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh Sebelum Sertifikat Mualaf Dicabut, dr Richard Lee Pernah Tanya ke Istri soal Mualaf, dr Reni Effendi Bilang Begini

Jauh sebelum sertifikat mualafnya dicabut oleh pihak MCI, dr Richard Lee pernah tanya ke istri soal mualaf, dr Reni Effendi pun menjawab begini.
Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Disebut Hanya Pengalihan Isu, Doktif Bongkar Fakta Mengejutkan Lainnya

Pencabutan Sertifikat Mualaf dr Richard Lee Disebut Hanya Pengalihan Isu, Doktif Bongkar Fakta Mengejutkan Lainnya

Di tengah menjalani proses hukum, kabar pencabutan sertifikat mualaf milik dr Richard Lee kini muncuat di hadapan publik. Doktif meyakini hanya pengalihan isu
Diduga Nekat Promosikan Haji Ilegal, 10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Pemerintah RI Ogah Intervensi

Diduga Nekat Promosikan Haji Ilegal, 10 WNI Ditangkap di Arab Saudi, Pemerintah RI Ogah Intervensi

Sikap tegas ditunjukkan Pemerintah Arab Saudi terhadap praktik haji non-prosedural. Dalam sepekan terakhir, 10 warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan telah ditangkap otoritas keamanan setempat. 

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Buntut Video Viral Polisi Berpangkat AKBP Merokok saat Mengemudi di Banjarmasin, Kini Diperiksa Propam

Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan rekaman video yang menunjukkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum polisi berpangkat AKBP di Banjarmasin. 
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT