News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

UGM dan Kementerian Transmigrasi Dorong SNI G2RT, Bongkar Potensi JTTS hingga Rumuskan Desain Baru Ekonomi Transmigrasi

UGM memaparkan kepada Kementrans mengenai kajian dua sektor yang selama ini berjalan terpisah: pembangunan infrastruktur strategis dan pengembangan ekonomi kawasan transmigrasi.
Kamis, 11 Desember 2025 - 19:45 WIB
Tim peneliti UGM mempresentasikan hasil Studi Pengembangan Ekonomi di Kawasan Transmigrasi Koridor Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Tahun 2025 di Kementrans.
Sumber :
  • Kementrans

Jakarta, tvOnenews.com - Tim peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) mempresentasikan hasil Studi Pengembangan Ekonomi di Kawasan Transmigrasi Koridor Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Tahun 2025 kepada Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi, Kementerian Transmigrasi RI.

Pemaparan itu berlangsung pada Jumat (5/12) di kantor Kementrans, Jakarta Selatan, dan dihadiri pejabat pusat, perwakilan daerah, Bappeda, serta Dinas Nakertrans dari 11 kawasan transmigrasi di Jambi, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah ahli dari UGM hadir, mulai dari pakar konektivitas infrastruktur, perencana wilayah, hingga ahli pemasaran dan branding kawasan.

Kajian ini menegaskan perubahan pendekatan transmigrasi yang tidak lagi sekadar memindahkan penduduk, tetapi menjadi instrumen penguatan stabilitas sosial, ekspansi ekonomi regional, dan pembangunan kawasan berkelanjutan.

Studi yang mencakup 11 kawasan transmigrasi di tiga provinsi tersebut memetakan potensi ekonomi lokal, tantangan kelembagaan, serta kesiapan infrastruktur dan konektivitas. Tim menggunakan pendekatan model G2R Tetrapreneur di Kawasan Transmigrasi (G2RT-KT) serta konsep Kawasan Ekonomi Transmigrasi Terintegrasi (KETT) untuk merumuskan strategi bertahap, mulai dari penguatan kelembagaan lokal hingga integrasi kawasan transmigrasi dengan simpul ekonomi di sepanjang JTTS.

Ketua Tim Peneliti UGM, Dr. Djaka Marwasta, menegaskan perlunya pemahaman yang lebih luas mengenai pembangunan transmigrasi.

“Kita ingin memastikan jalan tol tidak menjadi lorong transportasi semata. Ia harus menjadi sistem ekonomi yang terhubung dengan kawasan transmigrasi, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya, dikutip Kamis (11/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa kajian ini menghubungkan dua sektor yang selama ini berjalan terpisah: pembangunan infrastruktur strategis dan pengembangan ekonomi kawasan transmigrasi. JTTS dinilai dapat menjadi pemicu integrasi tersebut jika tata ruang, jaringan konektivitas, dan kelembagaan lokal diperkuat sejak awal.

Pakar perencanaan wilayah UGM, Prof. Dr. Sri Rum Giyarsih, juga menekankan pergeseran orientasi transmigrasi. Menurutnya, program ini tidak lagi cukup sebagai skema perpindahan penduduk, tetapi harus membentuk pusat pertumbuhan ekonomi.

“Transmigrasi tidak bisa lagi berdiri sebagai pulau-pulau terpisah. Ia harus menjadi bagian dari jaringan wilayah yang saling terhubung. Sinergi spasial dan sinergi fungsional menjadi fondasi,” tuturnya.

Model G2R Tetrapreneur sebagai Calon SNI

Perhatian peserta forum tertuju pada pemaparan Founder sekaligus konseptor G2R Tetrapreneur, Rika Fatimah P.L., S.T., M.Sc., Ph.D., yang juga dosen senior FEB UGM dan Wakil Ketua Komisi Teknis 03–13 Manajemen Ekonomi Kolaboratif. Ia menjelaskan penerapan Global Gotong Royong Tetrapreneur (G2RT), model pemberdayaan ekonomi lokal yang tengah diajukan menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) melalui kerja sama Kementerian Transmigrasi RI dan Badan Standardisasi Nasional (BSN).

Rika menekankan bahwa standarisasi G2R Tetrapreneur berupaya menerjemahkan nilai gotong royong menjadi mekanisme ekonomi yang nyata.

“…mayoritas penggiat ekonomi kita adalah UMKM. Sudah sewajarnya dan mewajarkan kebijakan serta ‘arena bermain’ ekonominya adalah yang ramah bagi UMKM. Menjadi kompetisi tidak berimbang ketika kebijakan dan lingkungan ekonominya berstandar industri sehingga meminggirkan secara sistem kegiatan ekonomi mayoritasnya. Karenanya tidak heran jika ketimpangan sosial dan kemiskinan masih stagnan dan belum secara signifikan meningkat menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” ujar Rika Fatimah.

Ia menjelaskan bahwa G2R Tetrapreneur bekerja melalui empat pilar kewirausahaan: Chainpreneur untuk optimalisasi hulu; Marketpreneur untuk penciptaan pasar non-kompetisi; Qualitypreneur untuk peningkatan kualitas dan daya saing; serta Brandpreneur untuk penguatan kebijakan dan gerakan nasional.

Menurutnya, akar persoalan ekonomi masyarakat kerap berada pada akses pasar. “Pasarnya yang tidak ramah bagi produk lokal. Mereka berhadapan langsung dengan industri besar. Di sinilah pentingnya pasar non-kompetisi sebagai ruang aman untuk tumbuh secara berkeadilan,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa model ini berlandaskan prinsip ekonomi Pancasila, termasuk nilai rezeki sebagai kekuatan spiritual yang menjadi bagian dari proses bisnis.

Rika juga menyoroti lemahnya konsolidasi lembaga ekonomi lokal. Menurutnya, koperasi, BUMDes, dan kelompok usaha harus menjadi pintu utama konsolidasi produk dan akses pasar. Ia menegaskan bahwa potensi sumber daya alam, manusia, dan budaya di desa perlu dimanfaatkan sebesar-besarnya tanpa merusak ekosistem.

Ia menyampaikan bahwa G2R Tetrapreneur memastikan bahan baku berasal dari desa, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong penguatan kelembagaan desa/kawasan menuju level global. Ekosistem wirausaha yang terbentuk diharapkan menciptakan pasar yang lebih berpihak.

11 Kawasan, Banyak Potensi, Banyak Catatan

Studi UGM melibatkan survei mendalam di tiga kawasan transmigrasi dan analisis tematik di delapan kawasan lainnya, mulai dari Padang Ulak Tanding di Rejang Lebong hingga Karang Agung di Banyuasin. Temuannya mencakup:

• Potensi ekonomi lokal yang kuat, namun belum terhubung antarkawasan.
• Kelembagaan yang ada belum solid; sejumlah koperasi masih belum berfungsi optimal.
• Rantai pasok pendek sehingga nilai tambah hilang di tingkat tengkulak dan pedagang besar.
• Kerentanan lingkungan, terutama risiko banjir di wilayah Sumatra.
• Pelaku usaha kreatif, tetapi daya serap pasar masih rendah.

Prof. Sri Rum menegaskan bahwa isu konektivitas tidak hanya terkait infrastruktur fisik. “Yang harus dibangun adalah konektivitas ekonomi: bagaimana sebuah komoditas dapat keluar dari desa, tetapi nilai tambahnya tetap kembali ke desa,” ujarnya.

Suara Daerah: Antara Harapan dan Kekhawatiran

Dalam diskusi, sejumlah daerah menyampaikan kebutuhan yang lebih aplikatif. Perwakilan Kabupaten Musi Rawas menegaskan bahwa masyarakat berharap ada realisasi nyata setelah bertahun-tahun hanya menerima pendampingan dan survei. “Kami berharap ini tidak berhenti sebagai laporan. Warga ingin melihat kawasan transmigrasi menjadi pusat ekonomi baru, bukan hanya tempat tinggal,” ujar Amar Mopandi dari Dinas Transmigrasi Musi Rawas.

Daerah lainnya mengangkat isu kepastian lahan, akses pembiayaan, dan terbatasnya akses pasokan ke industri besar. Sebagian wilayah juga belum terhubung langsung dengan jalan tol sehingga manfaat ekonomi belum terasa.

Rekomendasi: Tiga Tahap Transformasi Kawasan Ikonik G2RT-KT di JTTS

Dalam laporan akhirnya, UGM mengajukan peta jalan transformasi lima tahun ke depan:

1. Penguatan Internal Kawasan
   • Konsolidasi kelembagaan seperti BUMDes, koperasi, dan Koperasi Merah Putih.
   • Pemetaan rantai pasok dan aktor ekonomi.
   • Penguatan identitas produk unggulan berbasis G2R Tetrapreneur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Integrasi Konektivitas dan Sinergi Wilayah
   • Penataan ruang yang menghubungkan pusat produksi dengan akses tol melalui pendekatan Chainpreneur.
   • Pengembangan pusat logistik kecil dan pasar desa di koridor JTTS.
   • Sinkronisasi rencana pembangunan kabupaten, provinsi, dan kawasan koridor.

3. Optimalisasi Skala Ekonomi dan Kebijakan
   • Pembentukan pasar non-kompetisi bagi UMKM dan usaha lokal.
   • Penyusunan kebijakan afirmatif yang menjamin pasar produk kawasan transmigrasi melalui pasar kebijakan.
   • Penetapan SNI G2R Tetrapreneur sebagai panduan nasional penguatan ekonomi. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Komplotan Rampok Bacok Nasabah hingga Gasak Rp30 Juta di Bekasi, Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

Komplotan Rampok Bacok Nasabah hingga Gasak Rp30 Juta di Bekasi, Ternyata Sudah 3 Kali Beraksi

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan, enam tersangka kini telah ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya untuk menjalani proses penyidikan.
MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

MC Booth Miras Newport Akhirnya Minta Maaf, Singgung Kehadiran Gadis Misterius Berbaju Putih

Revnaldo Ega, MC di booth Newport akhirnya meminta maaf setelah video sayembara satu botol miras gratis dengan hafalan surat Ad-Dhuha menuai kecaman luas.
Kronologi Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Demi Sebotol Miras Newport, MC Singgung Wanita Baju Putih

Kronologi Challenge Hafalan Surah Ad-Dhuha Demi Sebotol Miras Newport, MC Singgung Wanita Baju Putih

Sebelumnya, video challenge membaca Surah Ad-Dhuha tersebut viral di media sosial hingga mengundang kecaman netizen karena dinilai sebagai penistaan agama.
Marc Klok Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026: Hancur, Sakit, tapi Kami Belum Selesai

Marc Klok Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026: Hancur, Sakit, tapi Kami Belum Selesai

Timnas Indonesia harus mengakhiri perjalanan di Piala AFF 2026 dengan rasa kecewa. Hasil imbang 1-1 melawan Singapura membuat Garuda gagal melaju ke semifinal.
Ayah Kandung Tega Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Perempuannya hingga Bertahun-tahun

Ayah Kandung Tega Lakukan Kekerasan Seksual Terhadap Anak Perempuannya hingga Bertahun-tahun

Kekerasan seksual tersebut diduga sudah berlangsung bertahun-tahun, sejak 2020 hingga September 2024, ketika korban masih kecil. 
Yaqut dan Tiga Tersangka Korupsi Kuota Haji Jalani Sidang Perdana

Yaqut dan Tiga Tersangka Korupsi Kuota Haji Jalani Sidang Perdana

Empat tersangka kasus korupsi kuota haji menjalani sidang perdana hari ini, Selasa (11/8/2026).

Trending

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Jay Idzes dalam Masalah Besar Jelang Liga Italia 2026-2027, Pelatih Sassuolo Bikin Pengakuan Jujur Begini

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menghadapi masalah jelang dimulainya Liga Italia 2026-2027. Sebab, pelatih Sassuolo tengah kesulitan mempersiapkan diri.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

POV MC yang Promosikan Brand Miras dengan Hafalan Al-Qur'an Bikin Heboh, Pengunjung Berbaju Putih Jadi Sorotan

MC dari booth brand miras Newport Revnaldo Ega melayangkan permohonan maaf. Ia juga membagikan POV lain, di mana ada pengunjung yang tawarkan sayembara itu
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Viral Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Ayat Al-Quran Berhadiah Sebotol Miras, Tuai Kecaman Warganet

Media sosial dihebohkan dengan adanya video. Viral video yang memperlihatkan Booth Brand Alkohol mengadakan challenge, bermaksud promosi gunakan ayat alquran.
Sosok Gadis Baju Putih di Booth Newport Tuai Atensi, Tawarkan Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha Biar Balance

Sosok Gadis Baju Putih di Booth Newport Tuai Atensi, Tawarkan Sebotol Miras dengan Hafalan Ad-Dhuha Biar Balance

Gadis berbaju putih menuai sorotan lantaran dirinya dianggap yang pertama kali menawarkan sayembara sebotol miras Newport dengan hafala Ad-Dhuha di konser.
Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal Siaran Langsung Dana White's Contender Series: Bilal Hasan Ukir Sejarah, Selangkah Lagi Menuju UFC

Jadwal siaran langsung Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1. Petarung MMA tak terkalahkan asal Indonesia, Bilal Hasan, akan menjalani pertarungan penting untuk membuka jalan menuju UFC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT