News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akademisi Unand Soroti Transformasi Kebijakan Mentan Amran dalam Ekosistem Pangan Nasional: Ini Strategi Bisnis

Akademisi Universitas Andalas, Muhammad Makky, menilai kebijakan pertanian yang dijalankan Kementan di bawah komando Mentan Amran dan Wamen Sudaryono menunjukkan perubahan signifikan.
Minggu, 28 Desember 2025 - 16:10 WIB
Presiden Prabowo diiringi Menko Pangan Zulhas, Mentan Amran, dan petani saat mencoba alsintan di tengah sawah.
Sumber :
  • Dok. Kementan

Jakarta, tvOnenews.comm - Upaya RI mencapai swasembada pangan nasional kini memasuki tahap transformasi yang lebih menyeluruh. Kebijakan pertanian tidak lagi ditempatkan sebagai agenda jangka pendek, melainkan sebagai dasar pembangunan ekosistem pangan yang kuat, kompetitif, dan berkelanjutan.

Akademisi Universitas Andalas, Muhammad Makky, menilai kebijakan yang dijalankan Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Wakil Menteri Pertanian Sudaryono menunjukkan perubahan signifikan dalam tata kelola pangan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah dinilai tidak hanya berperan sebagai regulator, tetapi juga sebagai penggerak ekosistem yang memastikan keseimbangan rantai produksi dari hulu hingga hilir.

“Ini strategi bisnis yang dirancang oleh Pak Menteri. Kita melihat program yang dirancang ini bukan berbasis government project, tapi sudah mempertimbangkan skala bisnis,” kata Makky dalam forum diskusi, Jumat (26/12/2025).

Ia menilai transformasi tersebut tampak dari fokus pemerintah dalam menciptakan kepastian usaha di sektor pertanian. Kepastian ini menjadi elemen penting untuk menjaga stabilitas produksi, meningkatkan produktivitas, serta memperkuat posisi petani dalam sistem pangan nasional.

Makky menjelaskan, penguatan ekosistem pangan dilakukan melalui intervensi yang terintegrasi, mulai dari penyediaan sarana produksi, pembenahan infrastruktur pertanian, hingga penguatan distribusi dan cadangan pangan.

Pendekatan tersebut dinilai krusial untuk menjaga stabilitas produksi di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika global.

“Pemerintah menyiapkan pupuk, benih, mesin-mesin pertanian, dan program seperti optimasi lahan atau rehabilitasi lahan pertanian. Ini cukup penting karena produktivitas kita bisa meningkat dengan jaminan suplai air dan sistem drainase yang baik, bahkan di musim kering maupun saat curah hujan ekstrem,” jelasnya.

Selain itu, perbaikan tata kelola juga terlihat dari penyederhanaan layanan bagi petani. Kemudahan akses terhadap pupuk, benih, dan alat mesin pertanian dinilai mampu mendorong peningkatan produksi sekaligus memperluas keterlibatan masyarakat di sektor pertanian.

“Dengan proses yang sederhana, lebih fleksibel, dan rantai birokrasi yang pendek, masyarakat yang sebelumnya tidak dapat mengakses pupuk subsidi kini bisa lebih mudah. Begitu juga dengan bantuan alsintan atau kebutuhan benih,” terangnya.

Makky juga menyoroti peran pemerintah dalam mengawal distribusi dan menjaga stabilitas harga pangan. Menurutnya, pengelolaan stok dan pengawasan pasar yang efektif dapat menekan fluktuasi harga sekaligus melindungi kepentingan produsen dan konsumen.

“Di sini bukan hanya memberikan kepastian jaminan keuntungan dan kemudahan memperoleh aset, tetapi juga adanya intervensi langsung yang menyebabkan masyarakat merasa dikawal dan diperhatikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemberian insentif kepada petani menjadi faktor penting dalam transformasi kebijakan tersebut. Insentif itu diwujudkan melalui penjaminan harga hasil panen agar petani memperoleh kepastian pendapatan.

“Insentif diberikan dalam bentuk penjaminan harga. Ini adalah satu kunci karena dengan harga yang terjamin, ada kepastian keuntungan yang akan diperoleh di akhir produksi,” ucapnya.

Menurut Makky, pendekatan berbasis ekosistem ini memberikan dampak jangka panjang yang signifikan. Selain meningkatkan produksi, kebijakan tersebut juga membangun kepercayaan pelaku usaha tani dan membuka peluang regenerasi petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menganggap bahwa transformasi kebijakan pertanian saat ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan sektor pangan nasional yang mandiri, adaptif, dan siap menghadapi tantangan ke depan.

Sebagai informasi, sektor pertanian nasional terus menunjukkan perkembangan positif. Pemerintah secara konsisten meluncurkan berbagai kebijakan dan program strategis guna meningkatkan produktivitas, memperbaiki kesejahteraan petani, serta mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ahmad Muzani Ungkap PPHN Sudah Diserahkan ke Prabowo, Presiden Minta Segera Jadi Produk Hukum

Ahmad Muzani Ungkap PPHN Sudah Diserahkan ke Prabowo, Presiden Minta Segera Jadi Produk Hukum

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengatakan telah menyerahkan naskah Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) kepada Presiden Prabowo Subianto.
Penanganan Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Mengkhawatirkan, KPK Didesak Segera Ambil Alih

Penanganan Kasus TPPU Eks Jampidsus Dinilai Mengkhawatirkan, KPK Didesak Segera Ambil Alih

Sejumlah pihak mendesak KPK untuk mengambil alih penanganan dan pengusutan dugaan kasus TPPU yang menyeret eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.
Batal Ikut Kejuaraan Dunia BWF 2026, Jafar/Felisha Masih Berpeluang Masuk Skuad Indonesia untuk Asian Games 2026

Batal Ikut Kejuaraan Dunia BWF 2026, Jafar/Felisha Masih Berpeluang Masuk Skuad Indonesia untuk Asian Games 2026

Ganda campuran Indonesia, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, ternyata memiliki peluang memperkuat tim Merah Putih pada Asian Games 2026.
Purbaya Bantah soal Penagihan Pajak oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas: Mereka juga Nggak Ngerti

Purbaya Bantah soal Penagihan Pajak oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas: Mereka juga Nggak Ngerti

Menkeu Purbaya menegaskan bahwa tidak ada pelibatan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menagih pajak kepada masyarakat. Menurutnya, ada kekeliruan informasi yang beredar.
Mendagri Tito Siapkan Tiga Langkah sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Tito Siapkan Tiga Langkah sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan tiga langkah khusus untuk mengatasi kendala yang dihadapi pemerintah daerah dalam membayar gaji pegawai, termasuk tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). 
Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Tumbuh 6,36 Persen, Investasi Baru Tembus Rp2,7 Triliun

Industri Tekstil dan Pakaian Jadi Tumbuh 6,36 Persen, Investasi Baru Tembus Rp2,7 Triliun

Industri tekstil dan pakaian jadi (TPT) nasional mencatat pertumbuhan 6,36 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan II-2026.

Trending

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia Mendadak Disinggung Filipina, The Azkals Optimistis Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026

Timnas Indonesia mendadak disinggung oleh Filipina, jelang menjalani laga hidup dan mati melawan Malaysia. The Azkals yakin bahwa mereka bisa bersaing di perebutan tiket ke semifinal Piala AFF 2026 melalui peringkat ketiga terbaik.
Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas Korban Mutilasi di Depok Terungkap, Ternyata Sempat Dilaporkan Hilang oleh Istri pada 25 Juli 2026

Identitas korban mutilasi di Depok akhirnya terungkap. Ternyata dia sempat dilaporkan hilang oleh istrinya pada 25 Juli 2026.
Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Jasaraharja Putera Salurkan Santunan ke Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat lima orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar di perairan Utara Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu (2/8/2026).
Justin Hubner Adu Mulut dengan Pemain Vietnam di Media Sosial, Imbas Ejek Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Justin Hubner Adu Mulut dengan Pemain Vietnam di Media Sosial, Imbas Ejek Kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Justin Hubner terlibat adu mulut dengan pemain Vietnam di media sosial usai kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Bintang Garuda memberikan komentar pedas.
5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

5 Sosok Dokter dan Nakes yang Hujat Curhatan Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS yang Meninggal Dunia

Siapa saja dokter dan nakes yang menghujat Yurizal Tri Chaerawan? Simak daftar 5 sosok viral usai mengomentari pasien BPJS yang meninggal dunia itu.
Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Polda Babel Terus Kembangkan Upaya Penyelundupan 53 Ton Pasir Timah Ilegal, Kini 4 Orang Ditetapkan Tersangka

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Bangka Belitung terus mengembangkan kasus dugaan penyelundupan 53 ton pasir timah ilegal yang berhasil diungkap di Kabupaten Belitung.
Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Jadi Tersangka, Begini Pengakuan Wanita Asal Ciamis yang Sebar Ajakan Demo Jelang 17 Agustus

Perempuan berinisial DM (45), warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang ditangkap atas dugaan penyebaran informasi bohong atau hoaks di media sosial mengakui perbuatannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT