News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Utusan Khusus Presiden Gandeng Kemenkop dan Muhammadiyah, 12.000 Masjid Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Rakyat

UKP Bidang Ekonomi dan Perbankan menggandeng Majelis Tabligh Muhammadiyah serta Kemenkop untuk menyasar sekitar 12.000 jaringan masjid Muhammadiyah di seluruh Indonesia.
Rabu, 31 Desember 2025 - 17:38 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahamanan UKP Ekonomi Perbankan dan Kementrian Koperasi.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Program Ekonomi Kerakyatan Berbasis Masjid.

Program ini dijalankan dengan menggandeng Majelis Tabligh Muhammadiyah serta Kementerian Koperasi, dengan sasaran sekitar 12.000 jaringan masjid Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan Setiawan Ichlas menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berpihak pada penguatan ekonomi rakyat.

ā€œIni menjadi langkah strategis menghadapi dinamika ekonomi nasional dan global di tahun 2026,ā€ katanya dalam acara Refleksi Ekonomi dan Doa Bersama Menjelang Tahun Baru 2026 di Lemdiklat Polri, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2025).

Dalam program tersebut, Utusan Khusus Presiden akan berperan sebagai katalisator yang menjembatani perbankan dengan koperasi, termasuk unit-unit usaha yang dikelola oleh masjid.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Utusan Khusus Presiden Bidang Ekonomi dan Perbankan dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Kerja sama ini diarahkan untuk memperkuat program koperasi dan mengembangkan ekonomi kerakyatan sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi nasional ke depan.

Rangkaian acara juga diisi dengan peluncuran Buku Refleksi Akhir Tahun 2025 Ekonomi dan Perbankan. Buku tersebut memuat laporan pelaksanaan tugas Utusan Khusus Presiden selama setahun terakhir, gambaran kondisi ekonomi nasional dan global, serta rekomendasi strategis program kerja untuk tahun berikutnya.

ā€œAcara ini menjadi tonggak sejarah, kerjasama dalam memperkuat ekonomi kerakyatan, serta doa untuk Indonesia yang lebih baik di masa mendatang. Semoga ini menjadi jalan untuk memperteguh langkah kita untuk berdikari dan tangguh dalam kemandirian ekonomi, " ucap Setiawan Ichlas.

Kegiatan refleksi ini dihadiri sejumlah tokoh nasional dan pejabat, di antaranya Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono, Ustadz Adi Hidayat, serta Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ustadz Fathurrahman Kamal.

Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono menilai penandatanganan MoU tersebut sebagai momentum penting dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo agar koperasi mampu mengejar ketertinggalan dari BUMN dan sektor swasta.

ā€œKoperasi harus bisa menjadi soko guru ekonomi kembali,ā€ katanya. Ferry menambahkan, pemerintah akan terus mendorong transformasi kelembagaan serta digitalisasi koperasi.

Ia menjelaskan, koperasi diharapkan tidak hanya bergerak di sektor konsumsi, tetapi juga merambah bidang produksi dan pembiayaan rakyat sebagai lembaga keuangan mikro. ā€œKoperasi pembiayaan syariah bisa membantu masyarakat agar tidak terjebak pinjol dan bank emok,ā€ kata Ferry. Menurutnya, selain ekonomi kerakyatan berbasis masjid, koperasi pondok pesantren juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Sementara itu, Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ustadz Fathurrahman Kamal menegaskan bahwa peran masjid tidak seharusnya terbatas pada aktivitas ritual semata.

ā€œMasjid juga harus bisa menjadi pusat gerakan ilmu, dakwah, dan kesejahteraan umat,ā€ katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan jaringan masjid yang luas serta dukungan aset dan sumber daya yang besar, Fathurrahman Kamal menyebut Muhammadiyah telah menyiapkan kerangka kerja pengembangan ekonomi berbasis masjid.

Program tersebut mencakup pembentukan lembaga bisnis masjid seperti BMT dan koperasi, pendidikan serta pelatihan kewirausahaan, pengembangan unit usaha masjid di sektor ritel dan jasa, penguatan UMKM berbasis masjid, serta optimalisasi pengelolaan zakat dan wakaf produktif. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Keputusan Tinggal di Tangan Bojan Hodak, Persib Beri Tawaran Menarik untuk Perpanjang Kontrak Pelatih

Keputusan Tinggal di Tangan Bojan Hodak, Persib Beri Tawaran Menarik untuk Perpanjang Kontrak Pelatih

Kontrak Bojan Hodak bersama Persib Bandung akan selesai pada akhir musim 2025-2026 mendatang.
Bahlil Lebih Pilih Tarik Pajak Nikel daripada Naikkan Harga BBM Subsidi

Bahlil Lebih Pilih Tarik Pajak Nikel daripada Naikkan Harga BBM Subsidi

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku mengusulkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.
Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini

Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri buka suara soal kelanjutan pelayangan laporan pencemaran nama baik Azizah Salsa usai dirinya melakukan pertemuan dengan Youtuber, Muhammad Jannah alias Bigmo dan memaafkan perbuatannya.
Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim Bongkar Alasan Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Simpan Paspor Ganda, Ternyata Cuma Demi Uang

Wiljan Pluim mengungkap alasan pemain naturalisasi Timnas Indonesia diduga mempertahankan paspor ganda. Ia menyinggung kontrak besar di klub
Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak, Dunia Usaha Butuh Kepastian di Tengah Tekanan Global

Waketum Kadin Indonesia Bidang Perindustrian Saleh Husin menegaskan, pelaku usaha membutuhkan kepastian kebijakan, bukan tambahan ketidakpastian yang berpotensi mengganggu iklim investasi.
Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Mendagri Tito dan Jajaran Lengkap Ikuti Rapat Kerja Pemerintah

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menghadiri Rapat Kerja Pemerintah yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT