News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komisi VI DPR Kritik Arah Kebijakan Ekonomi, 2026 Jangan Hanya Jadi Tahun Jaga Stabilitas

Arah kebijakan ekonomi pemerintah yang dinilai masih terlalu berfokus pada menjaga stabilitas makro, tanpa diikuti transformasi struktural yang jelas.
Kamis, 1 Januari 2026 - 14:47 WIB
Nurdin Halid
Sumber :
  • dpr.go.id

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid mengkritik arah kebijakan ekonomi pemerintah yang dinilai masih terlalu berfokus pada menjaga stabilitas makro, tanpa diikuti transformasi struktural yang jelas.

Di tengah ancaman perlambatan ekonomi global hingga 2026, ia menegaskan Indonesia tidak punya banyak waktu untuk menunda perubahan arah kebijakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nurdin Halid menilai stabilitas ekonomi pascapandemi memang penting, namun belum cukup untuk menjawab persoalan mendasar yang terus berulang.

Ia menyoroti kemiskinan, ketimpangan, keterbatasan lapangan kerja berkualitas, serta ketergantungan pada sektor ekstraktif dan impor strategis yang dinilai masih menjadi masalah serius ekonomi nasional.

“Tahun 2026 harus dijadikan momentum kebangkitan Ekonomi Pancasila yang berdaulat dan berkeadilan,” kata Nurdin Halid, Kamis (1/1/2026).

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang ada belum sepenuhnya berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan Indonesia tidak boleh hanya puas pada angka-angka makro tanpa perubahan nyata pada struktur ekonomi.

“Indonesia tidak cukup hanya menjaga stabilitas, tetapi harus melakukan transformasi ekonomi yang berlandaskan amanat Pasal 33 UUD 1945 agar pertumbuhan benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Nurdin Halid juga mengingatkan pemerintah agar tidak terus bergantung pada ekspor bahan mentah dan pasar global.

Ia menilai perlambatan ekonomi global yang diproyeksikan berlanjut hingga 2026 seharusnya menjadi alarm untuk segera memperkuat basis ekonomi domestik.

“Perlambatan ekonomi global menjadi peringatan penting bagi Indonesia untuk memperkuat basis ekonomi domestik,” kata Nurdin Halid.

Ia mendorong pemerintah memprioritaskan penguatan industri nasional, hilirisasi sumber daya alam, serta pengurangan ketergantungan impor.

Selain itu, Nurdin Halid menilai peran BUMN, koperasi, dan UMKM belum dimaksimalkan sebagai pilar utama Ekonomi Pancasila.

Tanpa sinergi yang kuat antarsektor tersebut, ia menilai pertumbuhan ekonomi berpotensi hanya dinikmati kelompok tertentu dan tidak mendorong pemerataan pembangunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya dinikmati segelintir kelompok, tetapi harus dirasakan secara adil oleh seluruh rakyat,” tegasnya.

Nurdin Halid menambahkan Komisi VI DPR RI akan terus mengawal dan mengkritisi kebijakan ekonomi pemerintah agar sejalan dengan nilai-nilai Ekonomi Pancasila dan amanat konstitusi. (rpi/iwh)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Ingat Kisah Hendrawan Pinjamkan Sepatunya pada Pebulu Tangkis Jamaika? Aksi Sportivitasnya Banjir Pujian

Masih Ingat Kisah Hendrawan Pinjamkan Sepatunya pada Pebulu Tangkis Jamaika? Aksi Sportivitasnya Banjir Pujian

Masih ingat aksi Hendrawan di Commonwealth Games 2022? Legenda bulu tangkis Indonesia itu rela melepas sepatunya untuk dipinjamkan kepada pebulu tangkis Jamaika, Samuel Ricketts.
Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Gelar Dialog Nasional, KPPG Tekankan Perang Penting Keterwakilan Perempuan di Legislatif

Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) menggelar Sarasehan dan Dialog Nasional Perempuan di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT