GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menit Pertama Tahun 2026, Pemerintah Langsung Buka Akses Penebusan Tebus Pupuk Subsidi untuk Petani

Petani yang terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dapat langsung menebus pupuk tanpa menunggu jeda waktu sejak menit pertama 2026.
Kamis, 1 Januari 2026 - 17:37 WIB
Mentan Amran saat meninjau distribusi Pupuk Subsidi.
Sumber :
  • Kementan

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah langsung membuka akses penebusan pupuk bersubsidi sejak detik pertama tahun 2026, tepat pada 1 Januari pukul 00.00 WIB.

Kebijakan ini menandai komitmen pemerintah menjaga keberlangsungan sektor pertanian sejak awal tahun sebagai fondasi swasembada pangan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari penandatanganan kontrak pengadaan dan distribusi pupuk bersubsidi antara Kementerian Pertanian dan PT Pupuk Indonesia (Persero) pada 29 Desember 2025.

Dengan kebijakan ini, petani yang terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dapat langsung menebus pupuk tanpa menunggu jeda waktu.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pupuk memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan sehingga tidak boleh mengalami keterlambatan distribusi.

“Kami memastikan pupuk subsidi tersedia, tepat waktu, dan mudah diakses petani sejak awal tahun. Ini bagian dari langkah serius pemerintah menjaga stabilitas produksi dan mempercepat swasembada pangan,” tegas Mentan Amran dalam keterangan resmi, Kamis (1/1/2025).

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Andi Nur Alamsyah memastikan harga pupuk bersubsidi tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

“Sesuai Kepmentan 1117/2025, HET Pupuk Subsidi sudah di diskon 20%,  sebagai bentuk perlindungan terhadap daya beli petani.” tutur Andi, Kamis (1/1/2026)

Dari sisi pelaksanaan, distribusi pupuk bersubsidi dinilai berjalan sesuai rencana. Direktur Pupuk Kementerian Pertanian Jekvy Hendra menyampaikan bahwa transaksi penebusan sudah tercatat sejak awal pembukaan layanan.

“Hingga pukul 00.16 WIB, telah tercatat 147 transaksi penebusan pupuk subsidi, terdiri dari 74 transaksi melalui iPubers dan 73 transaksi menggunakan Kartu Tani. Ini menunjukkan sistem siap dan berjalan,” ujar Jekvy.

Salah satu transaksi awal dilakukan oleh Salim, anggota Kelompok Tani Timbul Jaya di Desa Jeruklegi Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.

“Berdasarkan data sistem iPubers, ia menebus pupuk urea sebanyak 800 kilogram atau setara 16 sak di kios resmi UD Tunggul Makmur Kec Jeruklegi Cilacap”, terang Jekvy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salim mengaku bersyukur dapat menebus pupuk subsidi tepat di awal tahun dan menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Tadi pulang dari alun-alun cilacap, saya coba tebus pupuk kebetulan kiosnya masih buka, eh ternyata bisa ditebus, ya sudah sekalian saja, Alhamdulillah saya senang sekali, Terima kasih Pak Presiden Prabowo, pupuk lancar, saya nebus awal jam 00.01.36,” tutur Salim.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Geledah Rumah di Surabaya, Sita Emas dan Uang Terkait Dugaan TPPU Tambang Ilegal

Bareskrim Geledah Rumah di Surabaya, Sita Emas dan Uang Terkait Dugaan TPPU Tambang Ilegal

Tim penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri menggeledah sebuah rumah di Jalan Tampomas Nomor 3, Kecamatan Sawahan, Surabaya.
Gubernur Khofifah Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Tumbuhkan Akses Ekonomi Warga

Gubernur Khofifah Resmikan Jembatan Bubak Mojokerto, Tumbuhkan Akses Ekonomi Warga

Gubernur Khofifah resmikan Jembatan Bubak di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
Tarif Ekspor Dihapus AS, Sawit hingga Semikonduktor RI Dapat Akses Nol Persen

Tarif Ekspor Dihapus AS, Sawit hingga Semikonduktor RI Dapat Akses Nol Persen

Kesepakatan dagang RI–AS hapus tarif ratusan komoditas. Sawit, kopi, hingga semikonduktor kini bebas bea masuk dan berpotensi dorong ekspor serta lapangan kerja.
Dulu Pamer Paspor Anak Jadi WNA Inggris, Kini Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP Menyesal Usai Dihujat Netizen: Saya Bangga Jadi WNI

Dulu Pamer Paspor Anak Jadi WNA Inggris, Kini Dwi Sasetyaningtyas Penerima LPDP Menyesal Usai Dihujat Netizen: Saya Bangga Jadi WNI

Sejumlah warganet menilai ucapannya merendahkan paspor Indonesia dan tidak mencerminkan nasionalisme
3 Pemain Abroad Timnas Indonesia Berpotensi Pulang ke Super League, Persib Siap Tampung Lagi?

3 Pemain Abroad Timnas Indonesia Berpotensi Pulang ke Super League, Persib Siap Tampung Lagi?

Tiga pemain abroad Timnas Indonesia berpeluang kembali ke Super League musim 2026/2027. Siapa saja?
Penggeledahan Bareskrim di Nganjuk: Dua Kotak Diduga Berisi Emas dan Dokumen Disita dari Toko Semar

Penggeledahan Bareskrim di Nganjuk: Dua Kotak Diduga Berisi Emas dan Dokumen Disita dari Toko Semar

Tim Bareskrim Polri menggeledah toko emas Semar di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, selama enam belas jam

Trending

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Sudah Resmi Jalani Proses Naturalisasi, Penyerang Ini Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Berduet dengan Ole Romeny di FIFA Series 2026?

Striker naturalisasi baru berpeluang dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026. Duet lini depan Timnas Indonesia diprediksi makin tajam dan jadi ancaman.
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Sudah Ada di Indonesia, 4 Pemain Naturalisasi Ini Dipanggil John Herdman untuk Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia?

Thom Haye dipastikan absen di FIFA Series John Herdman punya empat opsi naturalisasi yang sudah ada di Indonesia untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota dan Istri Kompak Pakai Narkoba, AKBP Didik Putra Kuncoro Bahkan Sudah Kecanduan Sejak...

Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik Putra Kuncoro dan istrinya bernama Miranti Afriana ternyata aktif mengonsumsi narkoba.
Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Mardiono Digugat Tokoh PPP Jawa Barat ke PN Jakpus Terkait Penunjukkan Uu Ruhzanul Ulum sebagai DPW PPP Jabar

Dewan Pengurus Pusat Partai Persatuan Pembanguna (PPP) dengan Ketua Umum Mardiono digugat tokoh PPP Jawa Barat.
Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Gacor Belgia Berdarah Jogja Ini Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Kabar Bahagia untuk John Herdman, Striker Gacor Belgia Berdarah Jogja Ini Buka Pintu ke Timnas Indonesia

Timnas Indonesia tengah dikaitkan dengan talenta muda yang sedang berkembang di Eropa. John Herdman pantau sosok Robin Mirisola, striker keturunan gacor Belgia?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT