Dukung Kehadiran Negara, PTPN Group Terlibat Aktif dalam Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang
- ist
“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang ditetapkan secara jelas sejak awal, dan capaian hingga 1 Januari 2026 menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat, bekerja di lapangan dalam kondisi yang tidak mudah, untuk memastikan masyarakat segera mendapatkan hunian yang layak,” jelas Rosan.
Kolaborasi BUMN
Pembangunan tahap pertama Huntara merupakan hasil kolaborasi BUMN, di mana Holding Perkebunan Nusantara berperan dalam penyediaan lahan, sementara konstruksi dilaksanakan oleh BUMN Karya secara terkoordinasi, serta didukung penguatan infrastruktur dasar, konektivitas, dan pembiayaan.
Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyoroti disiplin eksekusi dan intensitas kerja BUMN dalam mengejar target waktu yang ketat. Pembangunan Rumah Hunian Danantara dilakukan dalam rentang waktu yang sangat terbatas.
“BUMN bekerja dengan intensitas tinggi, melakukan percepatan konstruksi, pengadaan material, hingga pengawasan mutu secara simultan agar target dapat tercapai sebelum awal tahun. Ini adalah contoh konkret bagaimana BUMN menjalankan peran strategisnya sebagai perpanjangan tangan negara, bukan hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada kepentingan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.
Kabupaten Aceh Tamiang merupakan salah satu wilayah terdampak paling parah akibat bencana hidrometeorologi ekstrem pada akhir November 2025, yang berdampak pada lebih dari 100.000 jiwa serta menyebabkan kerusakan luas pada permukiman dan infrastruktur dasar.
Memasuki fase transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan awal, kebutuhan terhadap hunian sementara yang layak menjadi sangat mendesak.
PTPN Group menegaskan komitmennya untuk terus mendukung upaya pemulihan yang terkoordinasi bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, sebagai bagian dari gotong royong BUMN dalam menghadirkan solusi berkelanjutan bagi masyarakat terdampak bencana.
Load more