BI Catat Modal Asing Keluar Tembus Rp125,1 Triliun sepanjang 2025, Sebanyak Rp110 Triliun Kabur Lewat SRBI
- Antara
Jakarta, tvOnenews.com - Bank Indonesia (BI) mencatat arus keluar modal asing dari pasar keuangan domestik sepanjang 2025 mencapai Rp125,1 triliun. Angka tersebut berdasarkan data setelmen transaksi pada periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025.
Secara rinci, arus dana asing keluar dari pasar saham tercatat sebesar Rp17 triliun. Selain itu, dana asing yang keluar melalui Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai Rp110,1 triliun. Di sisi lain, pasar Surat Berharga Negara justru mencatat beli neto asing sebesar Rp2,01 triliun.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa sepanjang 2025 nonresiden membukukan aksi jual bersih di pasar saham dan SRBI.
"Selama tahun 2025, berdasarkan data setelmen s.d. 31 Desember 2025, nonresiden tercatat jual neto sebesar Rp17,00 triliun di pasar saham dan Rp110,11 triliun di SRBI," ujar Denny dalam keterangan resmi yang dikutip Minggu (4/1).
Sementara itu, pada periode akhir tahun, tepatnya 29-31 Desember 2025, investor asing kembali mencatatkan aksi beli bersih dengan nilai total Rp2,43 triliun.
Dana tersebut berasal dari beli neto di pasar saham sebesar Rp1,23 triliun dan pasar SBN senilai Rp1,66 triliun. Pada saat yang sama, asing mencatatkan jual neto di SRBI sebesar Rp0,46 triliun.
Denny menegaskan Bank Indonesia terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
"Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia," kata Denny.
Di tengah arus keluar modal asing tersebut, tingkat risiko investasi Indonesia diketahui justru menunjukkan perbaikan. Hal ini tercermin dari penurunan premi credit default swap (CDS) Indonesia tenor lima tahun.
Mengutip Bloomberg, per 1 Januari 2026, CDS Indonesia tercatat sebesar 67,78 basis poin, turun dibandingkan posisi 26 Desember 2025 yang berada di level 69,95 basis poin. (rpi)
Load more