Peneliti CSIS Sebut Jika Konflik AS-Venezuela Melebar Bisa Ganggu Pasokan Minyak Dunia
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com-Dampak konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Venezuela terhadap Indonesia hingga saat ini masih terbatas, baik di sektor pasar keuangan maupun komoditas.Meski demikian, masih ada risiko geopolitik yang berpotensi mengubah tatanan energi dan ekonomi global jika konflik terus melebar hingga mengganggu pasokan minyak dunia. Menurut Peneliti Senior Departemen Ekonomi Center for Strategic and International Studies (CSIS) Deni Friawan, di Jakarta, Rabu, risiko utama justru terletak pada kemungkinan eskalasi konflik yang melibatkan lebih banyak negara produsen energi.
"Tinggal permasalahannya apakah ini nanti smooth enggak di transisinya (pemerintahan Venezuela). Nah, yang takutnya kan adalah misalnya Venezuelanya dipegang Trump, terus Iran ini kan lagi bergejolak juga. Kalau konflik-konflik ini meletup dan membuat harga suplai dari pasokan minyak dunia terhambat, nah itu yang baru dikhawatirkan. Tapi sejauh ini masih terbatas," kata dia.
Teranyar, Presiden AS Donald Trump menyatakan kesiapan Venezuela untuk memberikan 50 juta barel minyak kepada AS.
Situasi memanas seiring langkah Washington yang dinilai semakin agresif dalam mengamankan kepentingan energinya.
Deni menilai konflik AS-Venezuela tidak bisa dilepaskan dari rivalitas strategis dengan China.
Venezuela memiliki cadangan minyak dan emas besar yang selama ini menjadi salah satu sumber energi penting bagi Negeri Tirai Bambu tersebut.
"Jadi, dia (AS) mencoba menguasai oil itu sehingga suplai ke China berkurang. Jadi balancing China," ujar Deni.
Selain itu, ada kepentingan AS dalam mempertahankan dominasi dolar AS melalui mekanisme petrodolar.
Upaya China, Rusia, dan sejumlah negara lain untuk memperluas transaksi minyak menggunakan mata uang non-dolar dinilai menjadi ancaman bagi posisi dolar sebagai mata uang utama dunia.
"Untuk menghindari itu, AS 'mencaplok' si Venezuela ini supaya tetap dolarnya jadi (mata uang) utama selain dia securing minyak," tambahnya.
Sementara bagi Indonesia, dampak lanjutan konflik tersebut bersifat dua sisi. Jika pasokan minyak ke China terganggu, Indonesia berpotensi terdampak secara tidak langsung mengingat kuatnya ketergantungan ekonomi terhadap China.
Load more