News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hilirisasi Bauksit Masuk Fase Krusial 2026, Industri Nasional Perlu Didorong Lebih Terintegrasi

Pemanfaatan cadangan bauksit RI yang melimpah selama ini dinilai belum maksimal. Pasalnya, produksi masih didominasi ekspor bijih mentah, sehingga hilirisasi perlu segera digenjot.
Rabu, 7 Januari 2026 - 17:43 WIB
Ilustrasi - Proyek hilirisasi yang dikerjakan anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID.
Sumber :
  • MIND ID

Jakarta, tvOnenews.com - Upaya penguatan rantai pasok industri nasional ke depan juga akan bertumpu pada optimalisasi pemanfaatan dan hilirisasi bauksit.

Mineral ini menjadi bahan baku strategis setelah diolah menjadi alumina dan aluminium, yang dibutuhkan berbagai sektor, mulai dari manufaktur, konstruksi, transportasi, hingga pengembangan energi terbarukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat sumber daya bauksit Indonesia mencapai sekitar 7,4 miliar ton, dengan cadangan sekitar 2,7 miliar ton yang telah berstatus siap ditambang.

Potensi tersebut menempatkan Indonesia pada posisi kuat untuk mendorong hilirisasi mineral dan mempercepat industrialisasi nasional.

Meski demikian, pemanfaatan cadangan bauksit selama ini dinilai belum maksimal. Produksi masih didominasi ekspor bijih mentah. Produksi bauksit nasional sempat mencapai 31,8 juta ton pada 2022.

Setelah kebijakan larangan ekspor bahan mentah diterapkan, produksi turun menjadi sekitar 19 juta ton pada 2023 dan kembali menyusut menjadi 16,8 juta ton pada 2024.

Situasi tersebut menegaskan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas pengolahan bauksit di dalam negeri. Hilirisasi dipandang sebagai langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah cadangan mineral nasional sekaligus memperkuat fondasi industri secara berkelanjutan.

Direktur Eksekutif Indonesia Mining and Energy Watch (ISEW) Ferdy Hasiman menilai program hilirisasi bauksit nasional memasuki fase penentu pada 2026.

Menurutnya, Indonesia perlu konsisten mempercepat peralihan dari model pertambangan ekstraktif menuju ekosistem industri terintegrasi berbasis nilai tambah.

“Indonesia mulai menunjukkan langkah progresif yang sangat berarti. Pola lama pertambangan ekstraktif mulai ditinggalkan, dan hilirisasi menjadi instrumen penting untuk menekan defisit neraca pembayaran melalui pengolahan berbagai komoditas mineral di dalam negeri,” ujar Ferdy, Rabu (7/1/2026).

Ia mengapresiasi langkah pemerintah yang memperkuat peran Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID dalam mengintegrasikan rantai hilirisasi bauksit, mulai dari pengolahan menjadi alumina hingga aluminium.

Integrasi tersebut dinilai krusial untuk menjamin ketersediaan bahan baku bagi industri nasional tanpa bergantung pada impor.

Produk aluminium dari proses terintegrasi diharapkan menjadi basis terbentuknya rantai pasok industri yang kuat, sekaligus menopang sektor manufaktur, transportasi, dan pengembangan energi terbarukan di dalam negeri.

Pandangan senada disampaikan Guru Besar Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) Irwandi Arif. Ia menilai kebutuhan aluminium bersifat lintas sektor dan terus meningkat seiring dinamika ekonomi global.

“Di negara berpendapatan tinggi, aluminium banyak digunakan untuk sektor transportasi. Sementara di negara berpendapatan rendah dan menengah, penggunaannya lebih dominan untuk sistem transmisi listrik, barang manufaktur, dan konstruksi,” ujar Irwandi dalam bukunya Bauksit Indonesia.

Kajian International Aluminium Institute juga menyebut kapasitas pemurnian alumina sebagai indikator penting dalam meningkatkan daya saing industri suatu negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan beroperasinya fasilitas pengolahan bauksit terintegrasi di Mempawah, Indonesia kini memiliki posisi strategis untuk memenuhi kebutuhan aluminium, baik untuk pasar domestik maupun global.

Ke depan, penguatan proyek hilirisasi bauksit diharapkan mampu mengoptimalkan cadangan nasional, memperkokoh struktur industri dalam negeri, serta menjadikan aluminium sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi dan industrialisasi masa depan Indonesia. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamat Sepak Bola Belanda Pasang Badan untuk Mees Hilgers, Sebut FC Twente Terlalu Kaku Dalam Lepas Bek Timnas Indonesia

Pengamat Sepak Bola Belanda Pasang Badan untuk Mees Hilgers, Sebut FC Twente Terlalu Kaku Dalam Lepas Bek Timnas Indonesia

Driessen menganggap FC Twente terlalu kaku karena terus memaksakan Mees Hilgers tetap berada di klub. 
Klasemen Princess Cup 2026: Kalah Tiga Set Langsung, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Akhiri Fase Grup Sebagai Runner Up

Klasemen Princess Cup 2026: Kalah Tiga Set Langsung, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Akhiri Fase Grup Sebagai Runner Up

Klasemen Princess Cup 2026 dari Pool A setelah pertandingan terakhir yang mempertemukan Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi tuan rumah Thailand.
KDM Resmi Tutup Sayembara Rp250 Juta Bagi yang Temukan Taufik Hidayat, Putuskan Uang Diserahkan kepada YTR

KDM Resmi Tutup Sayembara Rp250 Juta Bagi yang Temukan Taufik Hidayat, Putuskan Uang Diserahkan kepada YTR

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mengabarkan sayembara Rp250 juta menangkap Taufik Hidayat, tersangka dugaan penyekapan & penganiayaan pada YTR resmi ditutup.
Jadwal Pertandingan Piala Dunia Tanggal 26 Juni 2026, Persaiangan Grup D, E, dan F Sengit Banget!

Jadwal Pertandingan Piala Dunia Tanggal 26 Juni 2026, Persaiangan Grup D, E, dan F Sengit Banget!

Pada tanggal 26 Juni 2026, turnamen sepak bola terakbar di dunia ini akan menyajikan enam pertandingan penentu dari Grup D, E, dan F. Berikut jadwal laganya.
12 Perusahaan RI Ambil Bagian di Africa Food Show 2026, Perkuat Jejak Indonesia di Pasar Afrika

12 Perusahaan RI Ambil Bagian di Africa Food Show 2026, Perkuat Jejak Indonesia di Pasar Afrika

Sebanyak 12 perusahaan RI ambil bagian dalam pameran internasional Africa Food Show (AFS) 2026 dengan menampilkan berbagai produk unggulan di Paviliun Indonesia.
Hasil Princess Cup 2026: Kesulitan Imbangi Tuan Rumah, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Kalah Tiga Set Langsung dari Thailand

Hasil Princess Cup 2026: Kesulitan Imbangi Tuan Rumah, Timnas Voli Putri Indonesia U-18 Kalah Tiga Set Langsung dari Thailand

Hasil Princess Cup 2026 yang mempertemukan tuan rumah Thailand menghadapi Timnas Voli Putri Indonesia U-18 pada Kamis 25 Juni.

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan masa kecil Taufik Hidayat diungkap Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, sebut pelaku sudah menunjukkan tanda-tanda kenakalan.
Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso sorot status hukum mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya
Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate ternyata sudah menciptakan dampak besar meski sang pemain belum main satu laga pun. Legenda klub beri reaksi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT