GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KPK Imbah Wajib Pajak Berani Lapor Jika Diperas Oknum Pajak, Tapi dengan Catatan

KPK mengimbau wajib lapor jika ada oknum pemeras pajak. Imbauan ini juga bagian dari fungsi pengawasan KPK sekaligus langkah konkret untuk menjaga penerimaan dan kedaulatan keuangan negara.
Minggu, 11 Januari 2026 - 22:04 WIB
Konferensi pers dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan KPP Madya Jakarta Utara pada DJP Kementerian Keuangan di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Sumber :
  • (ANTARA/Rio Feisal)

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengimbau para wajib pajak untuk berani melaporkan kepada aparat penegak hukum apabila menghadapi praktik pemerasan yang dilakukan oleh petugas atau pegawai pajak.

Namun demikian, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menegaskan bahwa pelaporan tersebut penting sepanjang wajib pajak tidak berada dalam posisi meminta pengurangan kewajiban pajak secara tidak sah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan catatan, wajib pajak tidak dalam posisi berusaha untuk meminta pengurangan (pajak)," ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Minggu (11/1/2026).

Asep menjelaskan, imbauan itu merupakan bagian dari fungsi pengawasan KPK sekaligus langkah konkret untuk menjaga penerimaan dan kedaulatan keuangan negara.

Ia menyampaikan bahwa penanganan perkara dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan periode 2021–2026, diharapkan menimbulkan efek jera dan menjadi peringatan keras bagi pihak-pihak berwenang agar tidak menyalahgunakan kewenangan yang merugikan negara.

Menurut Asep, praktik kolusi antara oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak dengan konsultan pajak untuk menekan besaran kewajiban pajak demi keuntungan pribadi masih menjadi modus yang berulang.

"Celah kerawanan ini harus dilakukan perbaikan yang lebih serius agar penerimaan negara tidak bocor terus," katanya.

Sebelumnya, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pertama pada tahun 2026 yang berlangsung pada 9-10 Januari 2026 dan mengamankan delapan orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KPK menyatakan operasi tersebut berkaitan dengan dugaan pengaturan kewajiban pajak di sektor pertambangan.

Pada 11 Januari 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka, yakni Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi, Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara Agus Syaifudin, Tim Penilai KPP Madya Jakarta Utara Askob Bahtiar, konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin, serta staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Aktivis Kontras Disiram Air Keras di Menteng, Polisi Ungkap Korban Alami Luka Bakar di Wajah-Tangan

Aktivis Kontras Disiram Air Keras di Menteng, Polisi Ungkap Korban Alami Luka Bakar di Wajah-Tangan

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Mercy Barends: Serangan terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Perlindungan Pembela HAM

Mercy Barends: Serangan terhadap Aktivis KontraS Ancaman Serius bagi Perlindungan Pembela HAM

Mercy Chriesty Barends, menilai kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, sebagai tanda bahaya serius bagi perlindungan pembela HAM di Indonesia.
3.000 Petugas Gabungan Amankan Penumpang Mudik Di Wilayah Daop 8

3.000 Petugas Gabungan Amankan Penumpang Mudik Di Wilayah Daop 8

KAI Daop 8 Surabaya menyiagakan 668 personel keamanan, yang terdiri dari 98 anggota Polsuska, 490 petugas keamanan internal, serta 80 personel eksternal dari unsur TNI dan Polri.
Tinjau Layanan Sektor Transportasi bareng KAI, Menteri PANRB Kawal Pelayanan Mudik 2026 agar Tetap Terjaga

Tinjau Layanan Sektor Transportasi bareng KAI, Menteri PANRB Kawal Pelayanan Mudik 2026 agar Tetap Terjaga

Kementerian PANRB juga berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI untuk pelaksanaan Survei Pelayanan Publik Masa Mudik Lebaran 2026.
Wamendagri Ribka Haluk Sidak RSUD Yowari, Kawal agar Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan

Wamendagri Ribka Haluk Sidak RSUD Yowari, Kawal agar Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan

Wamendagri Ribka mengingatkan pihak manajemen RSUD Yowari Jayapura agar segera melakukan pembenahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT