News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Sumatra Lumpuhkan Sawah, Komisi IV DPR Desak Pemerintah Amankan Mata Pencaharian Petani

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto mendesak agar pemerintah tidak hanya hanya fokus pada rehabilitasi lahan, tetapi juga memastikan mata pencaharian petani aman.
Rabu, 14 Januari 2026 - 17:57 WIB
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

Jakarta, tvOnenews.com - Komisi IV DPR RI menyoroti dampak serius banjir di Sumatra Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang melumpuhkan sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan.

Pemerintah didesak tidak hanya fokus pada rehabilitasi lahan, tetapi juga memastikan mata pencaharian petani tetap berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto mengatakan, rapat kerja digelar khusus untuk meminta penjelasan tiga kementerian mitra terkait langkah konkret penanganan dampak banjir di Sumatera.

“Ya, hari ini kami memang sengaja dari Komisi IV meminta kehadiran tiga menteri mitra Komisi IV, Menteri Kehutanan, Menteri Pertanian, Menteri Kelautan Perikanan untuk kita ingin mengetahui apa rencana-rencana kementerian/pemerintah untuk mengatasi dampak daripada banjir yang ada di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh,” kata Titiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, koordinasi lintas kementerian menjadi krusial karena bencana banjir berdampak langsung pada sawah, laut, hingga kawasan hutan.

“Koordinasinya bagaimana, ini kan menyangkut pertanian dan kelautan, kehutanan. Petani-petani ini kan banyak sawahnya yang tidak bisa ditandurin lagi,” ujarnya.

Titiek menegaskan, meski rehabilitasi lahan direncanakan, proses tersebut membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Karena itu, pemerintah diminta memikirkan sumber penghidupan petani selama masa pemulihan.

“Walau toh mau direhabilitasi, direhab, itu perlu waktu. Kami ingin bertanyakan, dalam menunggu rehabilitasi ini, kemudian perlu, mereka apa punya mata pencaharian di mana tindakan-tindakan daripada kementerian-kementerian pemerintah ini,” katanya.

Ia menyebut, Komisi IV telah menerima paparan dari pemerintah, termasuk rencana pembentukan satuan tugas lintas kementerian untuk mempercepat penanganan pascabencana.

“Insya Allah pemerintah sudah punya membentuk satgas antar kementerian. Jadi mudah-mudahan ini bisa segera teratasi,” ujar Titiek.

Selain itu, bantuan darurat juga mulai disalurkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

“Paling tidak tadi dari Kementerian Pertanian ada bantuan-bantuan pangan, minyak, beras dan sebagainya,” ucapnya.

Terkait kebutuhan anggaran, Titiek mengakui besarnya kerusakan membuat pemerintah mengajukan tambahan dana dalam jumlah signifikan.

“Ya kalau tentu untuk kerusakan yang sebegitu besar, anggaran permintaan anggaran 1,7 T ya cukup. Dan Kementerian Pertanian tadi mintanya 5,1 T malahan,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Komisi IV memastikan akan mendukung tambahan anggaran demi pemulihan sektor pertanian, kehutanan, dan kelautan di wilayah terdampak.

“Jadi intinya kami dari Komisi IV akan mendukung, menyetujui tambahan anggaran untuk rehabilitasi pemulihan lahan dan area-area yang terdampak ini yang menyangkut mitra-mitra Komisi IV,” pungkas Titiek. (rpi/rpi)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).

Trending

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Peringatan Keras KDM ke Perusahaan Tambang Pabrik Semen di Karawang, Ogah Toleransi jika Abai Aspek Lingkungan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) bertindak tegas jika ada perusahaan tambang batu kapur pabrik semen di Karawang Selatan yang melanggar aturan lingkungan.
Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Usai Kericuhan May Day 2026 di Bandung Disorot Dedi Mulyadi, 6 Perusuh Kini Ditetapkan Tersangka oleh Polda Jabar

Polisi menetapkan 6 tersangka akibat kerusuhan saat Hari Buruh Internasional (May Day 2026) di Kota Bandung yang disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Polemik Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Dikuasai Ormas, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bagi Saya Itu Tidak Penting

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi alias KDM merespons soal lintasan kereta Ampera Bekasi yang diduga dikuasai oleh organisasi masyarakat (ormas).
Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Dituding Bhayangkara FC Rasis ke Doumbia, Marc Klok Dibela Eks Rekan Lionel Messi

Kasus dugaan rasisme Marc Klok memanas usai laporan Bhayangkara FC. Klok membantah keras dan ungkap kronologi sebenarnya versinya. Eks rekan Messi pasang badan
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

KDM Geram Perlintasan Kereta Ampera Bekasi Kembali Dikuasai Oknum Ormas, Langsung Telepon Forkopimda Minta Lakukan Ini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kesal lintasan kareta Ampera Bekasi diduga kembali dikuasai oleh oknum Organisasi Masyarakarat (ormas) pasca terjadi kecelakaan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT